Apa Itu AKHLAK Dalam BUMN – Pertanyaan ini mungkin sudah sering kamu dengar sejak pertama kali tertarik daftar rekrutmen bersama BUMN.
Banyak pejuang BUMN mengira AKHLAK itu cuma “nilai-nilai perusahaan” yang tugasnya dihafal menjelang tes.
Padahal, di seleksi BUMN sekarang, pemahaman dan penerapan AKHLAK bisa jadi pembeda besar antara kamu dan ribuan pelamar lain yang punya IPK, sertifikat, dan pengalaman yang sama kuatnya.
Mulai dari Tes Core Values, psikotes, FGD, sampai wawancara HR dan user, semua dirancang untuk menguji: apakah kamu benar-benar mencerminkan AKHLAK atau hanya sekadar menghafal kepanjangannya.
Di artikel ini, kita akan kupas tuntas apa itu AKHLAK dalam BUMN, dasar hukumnya, makna tiap nilai, sampai bagaimana cara menunjukkan AKHLAK secara meyakinkan saat tes dan wawancara.
Bukan cuma teori, tapi juga contoh sikap, contoh soal, dan cara menjawab yang bisa langsung kamu praktikkan. Jadi, kalau selama ini kamu minder karena merasa “bukan anak orang dalam” atau “bukan lulusan kampus top”, tenang dulu.
Nilai AKHLAK justru dibuat supaya semua orang punya kesempatan yang sama, selama mau belajar dan berproses.

Memahami Apa Itu AKHLAK dalam BUMN: Bukan Sekadar Akronim Keren
Untuk menjawab apa itu AKHLAK dalam BUMN secara tepat, kita perlu mulai dari definisi resminya. AKHLAK adalah core values atau nilai-nilai utama SDM BUMN yang ditetapkan melalui Surat Edaran Menteri BUMN Nomor SE-7/MBU/07/2020 tentang Nilai-Nilai Utama SDM BUMN.
Nilai ini wajib diketahui, diinternalisasi, dan diimplementasikan oleh seluruh insan BUMN, dari level staf sampai direksi.
AKHLAK sendiri adalah singkatan dari:
- Amanah
- Kompeten
- Harmonis
- Loyal
- Adaptif
- Kolaboratif
Enam nilai ini bukan sekadar slogan di dinding kantor atau slide presentasi onboarding. Tujuannya jelas: membentuk budaya kerja positif, meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan menjadi identitas bersama seluruh BUMN di Indonesia.
Dengan kata lain, ketika kamu bertanya apa itu AKHLAK dalam BUMN, jawabannya bukan hanya “nilai-nilai perusahaan”, tetapi “standar karakter” yang diharapkan dari setiap pegawai BUMN.
Secara hukum dan kebijakan, AKHLAK juga diperkuat lagi melalui SK-115/MBU/05/2022 yang mengatur AKHLAK Culture Journey.
Di sini, implementasi AKHLAK dibagi menjadi beberapa tahap: awareness (sadar), acceptance (menerima), dan penerapan mandiri.
Artinya, BUMN tidak hanya menuntut pegawai hafal, tetapi juga membangun proses pembelajaran agar nilai ini benar-benar hidup dalam keseharian kerja.
Bagi kamu yang sedang mempersiapkan diri menghadapi rekrutmen BUMN, memahami apa itu AKHLAK dalam BUMN berarti memahami “bahasa nilai” yang akan dipakai HR, psikolog, dan user untuk menilai apakah kamu cocok dengan budaya BUMN atau tidak. Jadi, ini bukan materi tambahan, tapi fondasi.
Bedah Satu per Satu: Makna dan Contoh Nyata Setiap Nilai AKHLAK
Setelah tahu gambaran umum apa itu AKHLAK dalam BUMN, sekarang kita bedah satu per satu nilainya. Di tahap ini, jangan cuma dihafal, tapi coba bayangkan: “Kalau aku jadi pegawai BUMN, perilaku seperti apa yang menunjukkan nilai ini?”
1. Amanah: Bisa Dipercaya, Bukan Hanya Soal Jujur
Secara sederhana, Amanah berarti dapat dipercaya. Namun dalam konteks apa itu AKHLAK dalam BUMN, Amanah mencakup:
- Tanggung jawab penuh atas tugas, keputusan, dan tindakan
- Berpegang pada moral, etika, dan aturan
- Menepati janji dan komitmen
Di lingkungan kerja BUMN, Amanah bisa terlihat dari hal-hal seperti:
- Menyelesaikan laporan tepat waktu tanpa memanipulasi data
- Tidak menyalahgunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi
- Berani mengakui kesalahan dan memperbaikinya, bukan menyalahkan orang lain
“Anda menemukan rekan kerja yang memanipulasi data laporan agar terlihat bagus di mata atasan. Apa yang Anda lakukan?”
Jawaban yang mencerminkan Amanah biasanya: tidak ikut-ikutan, tidak menutup mata, dan memilih jalur yang sesuai prosedur (misalnya melapor ke atasan atau unit terkait) dengan tetap menjaga etika dan hubungan kerja.
2. Kompeten: Terus Belajar, Bukan Cuma Punya Ijazah
Ketika membahas apa itu AKHLAK dalam BUMN, banyak orang berhenti di Amanah dan lupa bahwa Kompeten sama pentingnya. Kompeten berarti:
- Terus belajar dan mengembangkan diri
- Menguasai keterampilan yang dibutuhkan untuk menghasilkan kerja berkualitas
- Siap menghadapi tantangan baru dengan kemampuan yang terus ditingkatkan
Contoh implementasi Kompeten di BUMN:
- Aktif ikut pelatihan internal/eksternal untuk upgrade skill
- Mencari tahu regulasi terbaru yang terkait dengan pekerjaannya
- Membantu rekan kerja yang kesulitan memahami sistem baru
“Ceritakan situasi ketika Anda harus mempelajari hal baru dalam waktu singkat. Apa yang Anda lakukan?”
Jawaban yang baik bukan hanya menyebut “saya belajar”, tapi menjelaskan langkah konkret: mencari referensi, bertanya ke senior, mencoba langsung, lalu mengevaluasi hasil.
3. Harmonis: Mampu Beda Pendapat Tanpa Bikin Drama
Harmonis dalam AKHLAK berarti:
- Peduli pada orang lain
- Menghargai perbedaan
- Membangun lingkungan kerja yang kondusif dan selaras
Di BUMN, kamu akan bertemu rekan kerja dari berbagai latar belakang: usia, suku, agama, pendidikan, dan karakter. Harmonis bukan berarti selalu setuju, tapi mampu:
- Menghargai pendapat berbeda
- Menyelesaikan konflik dengan cara yang baik
- Berdiskusi untuk mencapai kesepakatan bersama
“Cara menerapkan nilai harmonis di tempat kerja adalah…
A. Memaksakan pendapat sendiri demi efisiensi
B. Menghindari diskusi agar tidak terjadi konflik
C. Berdiskusi dengan rekan untuk mencapai kesepakatan bersama
D. Diam saja ketika tidak setuju dengan atasan”
Jawaban yang sesuai dengan apa itu AKHLAK dalam BUMN adalah C, karena menunjukkan sikap terbuka, komunikatif, dan fokus pada solusi bersama.
4. Loyal: Setia pada Misi Besar, Bukan Sekadar “Yes Man”
Loyal dalam konteks apa itu AKHLAK dalam BUMN bukan berarti selalu mengiyakan atasan tanpa berpikir. Loyal berarti:
- Menjaga nama baik institusi
- Berkomitmen pada tujuan besar BUMN, bangsa, dan negara
- Patuh pada pimpinan selama sesuai hukum dan etika
Contoh perilaku Loyal:
- Tidak membocorkan data internal perusahaan ke pihak luar
- Tetap menjaga citra BUMN di media sosial pribadi
- Rela memberikan usaha ekstra saat perusahaan menghadapi situasi krisis, selama tetap dalam koridor yang benar
“Bagaimana sikap Anda jika diminta atasan melakukan sesuatu yang menurut Anda melanggar aturan?”
Jawaban yang mencerminkan Loyal: tetap menghormati atasan, tetapi menolak dengan cara yang sopan dan mengacu pada aturan perusahaan/negara. Loyal di sini bukan patuh buta, tapi patuh yang berlandaskan integritas.
5. Adaptif: Lincah Menghadapi Perubahan, Bukan Mudah Mengeluh
Adaptif adalah kemampuan untuk:
- Fleksibel menghadapi perubahan
- Responsif terhadap tantangan baru
- Inovatif dalam mencari solusi
BUMN saat ini sedang gencar melakukan transformasi: digitalisasi, restrukturisasi, dan pengembangan bisnis baru. Jadi, ketika kamu bertanya apa itu AKHLAK dalam BUMN, nilai Adaptif menjawab kebutuhan zaman: pegawai yang tidak gagap perubahan.
Contoh perilaku Adaptif:
- Mau belajar sistem digital baru meski awalnya terasa sulit
- Mencari cara kerja yang lebih efisien ketika target meningkat
- Tidak terpaku pada “cara lama” jika ada metode yang lebih baik
“Perusahaan menerapkan sistem kerja baru yang membuat Anda harus mempelajari aplikasi yang belum pernah digunakan sebelumnya. Apa respons Anda?”
Jawaban yang mencerminkan Adaptif: menerima perubahan, mencari pelatihan/tutorial, bertanya pada rekan yang lebih paham, dan mencoba menerapkan.
6. Kolaboratif: Menang Bareng, Bukan Menang Sendiri
Kolaboratif berarti:
- Mampu bekerja sama lintas tim, divisi, bahkan lintas perusahaan
- Mengutamakan tujuan bersama di atas ego pribadi
- Aktif membangun jaringan dan sinergi
BUMN sering bekerja sama dengan instansi pemerintah, swasta, bahkan BUMN lain. Jadi, apa itu AKHLAK dalam BUMN tidak bisa lepas dari kemampuan Kolaboratif.
Contoh perilaku Kolaboratif:
- Mengajak tim lain berdiskusi ketika proyek menyangkut banyak unit
- Berbagi informasi yang dibutuhkan rekan kerja untuk menyelesaikan tugas
- Tidak mengklaim hasil kerja tim sebagai prestasi pribadi
Dalam FGD (Focus Group Discussion), nilai Kolaboratif sangat terlihat. Peserta yang:
- Mau mendengar
- Memberi ruang bicara
- Mengajak tim menyusun kesimpulan bersama
biasanya dinilai lebih positif dibanding peserta yang mendominasi, memotong pembicaraan, atau hanya diam.
Baca Juga:
Kenapa AKHLAK Jadi “Jantung” Rekrutmen BUMN?
Setelah memahami apa itu AKHLAK dalam BUMN dan makna tiap nilainya, pertanyaan berikutnya: kenapa ini begitu ditekankan dalam proses rekrutmen?
Ada beberapa alasan penting:
- BUMN adalah representasi negara.
Pegawainya bukan hanya pekerja, tapi juga wajah pemerintah di mata publik. Nilai seperti Amanah dan Loyal menjadi sangat krusial. - Transformasi BUMN butuh budaya kerja baru.
Untuk bersaing dengan perusahaan swasta dan global, BUMN butuh SDM yang Kompeten, Adaptif, dan Kolaboratif. - Mengurangi risiko moral hazard.
Dengan menanamkan AKHLAK sejak awal, BUMN berupaya menekan praktik-praktik negatif seperti korupsi, kolusi, dan penyalahgunaan wewenang. - Menciptakan standar yang sama di seluruh BUMN.
Apa itu AKHLAK dalam BUMN juga menjawab kebutuhan akan “bahasa nilai” yang seragam di ratusan perusahaan BUMN yang beragam sektor dan skalanya.
Karena itu, jangan heran kalau di pengumuman resmi, materi tes sering menyebut “Tes Core Values AKHLAK BUMN” atau “Tes AKHLAK dan Wawasan Kebangsaan”. Ini bukan formalitas, tapi benar-benar diujikan dan punya bobot.
Cara Menunjukkan AKHLAK di Tes dan Wawancara: Dari Hafal ke Nampak
Banyak pelamar sudah tahu apa itu AKHLAK dalam BUMN, tapi gagal menunjukkan bahwa mereka benar-benar memilikinya. Kuncinya: jangan berhenti di hafalan, tapi siapkan contoh nyata dari hidupmu sendiri.
1. Di Tes Tertulis / Online (Core Values & Situational)
Biasanya, kamu akan menemui:
- Soal pilihan ganda tentang definisi dan contoh perilaku AKHLAK
- Soal situasional (pilih sikap paling tepat dalam suatu kasus)
Tips:
- Pahami dulu esensi tiap nilai (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif).
- Saat membaca soal kasus, tanyakan: “Nilai AKHLAK mana yang sedang diuji?”
- Pilih jawaban yang:
- Sesuai aturan
- Menjaga kepentingan bersama
- Tidak merugikan pihak lain
- Tidak mengorbankan integritas
“Anda diminta atasan untuk memanipulasi data agar laporan terlihat bagus. Sikap Anda adalah…”
Jawaban yang mencerminkan AKHLAK: menolak dengan sopan, menjelaskan risiko dan ketidaksesuaian dengan aturan, serta menawarkan alternatif solusi yang tetap jujur.
2. Di Wawancara HR: Tunjukkan Karakter Asli, Bukan Persona Palsu
Di tahap wawancara, apa itu AKHLAK dalam BUMN akan muncul dalam bentuk pertanyaan perilaku (behavioral questions), misalnya:
- “Ceritakan pengalaman ketika Anda harus bekerja sama dengan orang yang sulit diajak kerja sama.” (Harmonis, Kolaboratif)
- “Pernahkah Anda melakukan kesalahan besar? Apa yang Anda lakukan?” (Amanah)
- “Apa yang Anda lakukan untuk mengembangkan kemampuan diri?” (Kompeten, Adaptif)
Tips menjawab:
- Gunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result):
- Situation: konteks masalah
- Task: tanggung jawabmu
- Action: apa yang kamu lakukan
- Result: hasilnya apa
- Pilih contoh nyata, bukan jawaban generik.
Misalnya, bukan “Saya orang yang jujur”, tapi “Saat magang, saya pernah… dan saya memilih untuk…”. - Jangan takut mengakui kelemahan, selama kamu tunjukkan bagaimana kamu belajar dan memperbaikinya. Ini justru menunjukkan Amanah dan Adaptif.
Kalau kamu masih sering gugup saat wawancara, ingat bahwa pewawancara bukan mencari orang yang sempurna, tapi orang yang mau belajar, bisa dipercaya, dan cocok dengan nilai AKHLAK.
3. Di FGD / Group Discussion: Harmonis dan Kolaboratif Diuji Habis-habisan
Dalam FGD, apa itu AKHLAK dalam BUMN akan sangat terlihat dari cara kamu berinteraksi:
- Apakah kamu mendominasi atau memberi ruang orang lain? (Harmonis, Kolaboratif)
- Apakah kamu fokus pada solusi atau sibuk menyalahkan? (Adaptif, Kompeten)
- Apakah kamu menghargai perbedaan pendapat? (Harmonis)
Tips praktis:
- Ambil peran aktif, tapi jangan memonopoli.
- Gunakan kalimat seperti: “Bagaimana kalau kita…”, “Menurut teman-teman…”, “Mungkin kita bisa kompromi di sini…”.
- Jaga nada suara dan bahasa tubuh tetap tenang dan terbuka.
Di titik ini, banyak peserta yang sebenarnya paham apa itu AKHLAK dalam BUMN, tapi lupa menerapkannya karena terlalu fokus ingin “terlihat pintar”. Padahal, yang dicari bukan yang paling vokal, tapi yang paling mencerminkan nilai-nilai AKHLAK.

Tantangan dan Kritik: Apakah AKHLAK Hanya Label?
Di beberapa diskusi publik, ada kritik bahwa akronim AKHLAK “mendegradasi” makna akhlak dalam pengertian moral dan agama menjadi sekadar label operasional di perusahaan.
Namun, banyak juga yang melihat apa itu AKHLAK dalam BUMN sebagai kreativitas positif: memadukan istilah yang sudah akrab di masyarakat dengan kebutuhan manajemen modern.
Yang penting untuk kamu sebagai pelamar adalah:
- Menyadari bahwa AKHLAK bukan pengganti nilai moral dan agama, tapi penjabaran praktisnya di dunia kerja.
- Melihat AKHLAK sebagai panduan perilaku profesional yang bisa kamu bawa ke mana pun, bukan hanya saat bekerja di BUMN.
Dengan sudut pandang ini, belajar apa itu AKHLAK dalam BUMN justru bisa jadi kesempatan untuk meng-upgrade diri: dari sekadar “pintar secara akademis” menjadi “dewasa secara karakter”.
Cara Menginternalisasi AKHLAK Sejak Sekarang (Biar Tidak Kaget Saat Sudah Diterima)
Kalau kamu serius ingin berkarier di BUMN, jangan tunggu sampai diterima baru belajar apa itu AKHLAK dalam BUMN. Mulailah menginternalisasi dari sekarang, di lingkungan yang kamu punya: kampus, tempat kerja saat ini, organisasi, atau bahkan keluarga.
Beberapa langkah praktis:
- Amanah:
Biasakan menyelesaikan tugas tepat waktu, jujur dalam hal kecil (misalnya soal jam kerja, penggunaan fasilitas), dan berani mengakui kesalahan. - Kompeten:
Tentukan skill yang relevan dengan posisi BUMN incaranmu (misalnya Excel, analisis data, komunikasi, regulasi sektor tertentu), lalu buat jadwal belajar rutin. - Harmonis:
Latih kemampuan mendengar, bukan hanya berbicara. Coba pahami sudut pandang orang lain sebelum menilai. - Loyal:
Tunjukkan komitmen pada organisasi tempatmu berada sekarang. Misalnya, tidak menjelek-jelekkan kampus atau kantor di media sosial. - Adaptif:
Jangan alergi perubahan. Kalau ada sistem baru, coba dulu sebelum mengeluh. Anggap perubahan sebagai kesempatan belajar. - Kolaboratif:
Biasakan kerja tim yang sehat: bagi tugas jelas, saling bantu, dan apresiasi kontribusi orang lain.
Di tengah perjalanan belajar ini, akan jauh lebih mudah kalau kamu punya pendamping belajar yang paham pola soal, materi AKHLAK, dan strategi menghadapi tes BUMN secara menyeluruh, sehingga kamu tidak perlu trial and error sendirian.
Pada akhirnya, memahami apa itu AKHLAK dalam BUMN bukan hanya tentang lolos tes, tapi tentang menyiapkan diri menjadi profesional yang layak dipercaya untuk mengelola aset negara.
Kalau kamu sudah membaca sampai sini, artinya kamu sudah selangkah lebih serius dibanding banyak pelamar lain yang hanya menghafal kepanjangan AKHLAK tanpa benar-benar memahaminya.
Ingat, BUMN memang kompetitif, tapi bukan berarti mustahil. Selama kamu mau belajar apa itu AKHLAK dalam BUMN secara mendalam, melatih perilakumu agar selaras dengan enam nilai tadi, dan mempersiapkan diri dengan strategi yang tepat untuk tes dan wawancara, peluangmu selalu ada.
Jangan minder dengan latar belakang, kampus, atau pengalaman; karakter yang kuat dan konsisten justru sering jadi penentu.
Terus asah diri, perbaiki niat, dan jadikan setiap proses belajar sebagai investasi menuju kursi pegawai BUMN yang kamu impikan.
Sumber Referensi
- UINSU.AC.ID – BUKU AKHLAK BUMN 2 MG
- GLINTS.COM – AKHLAK BUMN: Pengertian, Contoh, dan Cara Menerapkannya di Dunia Kerja
- INFINITI.ID – AKHLAK BUMN: Panduan Lengkap
- DEALLS.COM – AKHLAK BUMN: Pengertian, Tujuan, dan Contoh Penerapannya
- BUMN.GO.ID – Nilai-Nilai Utama (Core Values) AKHLAK
- BRANTAS-ABIPRAYA.CO.ID – BUKU PANDUAN AKHLAK
- DETIK.COM – Materi AKHLAK BUMN Lengkap dengan Contoh Soal dan Jawabannya
- ARVANPRADIANSYAH.COM – Core Values AKHLAK BUMN
- SUKSESCPNS.ID – Pengertian AKHLAK Core Values SDM BUMN
Testimoni jadiBUMN




Program Premium Bimbel jadiBUMN 2025
“Semakin sering latihan soal akan semakin terbiasa, semakin cepat, semakin teliti dan semakin tepat mengerjakan soal-soal Rekrutmen BUMN 2025 ” 🌟
Kunci sukses Tes Rekrutmen BUMN adalah membiasakan diri mengerjakan ribuan tipe soal Tes Rekrutmen BUMN seperti anak bayi yang belajar berjalan terasa berat diawal dan akan terbiasa bila terus dilatih hingga bisa berlari kencang.
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi jadiBUMN: Temukan aplikasi jadiBUMN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun jadiBUMN Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELBUMN” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES163797”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.



