Banyak yang penasaran, sebenarnya berapa gaji komisaris Pelindo? Pertanyaan ini sering muncul karena posisi tersebut berada di pucuk manajemen dan memegang peranan penting dalam pengawasan perusahaan pelat merah. Tak heran kalau rasa ingin tahu soal berapa gaji komisaris Pelindo makin ramai dibicarakan, apalagi di tengah sorotan publik terhadap transparansi BUMN.
Penetapan Gaji dan Honorarium Komisaris Pelindo
Honorarium bagi anggota Dewan Komisaris Pelindo ditentukan oleh hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yang menjadi salah satu forum untuk memutuskan kebijakan penting dalam pengelolaan perusahaan, termasuk struktur remunerasi bagi pejabat perusahaan. Peraturan yang mengatur besaran remunerasi komisaris BUMN juga mengacu pada ketentuan Menteri BUMN yang mengatur standar remunerasi untuk pejabat BUMN.
Gaji komisaris Pelindo dihitung dengan menggunakan formula yang mengacu pada besaran gaji Direksi Pelindo. Dalam struktur ini, Komisaris Utama (President Commissioner) akan menerima honorarium yang dihitung sebesar 45% dari gaji Direktur Utama. Sementara itu, anggota Dewan Komisaris lainnya mendapatkan honorarium yang setara dengan 90% dari honorarium Komisaris Utama.
Gaji dan Tunjangan Komisaris Pelindo
Berdasarkan laporan tahunan yang dipublikasikan oleh Pelindo, berikut adalah gambaran lebih rinci mengenai gaji dan tunjangan yang diterima oleh Komisaris Utama dan anggota Dewan Komisaris lainnya:
- Komisaris Utama (President Commissioner)
Honorarium Bulanan: Rp97.200.000
Tunjangan & Fasilitas: Rp19.440.000
Total Take-Home Pay: Rp116.640.000
Sebagai gambaran tahunan, Komisaris Utama berhak menerima total remunerasi sebesar Rp1,4 miliar per tahun, termasuk tunjangan. - Anggota Dewan Komisaris
Honorarium Bulanan: Rp87.480.000
Tunjangan & Fasilitas: Rp17.496.000
Total Take-Home Pay: Rp104.976.000
Anggota Dewan Komisaris lainnya memiliki total remunerasi tahunan sekitar Rp1,26 miliar.
Daftar Komponen Remunerasi Lainnya
Selain honorarium bulanan, Komisaris Pelindo juga memperoleh beberapa tunjangan dan fasilitas tambahan yang menjadi bagian dari paket remunerasi mereka. Ini termasuk:
1. Tunjangan Hari Raya (THR)
Tunjangan Hari Raya diberikan kepada Komisaris Pelindo pada setiap perayaan besar, seperti Idul Fitri, dan besarnya setara dengan satu kali honorarium bulanan.
2. Tunjangan Transportasi
Dalam rangka mendukung mobilitas dan kegiatan operasional para komisaris, Pelindo memberikan tunjangan transportasi. Biasanya, tunjangan transportasi ini besarnya sekitar 20% dari honorarium bulanan. Ini bertujuan untuk memfasilitasi perjalanan dinas komisaris dalam menjalankan tugas-tugas mereka.
3. Tunjangan Purna Jabatan
Setelah masa jabatan komisaris berakhir, mereka berhak menerima tunjangan purna jabatan yang berupa premi asuransi purna tugas. Premi ini mencakup asuransi kecelakaan kerja dan asuransi kematian yang diberikan untuk memberikan perlindungan di luar masa jabatan mereka.
4. Tantiem (Bonus Kinerja)
Selain gaji pokok dan tunjangan rutin, komisaris juga berhak menerima bonus tahunan yang disebut tantiem. Besaran bonus ini bergantung pada hasil kinerja perusahaan dan keputusan yang diambil dalam RUPS. Tantiem ini diberikan berdasarkan capaian kinerja perusahaan dan kontribusi para komisaris dalam mengawasi jalannya operasional Pelindo.
Sebagai contoh, pada tahun 2023, beberapa komisaris menerima tunjangan transportasi yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah per tahun. Selain itu, tunjangan purna jabatan juga memberikan manfaat jangka panjang bagi para komisaris yang telah selesai menjalani masa tugas mereka.
Perbandingan dengan Gaji Direksi Pelindo
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai struktur gaji di Pelindo, kita bisa membandingkan gaji Komisaris dengan gaji Direksi, khususnya Direktur Utama (CEO) Pelindo. Gaji Direktur Utama Pelindo pada umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan Komisaris, mencerminkan tanggung jawab dan peran strategis yang lebih besar dalam mengelola perusahaan.
Gaji bulanan Direktur Utama Pelindo berada pada kisaran Rp216 juta per bulan, dengan tunjangan sekitar Rp25 juta per bulan. Hal ini menunjukkan perbedaan signifikan antara gaji Direktur Utama dan Komisaris Utama, yang mendapatkan sekitar 45% dari gaji Direktur Utama.
Dengan perhitungan ini, dapat dilihat bahwa Komisaris Utama Pelindo, meskipun memiliki tanggung jawab pengawasan, mendapatkan honorarium yang lebih rendah dibandingkan dengan Direktur Utama, namun tetap berada dalam kategori yang sangat tinggi.
Transparansi dan Regulasi Remunerasi Komisaris Pelindo
Pelindo menegakkan prinsip transparansi dalam hal pengaturan gaji dan honorarium pejabat tinggi mereka, terutama dalam hal remunerasi Dewan Komisaris. Dalam rangka memenuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), struktur remunerasi ini diumumkan secara terbuka dalam laporan tahunan perusahaan yang bisa diakses oleh publik. Hal ini juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga akuntabilitas dan keterbukaan, yang menjadi sorotan publik.
Penyusunan gaji dan tunjangan komisaris Pelindo selalu mengacu pada peraturan pemerintah dan keputusan RUPS, yang bertujuan untuk memastikan bahwa remunerasi yang diberikan adalah adil dan wajar sesuai dengan tanggung jawab serta kontribusi mereka terhadap perusahaan.
Gaji dan honorarium yang diterima oleh Komisaris Pelindo menunjukkan besarnya penghargaan atas peran strategis mereka dalam menjaga kinerja perusahaan. Komisaris Utama mendapatkan total remunerasi bulanan sekitar Rp116,64 juta, sementara anggota Dewan Komisaris lainnya memperoleh sekitar Rp104,98 juta per bulan. Selain itu, mereka juga mendapatkan berbagai tunjangan dan fasilitas tambahan yang meningkatkan kesejahteraan mereka.
Melalui struktur remunerasi ini, Pelindo tidak hanya memberikan kompensasi yang kompetitif, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan pengelolaan tata kelola yang baik. Pembayaran yang tinggi bagi komisaris juga mencerminkan tanggung jawab besar yang mereka emban dalam mengawasi jalannya perusahaan yang bergerak di sektor strategis bagi perekonomian negara.
Dengan gambaran yang jelas mengenai struktur gaji dan honorarium komisaris ini, publik dapat memahami pentingnya peran Dewan Komisaris dalam menjaga integritas dan kinerja Pelindo sebagai BUMN yang memiliki dampak luas terhadap perekonomian Indonesia.
Referensi
- https://pelindomultiterminal.co.id/team
- https://ppid.pupuk-indonesia.com/storage/regulasi/f_1663299395.pdf
- https://gajimu.com/gaji/gaji-pejabat-negara-ri/gaji-direksi-bumn
- https://www.tempo.co/ekonomi/profil-julianto-sidarto-yang-jadi-komisaris-independen-airasia-berapa-gajinya–1221584
- https://jadibumn.id/berapa-gaji-bumn-pelindo-ketahui-nominalnya/
Testimoni jadiBUMN




Program Premium Bimbel jadiBUMN 2025
“Semakin sering latihan soal akan semakin terbiasa, semakin cepat, semakin teliti dan semakin tepat mengerjakan soal-soal Rekrutmen BUMN 2025 ” 🌟
Kunci sukses Tes Rekrutmen BUMN adalah membiasakan diri mengerjakan ribuan tipe soal Tes Rekrutmen BUMN seperti anak bayi yang belajar berjalan terasa berat diawal dan akan terbiasa bila terus dilatih hingga bisa berlari kencang.


📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi jadiBUMN: Temukan aplikasi jadiBUMN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun jadiBUMN Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELBUMN” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES163797”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.



