Wajib Tahu Contoh Penerapan Budaya AKHLAK BUMN!

Wajib Tahu Contoh Penerapan Budaya AKHLAK BUMN!

Contoh penerapan budaya AKHLAK BUMN dalam kehidupan sehari-hari ada banyak. Hal ini merupakan bentuk representatif bahwa nilai AKHLAK BUMN memang sudah seharusnya diterapkan secara nyata. Berikut ini ada beberapa contoh penerapan budaya AKHLAK BUMN di lingkungan bekerja BUMN.

Mengenal Budaya AKHLAK BUMN

Contoh penerapan budaya AKHLAK BUMN
Sumber : CNN Indonesia

Budaya kerja yang kuat dan berintegritas merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Di Indonesia, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menetapkan nilai-nilai utama yang dikenal dengan akronim AKHLAK sebagai pedoman perilaku dan budaya kerja di lingkungan BUMN.

AKHLAK merupakan singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi identitas dan perekat budaya kerja yang mendukung peningkatan kinerja secara berkelanjutan.​

Budaya AKHLAK diperkenalkan oleh Kementerian BUMN pada tahun 2020 sebagai upaya untuk menyatukan nilai-nilai dasar yang harus dimiliki oleh seluruh insan BUMN. Tujuan utama dari penerapan budaya AKHLAK adalah untuk menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas, profesional, dan kolaboratif, sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara.​

Setiap nilai dalam AKHLAK memiliki makna dan implementasi yang spesifik:​

  • Amanah: Memegang teguh kepercayaan yang diberikan.​
  • Kompeten: Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.
  • Harmonis: Saling peduli dan menghargai perbedaan.
  • Loyal: Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.​
  • Adaptif: Terus berinovasi dan antusias dalam menghadapi perubahan.
  • Kolaboratif: Membangun kerja sama yang sinergis.

Detail Nilai-Nilai AKHLAK dan Urgensinya

Contoh penerapan budaya AKHLAK BUMN
Sumber : Kumparan

Penerapan nilai AKHLAK tidak hanya berfungsi sebagai budaya internal perusahaan, tetapi juga menjadi standar seleksi rekrutmen dan arah pembentukan karakter SDM BUMN masa depan. Dengan kata lain, nilai AKHLAK adalah identitas moral dan profesional bagi seluruh pegawai BUMN.

1. Amanah

Poin pertama bermakna menjunjung tinggi integritas, kejujuran, dan tanggung jawab dalam setiap tindakan. Amanah mencerminkan kepercayaan yang diberikan kepada pegawai untuk mengelola sumber daya dan melayani kepentingan publik.

Dalam lingkup BUMN yang seringkali mengelola aset negara dan melayani masyarakat luas, prinsip ini menjadi fondasi utama agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang, kecurangan, atau korupsi. Seseorang yang amanah akan menjaga kepercayaan perusahaan dan publik.

Contoh Penerapan:

  • Pelaporan Keuangan Tanpa Manipulasi: Seorang staf keuangan di BUMN melaporkan kondisi keuangan sesuai data riil, tanpa menyembunyikan kekurangan atau melakukan markup anggaran.
  • Kepatuhan Terhadap SOP dan Regulasi: Karyawan proyek infrastruktur mengikuti semua prosedur pengadaan barang dan jasa sesuai peraturan pemerintah, tanpa melakukan praktik curang atau penyimpangan.
  • Menjaga Rahasia Perusahaan: Seorang pegawai TI tidak membocorkan data pelanggan ke pihak luar meskipun ditawari imbalan.

2. Kompeten

Artinya berarti harus terus belajar dan mengembangkan kapasitas untuk memberikan hasil kerja terbaik. Dunia usaha, termasuk BUMN, menghadapi tantangan yang cepat berubah — mulai dari digitalisasi, persaingan global, hingga krisis ekonomi.

Pegawai yang kompeten akan terus meningkatkan kualitas diri agar bisa menjawab tantangan tersebut secara adaptif dan inovatif. Kompetensi bukan hanya soal keterampilan teknis, tapi juga soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan.

Contoh Penerapan:

  • Mengikuti Pelatihan Berkala: Pegawai mengikuti pelatihan sertifikasi ISO, pelatihan digitalisasi, atau manajemen proyek untuk meningkatkan daya saing.
  • Belajar Teknologi Baru: Karyawan bagian IT mempelajari dan mengimplementasikan sistem ERP (Enterprise Resource Planning) yang lebih efisien bagi pengelolaan aset perusahaan.
  • Berinovasi di Tempat Kerja: Tim operasional di BUMN transportasi mengembangkan sistem antrian otomatis untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

3. Harmonis

Maknanya berarti harus saling menghargai, menjalin hubungan kerja yang baik, dan mengutamakan kerja sama. BUMN terdiri dari beragam individu dengan latar belakang budaya, suku, agama, dan pendidikan yang berbeda.

Nilai harmonis menjadi jembatan untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, sehat, dan produktif. Kerja tim yang harmonis juga mendorong sinergi antar unit dalam mencapai tujuan perusahaan.

Contoh Penerapan:

  • Membentuk Tim Kerja Lintas Generasi: Proyek dijalankan oleh tim yang terdiri dari pegawai senior dan milenial, menciptakan sinergi antara pengalaman dan inovasi.
  • Menghargai Perbedaan Budaya dan Agama: Perusahaan menyediakan ruang ibadah yang layak untuk semua agama serta menghormati hari besar keagamaan seluruh karyawan.
  • Memberikan Dukungan kepada Rekan yang Kesulitan: Rekan kerja yang sakit atau mengalami bencana pribadi mendapatkan dukungan moral dan bantuan dari unit kerja.

4. Loyal

Artinya harus bisa berdedikasi dan menempatkan kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi atau golongan. Loyalitas bukan sekadar bekerja dalam jangka panjang, tapi juga menunjukkan komitmen terhadap visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan.

Pegawai yang loyal akan bekerja dengan sepenuh hati dan tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan eksternal yang bisa merugikan BUMN. Dalam konteks nasional, loyalitas juga berarti mendukung BUMN dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Contoh penerapan:

  • Menjaga rahasia perusahaan.
  • Siap menjalankan tugas di berbagai wilayah kerja.
  • Mendukung kebijakan perusahaan meski menghadapi tantangan pribadi.

5. Adaptif

Poin ini bermakna terbuka terhadap perubahan dan mampu berinovasi untuk menghadapi tantangan zaman. Di era digital dan disrupsi teknologi menuntut setiap pegawai memiliki mentalitas yang siap berubah.

Pegawai adaptif tidak menolak perubahan, tetapi justru melihatnya sebagai peluang. BUMN saat ini sedang melakukan transformasi besar-besaran, termasuk digitalisasi dan pengembangan bisnis global. Tanpa SDM yang adaptif, transformasi ini akan terhambat.

Contoh penerapan:

  • Bersedia belajar teknologi baru.
  • Menerima perubahan struktur kerja atau sistem.
  • Mampu mengubah cara kerja untuk efisiensi.

6. Kolaboratif

Maknanya kita harus saling bekerja sama, berbagi pengetahuan, dan membangun sinergi dengan berbagai pihak. Kolaborasi adalah kunci keberhasilan organisasi besar seperti BUMN yang terdiri dari banyak entitas anak usaha.

Budaya kolaboratif mendorong percepatan proyek strategis, penyelesaian masalah yang kompleks, dan inovasi lintas unit atau bahkan lintas BUMN. Pegawai kolaboratif tidak bekerja secara egois, tapi mampu menjadi bagian dari solusi bersama.

Contoh penerapan:

  • Menginisiasi proyek lintas departemen.
  • Terbuka terhadap masukan dari rekan kerja.
  • Mendukung keberhasilan tim, bukan hanya individu.
Baca juga : Contoh ID Card BUMN Ternyata Begini! Cek Yuk!

Tantangan dalam Penerapan Budaya AKHLAK BUMN

Contoh penerapan budaya AKHLAK BUMN
Sumber : Distrik News

Sejak diluncurkannya nilai-nilai inti AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) oleh Kementerian BUMN pada 1 Juli 2020, seluruh perusahaan BUMN diinstruksikan untuk menjadikan AKHLAK sebagai budaya kerja bersama. Meskipun upaya ini merupakan langkah strategis dalam membangun integritas dan daya saing perusahaan negara, implementasinya di lapangan tidaklah mudah. Berikut adalah tantangan-tantangan yang umum dihadapi dalam penerapan budaya AKHLAK:

1. Resistensi terhadap Perubahan Budaya Organisasi

Salah satu tantangan terbesar adalah resistensi internal, terutama dari karyawan yang sudah lama bekerja dan terbiasa dengan pola kerja lama. Mereka cenderung merasa tidak nyaman atau skeptis terhadap perubahan nilai yang dipandang sebagai formalitas belaka.

Budaya kerja yang sudah mengakar selama bertahun-tahun sulit diganti secara instan. Banyak pegawai yang merasa bahwa nilai-nilai seperti AKHLAK hanya menjadi jargon atau simbolik tanpa dampak nyata. Apalagi jika manajemen puncak sendiri tidak memberi contoh langsung dalam penerapannya. Hal ini bisa menghambat internalisasi nilai AKHLAK secara menyeluruh.

2. Kurangnya Pemahaman yang Mendalam terhadap Makna AKHLAK

Sebagian pegawai tidak benar-benar memahami esensi dari setiap elemen dalam nilai AKHLAK. Banyak yang menghafal akronimnya tetapi tidak mampu menerjemahkannya dalam tindakan sehari-hari.

Nilai-nilai seperti Amanah dan Kompeten sering diartikan secara dangkal, misalnya hanya sebatas bekerja dengan jujur atau mampu menjalankan tugas. Padahal, AKHLAK menuntut integritas dalam proses kerja, semangat belajar berkelanjutan, kemampuan beradaptasi, serta kolaborasi lintas fungsi dan generasi. Tanpa pemahaman yang kuat dan pembinaan berkelanjutan, nilai-nilai ini tidak akan membentuk perilaku yang diharapkan.

3. Kurangnya Keteladanan dari Pimpinan

Budaya organisasi sangat dipengaruhi oleh perilaku pemimpin. Jika pimpinan tidak menunjukkan sikap sesuai AKHLAK, maka nilai ini sulit diterapkan secara konsisten oleh bawahan.

Contoh sederhana, jika pimpinan tidak terbuka terhadap masukan (bertentangan dengan nilai Harmonis dan Kolaboratif), maka budaya kerja yang sehat tidak akan berkembang. Begitu pula jika atasan lebih mementingkan loyalitas pribadi daripada profesionalisme (bertentangan dengan nilai Kompeten dan Amanah). Keteladanan manajerial adalah syarat utama keberhasilan internalisasi nilai AKHLAK di semua level organisasi.

4. Tantangan dalam Mengintegrasikan AKHLAK dengan Sistem SDM

Masalah:
Banyak BUMN belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai AKHLAK ke dalam sistem manajemen SDM, seperti rekrutmen, penilaian kinerja, promosi, dan pelatihan.

Penjelasan:
Jika AKHLAK tidak dijadikan indikator utama dalam proses rekrutmen atau promosi, maka implementasinya akan bersifat seremonial. Misalnya, seorang pegawai yang tidak menunjukkan sikap Adaptif atau Kolaboratif tetap bisa naik jabatan hanya karena masa kerja atau relasi personal. Ini merusak komitmen institusional terhadap budaya AKHLAK. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memasukkan indikator perilaku berbasis AKHLAK ke dalam KPI (Key Performance Indicators) dan sistem reward-punishment.

5. Ketimpangan Implementasi antar Unit dan Wilayah

Implementasi nilai AKHLAK sering kali tidak merata. Kantor pusat mungkin sudah menjalankan nilai-nilai tersebut dengan baik, tetapi kantor cabang atau unit di daerah masih tertinggal.

Hal ini bisa terjadi karena perbedaan kapasitas SDM, kurangnya pengawasan, atau lemahnya sistem pelaporan dan pengukuran budaya kerja. Tanpa mekanisme monitoring dan evaluasi (MONEV) yang baik, penerapan budaya AKHLAK bisa bersifat parsial dan tidak berdampak luas pada performa organisasi secara keseluruhan.

6. Budaya Hierarkis yang Menghambat Kolaborasi

Beberapa BUMN masih memiliki struktur organisasi yang sangat hierarkis. Kondisi ini sering menghambat nilai Kolaboratif dan Adaptif, terutama dalam pengambilan keputusan atau diskusi lintas divisi.

Karyawan level bawah sering merasa tidak punya ruang untuk menyampaikan ide atau inovasi karena takut melanggar jalur birokrasi. Padahal, AKHLAK menuntut adanya ruang dialog, sinergi lintas unit, dan keberanian untuk berubah. Ketika organisasi tidak memberikan ruang aman untuk berkolaborasi secara horizontal, maka nilai-nilai tersebut hanya akan hidup di atas kertas.

7. Penilaian Budaya yang Belum Terukur Secara Objektif

Sebagian besar pengukuran implementasi budaya AKHLAK masih bersifat kualitatif atau berbasis persepsi, bukan data kuantitatif yang objektif.

Tanpa alat ukur budaya kerja yang terstandardisasi, perusahaan sulit mengidentifikasi gap antara nilai yang diharapkan dan kenyataan di lapangan. Akibatnya, perbaikan budaya tidak berbasis data dan hanya menjadi kampanye internal yang tidak berkelanjutan.

Baca juga : Berikut Adalah Contoh Badan Usaha yang Termasuk BUMN!

Untuk kamu yang ingin bergabung bersama BUMN 2025, kamu bisa latihan mulai dari sekarang. Agar persiapanmu semakin optimal, yuk gabung di Bimbel JadiBUMN! Dapatkan materi lengkap, latihan soal, dan bimbingan dari para mentor berpengalaman yang siap membantumu menghadapi setiap tahapan seleksi BUMN.

Testimoni jadiBUMN

Slide
previous arrow
next arrow

Program Premium Bimbel jadiBUMN 2025

Semakin sering latihan soal akan semakin terbiasa, semakin cepat, semakin teliti dan semakin tepat mengerjakan soal-soal Rekrutmen BUMN 2025 ” 🌟

Kunci sukses Tes Rekrutmen BUMN adalah membiasakan diri mengerjakan ribuan tipe soal Tes Rekrutmen BUMN seperti anak bayi yang belajar berjalan terasa berat diawal dan akan terbiasa bila terus dilatih hingga bisa berlari kencang.

Cover Slidder JadiBUMN 2026
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi jadiBUMN: Temukan aplikasi jadiBUMN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun jadiBUMN Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELBUMN” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES163797”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Mau berlatih Soal-soal Rekrutmen BUMN? Ayoo segera gabung sekarang juga!! GRATISSS

Sumber:

  1. https://www.instagram.com/kementerianbumn?igsh=YWRrMjlpNjRjNTZj
  2. https://jadibumn.id/
  3. https://rekrutmenbersama2025.fhcibumn.id/
  4. https://www.bumn.go.id/
  5. https://fhcibumn.com/
  6. https://www.posindonesia.co.id/en/articles/detail/komitmen-penerapan-budaya-akhlak-di-pt-pos-indonesia-persero?

Bagikan :

Artikel CPNS Lainnya :

Siap Hadapi Tes BUMN

Dapatkan arahan belajar sesuai target instansi BUMN yang ingin kamu tuju.

Coba Journey JadiBUMN

Coba gratis Journey JadiBUMN untuk strategi lolos RBB BUMN yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pejuang RBB BUMN

Mulai Perjalanan Belajar RBB BUMN Sekarang