Kerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sering menjadi pilihan utama bagi fresh graduate maupun pencari kerja karena menawarkan stabilitas karier dan kesempatan pengembangan yang besar. Namun, salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: jurusan apa yang harus diambil agar peluang diterima kerja di BUMN semakin tinggi? Dalam menghadapi persaingan ketat melalui Rekrutmen Bersama BUMN, memahami jurusan yang sesuai bisa menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan kesempatan lolos seleksi.
Namun demikian, penting untuk dipahami bahwa jurusan bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan dalam proses seleksi. Penguasaan terhadap materi ujian, seperti Tes Kemampuan Dasar (TKD), nilai-nilai AKHLAK yang menjadi budaya BUMN, serta keahlian sesuai kebutuhan posisi yang dilamar, juga memiliki peranan sangat penting. Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mudah dipahami tentang jurusan yang ideal dan strategi sukses untuk lolos Rekrutmen Bersama BUMN.
Daftar Isi
1. Jurusan Apa Saja Bisa Kerja di BUMN?

BUMN merupakan entitas milik negara yang bergerak di berbagai bidang usaha, mulai dari energi, perbankan, telekomunikasi, hingga infrastruktur dan industri. Oleh karena itu, kebutuhan sumber daya manusianya sangat beragam dan tidak terbatas pada jurusan tertentu saja.
Secara umum, banyak jurusan yang memiliki peluang besar untuk bekerja di BUMN, antara lain:
- Teknik: seperti Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Industri, dan lainnya.
- Ekonomi dan Bisnis: Akuntansi, Manajemen, Ekonomi, Keuangan, dan sejenisnya.
- Ilmu Komputer dan Informatika.
- Hukum.
- Komunikasi dan Bahasa.
- Jurusan Saintek dan Soshum lain yang relevan dengan posisi yang dibutuhkan.
Bahkan, untuk beberapa posisi, pelamar dengan jurusan non-linear tetap dimungkinkan untuk diterima asalkan mampu menunjukkan kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan posisi tersebut. Oleh sebab itu, pertanyaan “Kerja di BUMN harus masuk jurusan apa?” sebenarnya lebih fleksibel dari yang dibayangkan. Fokuslah pada pemahaman kebutuhan posisi dan pengembangan kemampuan kamu.
2. Jurusan dan Kesesuaian Posisi di Rekrutmen BUMN
Setiap BUMN biasanya membuka formasi jabatan dengan persyaratan jurusan yang spesifik mengikuti kebutuhan bidang usaha mereka. Contohnya, posisi yang berada di bidang teknik cenderung mengutamakan pelamar dari jurusan teknik, sementara posisi di bidang keuangan atau administrasi lebih memilih jurusan ekonomi atau bisnis.
Berikut gambaran umum jenis posisi dan jurusan yang biasanya dicari dalam Rekrutmen Bersama BUMN:
| Jenis Posisi | Jurusan yang Sesuai |
|---|---|
| Teknik (perawatan, konstruksi, dll.) | Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Industri |
| Keuangan dan Akuntansi | Akuntansi, Keuangan, Manajemen Bisnis |
| Pengembangan TI dan Sistem Informasi | Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Informatika |
| Hukum dan Kepatuhan | Ilmu Hukum |
| Komunikasi dan Marketing | Ilmu Komunikasi, Marketing |
Meski demikian, fleksibilitas tetap ada. Misalnya, lulusan jurusan Matematika bisa mengisi posisi analis data di BUMN yang bergerak di bidang keuangan. Dengan demikian, kemampuan praktis yang kamu miliki bisa menjadi nilai tambah yang signifikan untuk meningkatkan peluang diterima.
Baca juga: Persiapan Tes Kompetensi Dasar (TKD) BUMN
3. Pentingnya Menguasai Materi Tes TKD dan AKHLAK BUMN
Selain jurusan, penguasaan materi seleksi adalah kunci utama dalam proses Rekrutmen Bersama BUMN. Tes Kemampuan Dasar (TKD) yang wajib diikuti oleh semua pelamar dari berbagai jurusan mencakup kemampuan verbal, numerik, logika, serta wawasan kebangsaan atau TWK.
Selain itu, nilai-nilai AKHLAK juga sangat penting. AKHLAK merupakan nilai inti budaya kerja di BUMN yang meliputi Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Pemahaman mendalam tentang nilai ini akan menjadi keunggulan saat menjalani tes psikologi dan wawancara.
Contoh soal numerik TKD:
Jika 3x + 5 = 20, berapakah nilai x?
A. 3
B. 5
C. 7
D. 15
Penyelesaian:
3x + 5 = 20
3x = 15
x = 15 / 3 = 5
Jawaban yang benar adalah B (5).
Kamu juga harus menguasai soal TWK yang berkaitan dengan Pancasila, UUD 1945, dan wawasan kebangsaan lainnya agar semakin siap menghadapi ujian.
Untuk posisi yang lebih strategis, persiapan tes Bahasa Inggris dan Learning Agility juga sangat dianjurkan agar dapat bersaing dengan pelamar lain.
Baca juga: Strategi Lolos Wawancara BUMN dengan Percaya Diri
4. Tips Memilih Jurusan Saat Menargetkan Kerja di BUMN
Bagi kamu yang sedang memilih jurusan kuliah dan berencana menargetkan kerja di BUMN, berikut beberapa tips yang bisa membantu:
- Pahami minat dan kemampuan diri: Pilih jurusan yang kamu kuasai dan sukai agar proses belajar dan karier lebih berjalan maksimal.
- Pelajari kebutuhan BUMN: Lihat formasi dan bidang yang sering dibuka sesuai jurusan di perguruan tinggi kamu agar lebih relevan.
- Kembangkan skill pendukung: Misalnya belajar pemrograman untuk jurusan non-komputer atau kemampuan komunikasi bagi yang berlatar teknik.
- Aktif berorganisasi dan magang: Pengalaman praktis ini sangat membantu memperkaya portofolio sekaligus meningkatkan percaya diri dalam proses seleksi.
Meskipun jurusan memiliki porsi penting, sikap, dan kesiapan mengikuti tahapan seleksi menjadi faktor penentu kesuksesan kamu dalam rekrutmen BUMN.
Untuk pendalaman materi tes dan latihan soal lengkap, aplikasi bimbingan belajar JadiBUMN bisa menjadi solusi efektif. Platform ini menyediakan materi terbaru dan simulasi soal berkualitas untuk memudahkan persiapan kamu.
Baca juga: Persiapan Psikotes BUMN Agar Lolos Seleksi
Mini FAQ
Kalau jurusan saya tidak linear dengan posisi BUMN, apakah saya tetap bisa daftar?
Bisa. Fokuslah memperkuat kompetensi yang dibutuhkan posisi tersebut, serta siapkan argumen saat wawancara untuk menunjukkan keseriusan dan kemampuan adaptasi kamu.
Apakah nilai TKD harus tinggi untuk lolos seleksi awal?
Ya, TKD adalah filter utama. Persiapkan dengan belajar soal-soal verbal, numerik, dan logika agar hasil tes optimal.
Bagaimana strategi belajar AKHLAK BUMN agar mudah dipahami?
Gunakan contoh nyata penerapan nilai AKHLAK dalam kehidupan sehari-hari dan latihan soal aplikasi nilai tersebut untuk mempermudah pemahaman.
Apakah pengalaman magang penting untuk pelamar BUMN?
Sangat penting. Magang menunjukkan pengalaman praktis dan meningkatkan nilai plus saat seleksi wawancara.
Jika gagal di batch pertama Rekrutmen Bersama BUMN, apakah bisa coba lagi?
Bisa. Kamu dapat mendaftar kembali di batch berikutnya dan gunakan pengalaman sebelumnya untuk memperbaiki persiapan.
Ringkasan
Kerja di BUMN tidak harus terpaku pada jurusan tertentu, melainkan penting untuk memahami kesesuaian jurusan dengan posisi yang tersedia serta memperkuat kompetensi dalam tahapan seleksi. Penguasaan materi TKD, nilai AKHLAK, psikotes, hingga wawancara menjadi faktor kunci untuk lolos dalam Rekrutmen Bersama BUMN.
Dengan strategi persiapan yang matang dan pemahaman yang tepat, peluang kamu untuk diterima di BUMN akan semakin besar. Terus asah kemampuan dan manfaatkan sumber belajar terpercaya guna meraih hasil maksimal dalam proses rekrutmen ini.





