Bekerja di BUMN sering dianggap sebagai pilihan karier yang aman hingga masa tua. Tapi, masih banyak yang bertanya-tanya, apakah pegawai BUMN dapat pensiunan seperti halnya PNS? Dengan sistem kerja yang berbeda, wajar kalau muncul kebingungan soal hak setelah pensiun. Nah, di artikel ini kita bakal bahas tuntas apakah pegawai BUMN dapat pensiunan, dan bagaimana skemanya berlaku.
PNS vs Pegawai BUMN: Sama-sama Milik Negara, Tapi Beda Jalur
Sebelum membahas pensiun, penting untuk memahami dulu: pegawai BUMN bukanlah PNS. Meskipun sama-sama bekerja untuk entitas milik negara, keduanya punya jalur karier, status kepegawaian, dan sistem kerja yang sangat berbeda.
PNS bekerja langsung di instansi pemerintahan dan diatur oleh UU ASN (Aparatur Sipil Negara). Gaji dan tunjangan mereka bersumber dari APBN/APBD, dan mereka otomatis terdaftar dalam skema pensiun pemerintah melalui Taspen (Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri).
Sementara itu, pegawai BUMN adalah karyawan perusahaan yang berbadan hukum sendiri (Persero atau Perum). Meski pemegang saham utamanya adalah negara, pengelolaan SDM-nya lebih mirip perusahaan swasta, termasuk soal gaji, bonus, dan sistem pensiun.
Lalu, Apakah Pegawai BUMN Dapat Pensiunan?
Jawabannya adalah YA, pegawai BUMN memang bisa mendapatkan pensiunan. Namun, bentuk dan skemanya berbeda dari PNS.
BUMN memiliki sistem pensiun tersendiri, yang biasanya dikelola oleh dana pensiun internal atau lembaga yang bekerja sama dengan perusahaan tersebut. Jadi, meski bukan dari negara secara langsung, pegawai BUMN tetap mendapatkan hak atas dana pensiun setelah berhenti bekerja, selama memenuhi persyaratan tertentu.
Sistem Pensiun di BUMN: Defined Benefit vs Defined Contribution
BUMN di Indonesia menerapkan dua skema utama dalam sistem pensiun:
1. Defined Benefit (DB)
Skema ini menjanjikan manfaat pensiun tetap yang dihitung berdasarkan masa kerja dan gaji terakhir. Pegawai tidak perlu menghitung sendiri berapa besar dana pensiun yang dikumpulkan, karena manfaatnya sudah ditentukan di awal. Skema ini mirip seperti pensiun PNS.
2. Defined Contribution (DC)
Dalam sistem ini, besarnya pensiun bergantung pada total iuran yang disetor selama masa kerja, ditambah hasil investasinya. Pegawai dan perusahaan sama-sama menyetor sejumlah uang setiap bulan ke dana pensiun. Nantinya, dana tersebut yang akan diberikan dalam bentuk tunjangan berkala atau uang lump sum setelah pensiun.
Kedua skema ini bisa berdiri sendiri atau digabung, tergantung kebijakan masing-masing BUMN.
Contoh Dana Pensiun di Beberapa BUMN Besar
Setiap BUMN biasanya memiliki lembaga dana pensiun sendiri yang mengelola hak-hak pegawainya. Berikut beberapa contohnya:
1. Dana Pensiun Pertamina (DPP)
Didirikan khusus untuk mengelola manfaat pensiun pegawai PT Pertamina. DPP termasuk yang sudah lama berdiri dan memiliki aset besar.
2. Dana Pensiun BRI (DapenBRI)
Menyediakan manfaat pensiun bagi karyawan Bank Rakyat Indonesia. Skema iurannya cukup kompetitif, dan hasil investasinya terus berkembang.
3. Dana Pensiun PLN (Dapen PLN)
Melayani hak pensiun bagi pegawai PT PLN (Persero). Dana ini mengelola simpanan jangka panjang pegawai dengan strategi investasi jangka panjang.
Masing-masing dana pensiun punya kebijakan investasi, pencairan, dan simulasi manfaat yang berbeda. Namun secara umum, prinsip dasarnya tetap sama: pegawai aktif menyetor iuran bersama perusahaan, dan akan menerima manfaat saat memasuki masa pensiun.
Usia Pensiun Pegawai BUMN
Usia pensiun pegawai BUMN umumnya ditetapkan oleh masing-masing perusahaan. Namun, sebagian besar menetapkan usia pensiun antara 56 hingga 58 tahun, tergantung jenis pekerjaan dan tingkat jabatan.
- Untuk posisi operasional atau non-manajerial, biasanya pensiun di usia 56 tahun.
- Sementara untuk posisi manajerial atau eksekutif, usia pensiun bisa diperpanjang hingga 58 atau bahkan 60 tahun, tergantung kebutuhan dan performa pegawai.
Beberapa BUMN juga memberikan opsi pensiun dini dengan syarat tertentu, misalnya telah bekerja lebih dari 20 tahun dan bersedia mengakhiri masa kerja sebelum usia pensiun normal.
Apakah Pensiunan BUMN Dapat Uang Bulanan?
Tergantung pada skema yang digunakan. Jika perusahaannya menggunakan defined benefit, maka pegawai pensiun bisa mendapat uang bulanan seperti halnya PNS. Tapi kalau skemanya defined contribution, maka manfaatnya bisa dicairkan dalam bentuk:
- Uang lump sum (sekali bayar)
- Pembayaran bertahap
- Atau kombinasi keduanya
Namun, semakin besar iuran yang disetorkan selama masa kerja, maka semakin besar juga dana pensiun yang akan diterima.
Beberapa BUMN juga memberikan tambahan pesangon atau uang penghargaan masa kerja di luar dana pensiun utama. Ini bisa menjadi “bonus” pensiun yang cukup signifikan bagi pegawai yang telah mengabdi puluhan tahun.
Hak Pensiun Tidak Otomatis
Berbeda dengan PNS yang “otomatis” mendapat pensiun begitu memasuki usia tertentu, hak pensiun di BUMN perlu memenuhi syarat tertentu, seperti:
- Masa kerja minimum (biasanya minimal 10 tahun)
- Tidak diberhentikan karena pelanggaran berat
- Sudah terdaftar sebagai peserta dana pensiun sejak awal
Kalau pegawai resign sebelum memenuhi syarat, ia bisa saja tidak mendapat pensiun, atau hanya menerima saldo iuran sendiri tanpa kontribusi dari perusahaan. Jadi, loyalitas dan masa kerja sangat berpengaruh terhadap manfaat pensiun yang diterima.
Pensiunan BUMN Tetap Bisa Berkarya
Banyak pensiunan BUMN tidak lantas diam di rumah setelah pensiun. Karena umumnya pensiunan BUMN adalah profesional dengan pengalaman tinggi, tak sedikit yang:
- Membuka usaha sendiri
- Menjadi konsultan atau advisor
- Dipekerjakan kembali sebagai tenaga ahli di proyek-proyek khusus
- Aktif di organisasi sosial atau profesional
BUMN sendiri kadang membuka program “Rehiring” atau “post-retirement contract” untuk pensiunan yang dinilai masih bisa memberikan kontribusi pada proyek tertentu. Jadi, pensiun bukan berarti berhenti berkarya sepenuhnya.
Keuntungan Bekerja di BUMN dalam Jangka Panjang
Kenapa banyak orang mengincar kerja di BUMN? Salah satu alasannya adalah jaminan finansial jangka panjang, termasuk pensiun. Selain itu:
- Gaji dan tunjangan tetap dan jelas
- Jaminan kesehatan hingga masa pensiun (di beberapa BUMN)
- Peluang naik jabatan yang terstruktur
- Stabilitas kerja
- Program pengembangan diri dan pelatihan rutin
Kalau kamu ingin punya karier yang tidak hanya menguntungkan saat muda, tapi juga memberi kepastian di masa tua, BUMN memang bisa jadi pilihan menarik.
Ya, pegawai BUMN bisa mendapat pensiunan. Meskipun skemanya berbeda dari PNS, sistem dana pensiun di BUMN tetap memberikan jaminan finansial bagi pegawainya setelah berhenti bekerja. Ada skema iuran yang dikelola secara profesional, dan manfaatnya bisa dinikmati dalam berbagai bentuk bulanan, lump sum, atau kombinasi keduanya.
Namun perlu diingat, tidak semua pegawai otomatis dapat pensiun. Kamu perlu memenuhi masa kerja minimum dan mengikuti aturan yang berlaku di perusahaan. Jadi, jika kamu bercita-cita untuk bekerja di BUMN demi pensiun yang sejahtera, pastikan kamu tahu hak dan kewajibanmu sejak awal masuk kerja.
Karena di BUMN, kerja keras bukan hanya dihargai hari ini, tapi juga dijaga sampai masa tua nanti.
Referensi
- https://www.hukumonline.com/klinik/a/aturan-pensiun-pegawai-bumn-lt51187e5c775a6/
- https://narasi.tv/read/narasi-daily/apakah-karyawan-bumn-dapat-pensiunan-ini-dasar-hukum-dan-aturannya
- https://jadibumn.id/apakah-pegawai-bumn-dapat-pensiunan/
- https://dealls.com/pengembangan-karir/batas-umur-bumn
Testimoni jadiBUMN




Program Premium Bimbel jadiBUMN 2025
“Semakin sering latihan soal akan semakin terbiasa, semakin cepat, semakin teliti dan semakin tepat mengerjakan soal-soal Rekrutmen BUMN 2025 ” 🌟
Kunci sukses Tes Rekrutmen BUMN adalah membiasakan diri mengerjakan ribuan tipe soal Tes Rekrutmen BUMN seperti anak bayi yang belajar berjalan terasa berat diawal dan akan terbiasa bila terus dilatih hingga bisa berlari kencang.


📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi jadiBUMN: Temukan aplikasi jadiBUMN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun jadiBUMN Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELBUMN” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES163797”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.