2 Contoh BUMN yang Wajib Banget Kamu Tahu!

2 Contoh BUMN yang Wajib Banget Kamu Tahu!

2 contoh BUMN ini mungkin adalah salah satu perusahaan yang kamu impikan untuk karir masa depanmu. Jika iya, kamu wajib tahu dan jelajahi lebih jauh. Dari banyaknya perusahaan BUMN, tentu kamu tidak bisa memilih semuanya sebagai tempat berkarir. Coba simak 2 contoh BUMN ini yuk, siapa tau kamu jadi punya pertimbangan lain.

Tujuan Pembentukan BUMN di Indonesia

2 contoh BUMN
Sumber : IDN Times

Tujuan pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN. Pasal 2 ayat (1) menyebutkan bahwa maksud dan tujuan didirikannya BUMN adalah:​

  1. Memberikan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasional pada umumnya dan penerimaan negara pada khususnya
    BUMN berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi dan penyediaan barang serta jasa. Selain itu, BUMN juga berkontribusi pada penerimaan negara melalui pajak, dividen, dan pendapatan lainnya.
  2. Mengejar keuntungan
    Sebagai entitas bisnis, BUMN diharapkan dapat mengelola usaha secara efisien dan menguntungkan. Keuntungan yang diperoleh digunakan untuk pengembangan usaha dan kontribusi pada perekonomian negara.
  3. Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak
    BUMN memiliki tanggung jawab untuk menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat luas, terutama di sektor-sektor strategis seperti energi, transportasi, dan komunikasi.
  4. Menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum dapat dilaksanakan oleh sektor swasta dan koperasi
    BUMN diharapkan dapat mengembangkan sektor-sektor usaha yang belum diminati oleh sektor swasta, seperti infrastruktur dasar dan teknologi tinggi.
  5. Turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi, dan masyarakat
    BUMN memiliki peran dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk membantu pengusaha kecil dan koperasi melalui program pembinaan dan kemitraan.

Secara keseluruhan, tujuan pendirian BUMN adalah untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional, menyediakan kebutuhan masyarakat, dan memastikan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

2 Contoh BUMN yang Ada di Indonesia

2 contoh BUMN
Sumber : Linov HR

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran vital dalam perekonomian Indonesia. Melalui BUMN, pemerintah dapat mengelola sektor-sektor strategis, mendukung pembangunan nasional, menciptakan lapangan kerja, hingga menjaga stabilitas ekonomi. BUMN beroperasi di berbagai bidang, mulai dari energi, perbankan, transportasi, hingga telekomunikasi.

Berikut ini ada 2 contoh BUMN besar yang sudah cukup dikenal banyak orang :

1. PT Pertamina (Persero)

PT Pertamina (Persero) adalah perusahaan energi nasional yang berdiri sejak 10 Desember 1957 dengan nama awal Permina. Pada tahun 1968, Permina bergabung dengan Pertamin menjadi Pertamina. Setelah era Reformasi, Pertamina berubah status menjadi Perseroan Terbatas berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 2003.

Pertamina bertugas mengelola sumber daya minyak dan gas bumi di Indonesia, mulai dari eksplorasi, produksi, pengolahan, hingga distribusi. Selain itu, Pertamina mengelola sektor energi secara menyeluruh melalui unit bisnis dan anak perusahaan di bidang:

  • Hulu migas (eksplorasi dan produksi minyak dan gas)
  • Hilir migas (pengolahan, distribusi BBM, LPG, LNG)
  • Energi baru dan terbarukan (geothermal, bioenergi)
  • Pelumas dan petrokimia
  • Kelautan dan logistik

Selama proses keberjalanan Pertamina, tentu ada banyak kontribusi yang sudah diberikan Pertamina untuk negara. Berikut ini merupakan beberapa kontribusinya :

  1. Pendapatan Negara
    Pertamina merupakan salah satu penyumbang dividen terbesar untuk APBN Indonesia.
  2. Ketahanan Energi Nasional
    Pertamina menjaga distribusi energi nasional, terutama BBM dan gas elpiji untuk seluruh lapisan masyarakat.
  3. Pengembangan Energi Terbarukan
    Pertamina aktif dalam transisi energi, dengan mengembangkan geothermal, bioenergi, dan energi baru lainnya.
  4. Penciptaan Lapangan Kerja
    Ribuan tenaga kerja nasional bergantung pada aktivitas bisnis Pertamina di seluruh Indonesia.

Setiap waktu, Pertamina selalu berusaha melakukan inovasi dan pengembangan. Pertamina membangun Pertamina New Renewable Energy (Pertamina NRE) untuk fokus pada sektor energi terbarukan. Mengembangkan proyek-proyek energi panas bumi seperti proyek Lahendong, Ulubelu, dan Kamojang. Dan Pertamina tentunya terus berkomitmen untuk mendukung target Net Zero Emission Indonesia tahun 2060.

2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Bank Mandiri berdiri pada 2 Oktober 1998 sebagai hasil merger empat bank milik negara, yakni:

  • Bank Bumi Daya
  • Bank Dagang Negara
  • Bank Ekspor Impor Indonesia
  • Bank Pembangunan Indonesia

Merger ini dilakukan sebagai bagian dari program restrukturisasi sektor perbankan Indonesia pasca krisis ekonomi 1997–1998.

Bank Mandiri menawarkan layanan perbankan lengkap, antara lain:

  • Produk tabungan, deposito, giro
  • Kredit konsumtif (KPR, Kredit Kendaraan Bermotor)
  • Kredit korporasi dan UKM
  • Transaksi digital (mobile banking, internet banking)
  • Investasi dan treasury
  • Asuransi melalui anak usaha seperti Mandiri Inhealth dan AXA Mandiri

Ada banyak kontribusi yang Bank Mandiri torehkan untuk negara Indonesia. Berikut ini merupakan beberapa contoh kontribusi nyata yang diberikan oleh Bank Mandiri :

  1. Stabilisasi Ekonomi Nasional
    Bank Mandiri berperan aktif dalam menyalurkan kredit ke sektor riil, seperti pertanian, perikanan, dan industri manufaktur.
  2. Inklusi Keuangan
    Mandiri mendukung program inklusi keuangan melalui layanan Mandiri Agen untuk masyarakat di daerah terpencil.
  3. Digitalisasi Keuangan
    Mengembangkan layanan digital seperti aplikasi Livin’ by Mandiri yang memudahkan transaksi tanpa harus ke bank.
  4. Pendapatan Negara
    Sebagai BUMN, Bank Mandiri juga memberikan kontribusi berupa dividen ke pemerintah setiap tahunnya.

Selain itu, seiiring berjalannya waktu. Bank Mandiri terus berusaha melakukan inovasi dan pengembangan agar dapat terus bergerak dan memperluas dampak kebaikan. Bank Mandiri mempercepat transformasi digital dengan membangun platform digital, memperluas jaringan e-channel, hingga menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan layanan pelanggan.

Kemudian, Bank mandiri juga mulai fokus pada pembiayaan hijau (green financing) untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Hal ini dilakukan agar prospek masa depan bisa lebih menjanjikan.

Baca juga : Kenali BUMN Sektor Publik Lebih Jauh di Sini!

Tantangan yang Dihadapi BUMN di Indonesia

2 contoh BUMN
Sumber : Kompas

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran vital dalam perekonomian Indonesia. Selain mengelola sektor-sektor strategis seperti energi, telekomunikasi, transportasi, dan keuangan, BUMN juga berfungsi sebagai agen pembangunan nasional. Namun, dalam menjalankan tugas tersebut, BUMN menghadapi sejumlah tantangan kompleks yang berasal dari dinamika eksternal dan internal.

1. Persaingan dengan Perusahaan Swasta dan Asing

Seiring dengan globalisasi ekonomi, BUMN tidak hanya bersaing dengan sesama BUMN, tetapi juga dengan perusahaan swasta nasional dan korporasi multinasional.

  • Tingkat Efisiensi:
    Banyak perusahaan swasta memiliki struktur organisasi yang lebih ramping dan budaya kerja yang lebih dinamis. Ini membuat mereka lebih cepat beradaptasi terhadap perubahan pasar dibandingkan beberapa BUMN yang masih terkesan birokratis.
  • Inovasi Produk dan Layanan:
    Perusahaan swasta cenderung lebih agresif dalam melakukan inovasi. BUMN yang lambat berinovasi berisiko kehilangan pangsa pasar.
  • Kompetisi Global:
    Di beberapa sektor seperti perbankan, telekomunikasi, dan energi, BUMN Indonesia harus menghadapi pemain asing dengan sumber daya yang lebih besar dan teknologi yang lebih maju.

Sumber: Laporan Kinerja BUMN dan data Komite Privatisasi BUMN.

2. Tuntutan Transformasi Digital

Di era industri 4.0, transformasi digital menjadi keharusan, termasuk bagi BUMN.

  • Digitalisasi Operasional:
    Banyak BUMN dituntut mengubah cara operasional mereka dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
  • Pengembangan Layanan Digital:
    Konsumen modern menginginkan layanan yang cepat dan mudah diakses secara online. BUMN di sektor perbankan, logistik, hingga energi harus menyediakan platform digital yang responsif.
  • Pengelolaan Data dan Cybersecurity:
    Seiring meningkatnya ketergantungan pada sistem digital, ancaman terhadap keamanan data menjadi tantangan besar yang harus diantisipasi.

Sumber: Kementerian BUMN: Roadmap Transformasi Digital BUMN 2021–2024.

3. Masalah Tata Kelola dan Transparansi

Salah satu tantangan klasik yang dihadapi BUMN adalah isu tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance – GCG).

  • Pengawasan Internal:
    Beberapa kasus korupsi dan penyalahgunaan wewenang di tubuh BUMN menunjukkan lemahnya sistem kontrol internal.
  • Keterbukaan Informasi:
    Tidak semua BUMN secara konsisten menerapkan prinsip keterbukaan, baik dalam hal laporan keuangan maupun laporan kinerja.
  • Manajemen Risiko:
    Banyak BUMN belum mengintegrasikan manajemen risiko secara menyeluruh dalam pengambilan keputusan strategis mereka.

Sumber: Evaluasi GCG BUMN oleh Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG).

4. Beban Tugas Ganda (Dual Mandate)

BUMN sering kali harus menjalankan fungsi ganda:

  • Sebagai Entitas Bisnis:
    BUMN diharapkan menghasilkan keuntungan dan bersaing secara profesional di pasar.
  • Sebagai Agen Pembangunan:
    Di sisi lain, BUMN juga diberi mandat untuk melaksanakan program-program pemerintah yang bersifat sosial dan pembangunan ekonomi daerah, yang kadang tidak langsung memberikan keuntungan finansial.

Kondisi ini menciptakan tekanan ganda, di mana BUMN harus menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan pengabdian sosial.

Sumber: Kebijakan Dual Mandate BUMN dari Kementerian BUMN.

5. Pengelolaan SDM dan Kepemimpinan

Sumber daya manusia merupakan kunci keberhasilan setiap organisasi, termasuk BUMN. Namun, dalam praktiknya masih terdapat tantangan seperti:

  • Kualitas dan Kompetensi SDM:
    Masih ada kesenjangan antara kompetensi pegawai dengan tuntutan pasar kerja modern, khususnya dalam bidang digitalisasi dan teknologi baru.
  • Regenerasi Kepemimpinan:
    Tantangan besar lainnya adalah memastikan adanya kaderisasi pemimpin masa depan BUMN yang adaptif, inovatif, dan memiliki integritas tinggi.
  • Budaya Organisasi:
    BUMN perlu mempercepat pembentukan budaya kerja yang berorientasi pada kinerja, akuntabilitas, dan inovasi.

Sumber: Human Capital Roadmap BUMN 2024.

6. Ketergantungan pada Kebijakan Pemerintah

Meskipun berada di bawah payung negara, terlalu besar ketergantungan BUMN pada intervensi pemerintah dapat memperlambat respons terhadap dinamika pasar.

  • Penyesuaian Strategi:
    Beberapa keputusan strategis BUMN harus melalui proses birokrasi yang panjang.
  • Fleksibilitas Bisnis:
    Dalam beberapa kasus, keterlibatan pemerintah dalam menentukan arah bisnis dapat mengurangi kelincahan BUMN dalam mengambil peluang bisnis baru.

Sumber: Analisa Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) terhadap peran pemerintah di BUMN.

7. Isu Lingkungan dan Tanggung Jawab Sosial

Seiring meningkatnya kesadaran global terhadap keberlanjutan (sustainability), BUMN di sektor energi, pertambangan, dan infrastruktur menghadapi tuntutan yang lebih tinggi terkait:

  • Pengelolaan Dampak Lingkungan:
    BUMN wajib memastikan operasional mereka mematuhi prinsip pembangunan berkelanjutan.
  • Tanggung Jawab Sosial (CSR):
    Harus ada keseriusan dalam melaksanakan program-program yang memberikan dampak positif terhadap masyarakat.

Sumber: Sustainability Report BUMN dan regulasi OJK tentang CSR dan ESG (Environmental, Social, and Governance).

Baca juga : Gaji KAI Bagian Tiket Kisarannya Segini Ternyata!

Untuk kamu yang ingin bergabung bersama BUMN 2025, kamu bisa latihan mulai dari sekarang. Agar persiapanmu semakin optimal, yuk gabung di Bimbel JadiBUMN! Dapatkan materi lengkap, latihan soal, dan bimbingan dari para mentor berpengalaman yang siap membantumu menghadapi setiap tahapan seleksi BUMN.

Testimoni jadiBUMN

Slide
previous arrow
next arrow

Program Premium Bimbel jadiBUMN 2025

Semakin sering latihan soal akan semakin terbiasa, semakin cepat, semakin teliti dan semakin tepat mengerjakan soal-soal Rekrutmen BUMN 2025 ” 🌟

Kunci sukses Tes Rekrutmen BUMN adalah membiasakan diri mengerjakan ribuan tipe soal Tes Rekrutmen BUMN seperti anak bayi yang belajar berjalan terasa berat diawal dan akan terbiasa bila terus dilatih hingga bisa berlari kencang.

CURI START BIMBEL PERSIAPAN TES REKRUTMEN BERSAMA BUMN 2026
Slider2_JadiBUMN
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi jadiBUMN: Temukan aplikasi jadiBUMN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun jadiBUMN Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELBUMN” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES163797”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Mau berlatih Soal-soal Rekrutmen BUMN? Ayoo segera gabung sekarang juga!! GRATISSS

Sumber:

  1. https://www.instagram.com/kementerianbumn?igsh=YWRrMjlpNjRjNTZj
  2. https://jadibumn.id/
  3. https://rekrutmenbersama2025.fhcibumn.id/
  4. https://www.bumn.go.id/
  5. https://fhcibumn.com/

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *