SKCK Untuk BUMN Polsek Atau Polres

SKCK Untuk BUMN Polsek Atau Polres – Yuk, Pelajari Persyaratan dan Dokumen yang Diperlukan untuk SKCK BUMN: Polsek atau Polres?

SKCK Untuk BUMN Polsek Atau Polres – Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan salah satu dokumen penting. Yang sering kali diminta dalam proses perekrutan di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). SKCK adalah bukti bahwa seseorang tidak memiliki catatan kriminal atau kasus hukum yang masih berjalan. Namun, seringkali terjadi kebingungan di kalangan masyarakat terkait dari mana sebaiknya mengurus SKCK untuk keperluan penerimaan di BUMN. Apakah di Polsek (Polisi Sektor) atau Polres (Kepolisian Resort). Dalam artikel ini, mari kita pelajari persyaratan dan dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan SKCK. Untuk keperluan BUMN dan apakah harus melalui Polsek atau Polres.

Perbedaan Antara Polsek dan Polres

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai proses pengurusan SKCK, penting untuk memahami perbedaan antara Polsek dan Polres. Polsek, atau yang biasa disebut Polisi Sektor, merupakan unit kepolisian yang bertugas di tingkat kecamatan. Setiap kecamatan memiliki satu atau beberapa Polsek yang bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban di wilayah kecamatan tersebut. Sedangkan Polres, atau Kepolisian Resort, adalah unit kepolisian yang bertanggung jawab atas wilayah kabupaten atau kota. Polres memiliki cakupan yang lebih luas dan biasanya memiliki berbagai divisi, seperti kejahatan, penyelidikan, dan lalu lintas.

Persyaratan Umum untuk Mendapatkan SKCK

Sebelum membahas apakah SKCK harus dikeluarkan oleh Polsek atau Polres untuk keperluan BUMN. Mari kita terlebih dahulu memahami persyaratan umum yang biasanya diperlukan untuk mendapatkan SKCK. Persyaratan ini dapat sedikit bervariasi tergantung pada kebijakan masing-masing kepolisian daerah, namun secara umum, persyaratan yang sering diminta adalah sebagai berikut:

  1. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk): Sebagai bukti identitas, fotokopi KTP biasanya diperlukan untuk mengurus SKCK.
  2. Pas Foto Terbaru: Pas foto berukuran sesuai dengan ketentuan yang berlaku biasanya diperlukan untuk melengkapi formulir permohonan SKCK.
  3. Bukti Pembayaran: Beberapa kepolisian mungkin meminta bukti pembayaran biaya administrasi untuk pengurusan SKCK.
  4. Surat Permohonan: Biasanya diperlukan surat permohonan pengurusan SKCK yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) atau Kapolres.
  5. Tanda Bukti Pendaftaran Online (Jika Ada): Beberapa kepolisian mungkin mewajibkan untuk mendaftar secara online sebelum mengurus SKCK secara langsung.

Selain persyaratan di atas, calon pemohon SKCK juga biasanya diminta untuk datang secara langsung ke kantor Polsek atau Polres. Yang bertanggung jawab atas wilayah tempat tinggalnya untuk mengisi formulir permohonan dan melengkapi proses administrasi lainnya.

SKCK untuk Keperluan BUMN: Polsek atau Polres?

Kembali kepada pertanyaan pokok dalam artikel ini, di mana sebaiknya mengurus SKCK untuk keperluan BUMN, apakah di Polsek atau Polres? Jawabannya adalah tergantung pada kebijakan masing-masing BUMN. Sebagian besar BUMN memiliki kebijakan tersendiri terkait pengurusan SKCK. Dan beberapa di antaranya mungkin memiliki preferensi tertentu terkait dari mana SKCK tersebut dikeluarkan.

Sebagai aturan umum, baik Polsek maupun Polres dapat menerbitkan SKCK untuk keperluan BUMN. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Wilayah Penugasan BUMN: Jika BUMN tersebut memiliki wilayah operasi di suatu kecamatan atau kota tertentu, biasanya SKCK dapat dikeluarkan oleh Polsek di wilayah tersebut. Namun, jika BUMN tersebut memiliki operasi yang meluas dan berada di beberapa wilayah, SKCK mungkin dapat dikeluarkan oleh Polres yang bertanggung jawab atas wilayah tersebut.
  2. Kebijakan Internal BUMN: Beberapa BUMN mungkin memiliki kebijakan internal yang menetapkan bahwa SKCK harus dikeluarkan oleh Polsek atau Polres tertentu. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kebijakan BUMN tersebut sebelum mengurus SKCK.
  3. Pengalaman Individu: Terkadang, pengalaman individu dalam mengurus SKCK dapat berbeda-beda tergantung pada lokasi dan kebijakan setempat. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan pihak yang berwenang atau pihak HRD di BUMN terkait untuk mendapatkan informasi yang akurat dan tepat.

Langkah-Langkah Pengurusan SKCK

Setelah mengetahui apakah SKCK harus dikeluarkan oleh Polsek atau Polres untuk keperluan BUMN, berikut adalah langkah-langkah umum yang dapat diikuti untuk mengurus SKCK:

  1. Konsultasikan dengan BUMN: Pertama-tama, pastikan untuk berkonsultasi dengan pihak yang berwenang di BUMN terkait untuk mengetahui persyaratan dan prosedur yang harus diikuti untuk pengurusan SKCK.
  2. Siapkan Dokumen yang Diperlukan: Siapkan semua dokumen yang diperlukan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Polsek atau Polres setempat.
  3. Datang ke Kantor Polsek atau Polres: Datang secara langsung ke kantor Polsek atau Polres yang bertanggung jawab atas wilayah tempat tinggal Anda untuk mengisi formulir permohonan SKCK dan melengkapi proses administrasi lainnya.
  4. Lengkapi Proses Administrasi: Ikuti petunjuk dari petugas kepolisian untuk melengkapi proses administrasi, seperti pembayaran biaya administrasi dan pengambilan sidik jari.
  5. Tunggu Proses Verifikasi: Setelah mengajukan permohonan, Anda perlu menunggu proses verifikasi dan penerbitan SKCK oleh pihak kepolisian. Waktu yang dibutuhkan untuk proses ini dapat bervariasi tergantung pada kebijakan dan kapasitas pihak kepolisian setempat.
  6. Ambil SKCK: Setelah SKCK selesai diproses, Anda dapat mengambilnya langsung dari kantor Polsek atau Polres dengan membawa tanda bukti pengajuan dan identitas diri yang sah.

Kesimpulan

SKCK adalah salah satu dokumen penting yang sering diminta dalam proses perekrutan di perusahaan BUMN. Meskipun terdapat kebingungan di kalangan masyarakat terkait dari mana sebaiknya mengurus SKCK untuk keperluan BUMN, baik Polsek maupun Polres dapat menerbitkan SKCK sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Penting untuk berkonsultasi dengan pihak yang berwenang di BUMN terkait dan mengikuti prosedur yang berlaku untuk memastikan pengurusan SKCK berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Semoga artikel ini dapat membantu Anda memahami lebih lanjut mengenai proses pengurusan SKCK untuk keperluan BUMN.

Testimoni jadiBUMN

Slide
Slide
Slide
Slide
previous arrow
next arrow

Program Premium Bimbel jadiBUMN 2024

Semakin sering latihan soal akan semakin terbiasa, semakin cepat, semakin teliti dan semakin tepat mengerjakan soal-soal Rekrutmen BUMN 2024 ” 🌟

Kunci sukses Tes Rekrutmen BUMN adalah membiasakan diri mengerjakan ribuan tipe soal Tes Rekrutmen BUMN seperti anak bayi yang belajar berjalan terasa berat diawal dan akan terbiasa bila terus dilatih hingga bisa berlari kencang.

Slide
Slide
Slide
Slide
Slide
Slide
Slide
Slide
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi jadiBUMN: Temukan aplikasi jadiBUMN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun jadiBUMN Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BUMN2024” untuk mendapat diskon sebesar Rp 20,000.
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES163797”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Mau berlatih Soal-soal Rekrutmen BUMN? Ayoo segera gabung sekarang juga!! GRATISSS

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *