Arti AKHLAK dalam BUMN sangatlah penting. Ini menjadi core value atau budaya kerja yang sangat melekat bagi BUMN, termasuk juga para pegawai dan seluruh orang yang terlibat di dalamnya. Arti AKHLAK dalam BUMN tidak bisa dimaknai hanya sebagai selogan semata, melainkan ada makna mendalam yang wajib kamu tahu!
Latar Belakang Lahirnya Nilai AKHLAK

BUMN (Badan Usaha Milik Negara) sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia memiliki peran vital dalam pembangunan nasional. Dengan misi besar tersebut, transformasi budaya kerja menjadi kebutuhan mendesak untuk mendorong efisiensi, inovasi, dan pelayanan publik yang unggul. Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian BUMN meluncurkan nilai-nilai utama budaya kerja bernama AKHLAK.
Nilai AKHLAK diresmikan oleh Kementerian BUMN melalui Surat Edaran Menteri BUMN No. SE-7/MBU/07/2020 pada tanggal 1 Juli 2020. AKHLAK ditetapkan sebagai nilai dasar (core values) yang harus diterapkan oleh seluruh BUMN dan anak perusahaannya. Penetapan ini dilakukan sebagai bagian dari agenda transformasi BUMN dalam menciptakan budaya kerja yang adaptif, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Tujuan utama penetapan AKHLAK adalah menyelaraskan budaya kerja di seluruh entitas BUMN, meningkatkan integritas serta meningkatkan daya saing global. Dalam jangka panjang, penerapan nilai-nilai AKHLAK diharapkan akan menjadi fondasi perilaku yang memperkuat tata kelola perusahaan dan membentuk karakter SDM unggul.
Arti AKHLAK dalam BUMN

AKHLAK bukan sekadar inisiatif sesaat, melainkan sebuah gerakan budaya yang diharapkan menjadi identitas BUMN Indonesia. Dalam konteks global, nilai-nilai AKHLAK dapat menjadi keunggulan kompetitif karena menanamkan etika, profesionalisme, dan semangat inovasi dalam DNA organisasi.
AKHLAK adalah akronim dari enam nilai inti, yaitu:
- Amanah – Memegang teguh kepercayaan yang diberikan.
- Kompeten – Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.
- Harmonis – Saling peduli dan menghargai perbedaan.
- Loyal – Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
- Adaptif – Terus berinovasi dan antusias dalam menghadapi perubahan.
- Kolaboratif – Membangun kerja sama yang sinergis.
Setiap nilai ini tidak hanya sekadar jargon, melainkan menjadi pedoman perilaku (behavioral indicators) yang harus diwujudkan dalam setiap tindakan karyawan BUMN.
Tujuan AKHLAK dalam BUMN
AKHLAK adalah nilai dasar yang menjadi pedoman perilaku dan budaya kerja di perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Setiap karyawan BUMN diharapkan dapat menginternalisasi nilai-nilai ini dalam keseharian mereka, baik dalam bekerja maupun berinteraksi dengan sesama. AKHLAK merupakan akronim yang terdiri dari enam nilai utama, yaitu: Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Tujuan dari penerapan AKHLAK dalam BUMN adalah untuk memastikan bahwa perusahaan BUMN tidak hanya menghasilkan produk atau layanan yang berkualitas, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan berintegritas.
1. Amanah: Menjaga Integritas dan Tanggung Jawab
Nilai “Amanah” bertujuan untuk memastikan setiap individu di lingkungan BUMN memiliki integritas tinggi dan dapat dipercaya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Seorang pegawai yang amanah selalu berusaha untuk bertindak sesuai dengan prinsip kejujuran, keadilan, dan tidak menyalahgunakan wewenangnya.
2. Kompeten: Mengembangkan Keterampilan dan Kemampuan
Kompeten mengajak karyawan BUMN untuk terus mengembangkan diri agar dapat bekerja dengan kualitas tinggi. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa setiap pegawai memiliki keahlian dan pengetahuan yang memadai sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban.
3. Harmonis: Membangun Kerja Sama yang Sehat dan Bersinergi
Nilai harmoni bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, saling menghargai, dan penuh dengan kerja sama yang produktif antar pegawai. Semua pegawai diharapkan untuk dapat bekerja dalam suasana yang positif dan mendukung satu sama lain.
4. Loyal: Berkomitmen pada Perusahaan dan Negara
Loyalitas adalah nilai yang mengajak karyawan untuk berkomitmen penuh pada perusahaan serta mendukung visi dan misi BUMN untuk kemajuan negara. Pegawai yang loyal tidak hanya bekerja dengan semangat tinggi, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap kemajuan perusahaan dalam jangka panjang.
5. Adaptif: Mampu Beradaptasi dengan Perubahan
Nilai adaptif bertujuan untuk mempersiapkan karyawan BUMN agar selalu siap menghadapi perubahan di dunia kerja, teknologi, atau lingkungan eksternal yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
6. Kolaboratif: Meningkatkan Kerja Sama Antar Individu dan Lintas Fungsi
Nilai kolaboratif bertujuan untuk mendorong pegawai BUMN bekerja sama secara efektif dalam tim, lintas departemen, maupun dengan pihak luar yang terkait, seperti pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi adalah kunci untuk mengoptimalkan hasil yang dicapai oleh perusahaan.
Baca juga : Contoh BUMN di Bidang Industri Ternyata Ada Banyak!
Tantangan Implementasi AKHLAK dalam BUMN

Nilai-nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dicanangkan oleh Kementerian BUMN sebagai core values yang wajib diterapkan oleh seluruh pegawai BUMN dan anak perusahaannya. Tujuan utamanya adalah untuk membentuk budaya kerja profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap dinamika bisnis nasional dan global.
Meskipun telah menjadi standar budaya kerja sejak diluncurkan pada Juli 2020 melalui Surat Edaran Menteri BUMN Nomor: SE-7/MBU/07/2020, penerapannya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan. Berikut adalah penjabaran mendalam mengenai hambatan dan kendala utama dalam mengimplementasikan nilai AKHLAK di lingkungan BUMN:
1. Perbedaan Budaya Organisasi Antara BUMN
BUMN terdiri dari berbagai sektor industri seperti energi, infrastruktur, jasa keuangan, manufaktur, dan lainnya. Setiap sektor ini memiliki karakteristik, tradisi, dan budaya kerja yang berbeda-beda. Hal ini membuat proses internalisasi nilai AKHLAK tidak selalu berjalan seragam.
Contoh tantangan:
- Di perusahaan jasa keuangan, penerapan “Amanah” bisa lebih terstruktur karena tingginya standar tata kelola keuangan.
- Namun, di sektor industri atau konstruksi, nilai seperti “Harmonis” dan “Kolaboratif” bisa sulit diwujudkan karena tekanan kerja yang tinggi dan struktur organisasi yang hierarkis.
2. Resistensi terhadap Perubahan Budaya Kerja
Sebagian besar karyawan BUMN sudah bekerja selama puluhan tahun dengan sistem dan nilai lama. Perubahan menuju budaya kerja baru berbasis AKHLAK sering kali dianggap hanya sebagai proyek sesaat atau formalitas tanpa makna mendalam.
Dampaknya:
- Implementasi nilai AKHLAK hanya sebatas simbolik, misalnya dipajang dalam bentuk poster tanpa diintegrasikan dalam perilaku sehari-hari.
- Adanya “cultural lag”, yakni kesenjangan antara perubahan struktur formal dengan praktik kerja aktual.
3. Kurangnya Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Berbasis AKHLAK
Salah satu tantangan besar adalah belum menyeluruhnya integrasi nilai AKHLAK dalam sistem penilaian kinerja (performance management). Banyak perusahaan BUMN belum menjadikan AKHLAK sebagai indikator utama dalam promosi jabatan, pemberian bonus, maupun rotasi.
Konsekuensinya:
- Karyawan yang menunjukkan nilai AKHLAK belum tentu mendapatkan apresiasi yang setara dengan yang berorientasi pada hasil bisnis semata.
- Sulit mengukur dampak nyata penerapan AKHLAK karena tidak terkuantifikasi dengan baik dalam KPI.
4. Kurangnya Role Model atau Figur Teladan di Level Atas
Keberhasilan transformasi budaya sangat bergantung pada keteladanan dari pimpinan perusahaan. Jika pimpinan tidak menunjukkan nilai AKHLAK dalam praktik kerja sehari-hari, maka sulit bagi bawahan untuk menginternalisasinya dengan serius.
Situasi di lapangan:
- Ada pimpinan yang masih berperilaku otoriter atau kurang terbuka terhadap kritik, padahal nilai “Harmonis” dan “Kolaboratif” menuntut inklusivitas.
- Pelaksanaan nilai “Amanah” akan gagal jika masih ada praktik manipulasi data atau penyalahgunaan wewenang di kalangan pejabat BUMN.
5. Inkonsistensi dalam Diseminasi Nilai AKHLAK di Unit-Unit Daerah
BUMN besar biasanya memiliki cabang atau unit kerja di berbagai daerah. Sayangnya, tidak semua unit mendapatkan pelatihan dan pengawasan yang setara dalam hal penerapan nilai AKHLAK.
Risiko yang muncul:
- Penerapan nilai hanya terfokus di kantor pusat.
- Terjadi kesenjangan nilai antara pusat dan daerah, yang dapat memicu konflik atau mispersepsi budaya kerja.
6. Kurangnya Integrasi dengan Sistem Digital dan Inovasi Teknologi
Di era digitalisasi, nilai AKHLAK harus diterjemahkan ke dalam sistem dan proses kerja digital, seperti dalam pelayanan publik berbasis teknologi, proses rekrutmen online, hingga manajemen data.
Contoh tantangan:
- Perusahaan belum memiliki indikator digital yang mengukur “Loyalitas” dan “Adaptif” secara real-time.
- Sistem informasi manajemen SDM belum sepenuhnya dirancang untuk mendeteksi dan menguatkan perilaku AKHLAK.
Implementasi nilai AKHLAK dalam BUMN bukan sekadar program sosialisasi budaya kerja, melainkan bagian dari transformasi menyeluruh terhadap cara berpikir, bertindak, dan mengambil keputusan di seluruh lini organisasi. Meski tantangannya besar, keberhasilan penerapannya akan berdampak langsung pada reputasi, kinerja, dan keberlanjutan BUMN itu sendiri.
Baca juga : Ternyata Ini Dia Perusahaan Yang Termasuk Contoh BUMN!
Untuk kamu yang ingin bergabung bersama BUMN 2025, kamu bisa latihan mulai dari sekarang. Agar persiapanmu semakin optimal, yuk gabung di Bimbel JadiBUMN! Dapatkan materi lengkap, latihan soal, dan bimbingan dari para mentor berpengalaman yang siap membantumu menghadapi setiap tahapan seleksi BUMN.
Testimoni jadiBUMN




Program Premium Bimbel jadiBUMN 2025
“Semakin sering latihan soal akan semakin terbiasa, semakin cepat, semakin teliti dan semakin tepat mengerjakan soal-soal Rekrutmen BUMN 2025 ” 🌟
Kunci sukses Tes Rekrutmen BUMN adalah membiasakan diri mengerjakan ribuan tipe soal Tes Rekrutmen BUMN seperti anak bayi yang belajar berjalan terasa berat diawal dan akan terbiasa bila terus dilatih hingga bisa berlari kencang.
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi jadiBUMN: Temukan aplikasi jadiBUMN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun jadiBUMN Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELBUMN” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES163797”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
Mau berlatih Soal-soal Rekrutmen BUMN? Ayoo segera gabung sekarang juga!! GRATISSS
Sumber:
- https://www.instagram.com/kementerianbumn?igsh=YWRrMjlpNjRjNTZj
- https://jadibumn.id/
- https://rekrutmenbersama2025.fhcibumn.id/
- https://www.bumn.go.id/
- https://fhcibumn.com/



