Daftar 4 Bank Milik BUMN yang Tergabung dalam Himbara

Bank BUMN mempunyai peran penting dalam menyediakan layanan keuangan, menyalurkan kredit, mendukung pembiayaan pembangunan, serta menjalankan program pemerintah.

Layanannya tidak hanya ditujukan kepada instansi negara, tetapi juga dapat digunakan oleh masyarakat umum, pelaku UMKM, perusahaan, dan investor.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025, BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki Negara Republik Indonesia melalui penyertaan langsung atau badan usaha yang di dalamnya terdapat hak istimewa milik negara. Hak tersebut antara lain dapat diwujudkan melalui kepemilikan saham Seri A Dwiwarna.

Pertanyanya bank bumn apa saja? per Agustus 2026, bank yang berstatus Persero dapat dirangkum menjadi lima perusahaan, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan Bank Syariah Indonesia.

Baca juga: Strategi Lolos Tes Psikotes Rekrutmen BUMN

Daftar Bank BUMN Terbaru

bank bumn apa saja
sumber gambar nusamandiri.ac.id
No.Nama bankNama resmi perusahaanKode sahamJenis layanan utama
1Bank MandiriPT Bank Mandiri (Persero) TbkBMRIPerbankan konvensional
2Bank Rakyat IndonesiaPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TbkBBRIPerbankan konvensional
3Bank Negara IndonesiaPT Bank Negara Indonesia (Persero) TbkBBNIPerbankan konvensional
4Bank Tabungan NegaraPT Bank Tabungan Negara (Persero) TbkBBTNPerbankan konvensional
5Bank Syariah IndonesiaPT Bank Syariah Indonesia (Persero) TbkBRISPerbankan syariah

Bank bumn apa saja? Kelima bank tersebut merupakan perusahaan terbuka yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia. Kode saham BMRI, BBRI, BBNI, BBTN, dan BRIS digunakan untuk mengidentifikasi saham masing-masing bank di pasar modal.

1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 1998. Bank ini terbentuk sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan pemerintah dan kemudian menjadi perusahaan terbuka dengan kode saham BMRI.

Bank Mandiri menyediakan layanan bagi nasabah perseorangan, UMKM, perusahaan, hingga lembaga. Produk dan layanannya mencakup tabungan, giro, deposito, kartu kredit, kredit konsumer, pembiayaan bisnis, layanan investasi, transaksi internasional, serta layanan perbankan digital.

2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Bank Rakyat Indonesia atau BRI merupakan bank milik negara yang menyediakan layanan untuk nasabah individu, pelaku usaha, UMKM, dan perusahaan. Setelah sebagian sahamnya ditawarkan kepada masyarakat pada 2003, nama resminya menjadi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan kode saham BBRI.

Layanan BRI meliputi tabungan, deposito, giro, kredit usaha, kredit konsumer, kartu debit, kartu kredit, layanan remitansi, serta transaksi digital melalui BRImo. BRI juga menyediakan kategori produk khusus untuk usaha mikro, kecil, dan menengah.

3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

Bank Negara Indonesia atau BNI didirikan pada 5 Juli 1946. Pada awal pendiriannya, BNI sempat menjalankan fungsi sebagai bank sentral sebelum kemudian ditetapkan menjadi bank umum milik negara. BNI juga tercatat sebagai BUMN pertama yang menjadi perusahaan publik pada 1996.

Saat ini BNI beroperasi sebagai bank umum dengan kode saham BBNI. Produk yang tersedia meliputi simpanan, kredit konsumer, pembiayaan usaha, kartu kredit, pengelolaan kekayaan, layanan transaksi perusahaan, serta perbankan digital.

BNI juga mempunyai jaringan internasional untuk mendukung transaksi perdagangan, investasi, remitansi, dan kebutuhan nasabah di luar negeri. Visi perusahaan menempatkan BNI sebagai lembaga keuangan global yang mengutamakan inovasi dan kinerja berkelanjutan.

Baca juga: Cara Menyusun CV dan Persiapan Wawancara BUMN

4. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Bank Tabungan Negara atau BTN merupakan bank BUMN yang dikenal melalui layanan pembiayaan perumahan. Cikal bakalnya berasal dari Postspaarbank yang berdiri pada 1897. Nama Bank Tabungan Negara digunakan sejak 1963, sedangkan pada 1974 pemerintah menunjuk BTN sebagai institusi penyalur Kredit Pemilikan Rumah.

BTN resmi menjadi perusahaan terbuka pada 2009 dengan kode saham BBTN. Bank ini menyediakan tabungan, giro, deposito, kredit konsumer, layanan bisnis, serta berbagai produk pembiayaan perumahan.

Fokus BTN tidak terbatas pada pembelian rumah oleh konsumen. BTN juga menyediakan pembiayaan untuk pengembang, pembangunan proyek perumahan, pembelian lahan, serta program pembiayaan perumahan yang bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga lain.

5. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk

Bank Syariah Indonesia atau BSI menyediakan layanan perbankan yang dijalankan berdasarkan prinsip syariah. BSI terbentuk melalui penggabungan Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah yang efektif pada 1 Februari 2021. Kepemilikan sahamnya didominasi oleh Bank Mandiri, BNI, dan BRI.

Perubahan penting terjadi pada 23 Januari 2026, ketika BSI secara administratif resmi menyandang status perusahaan Persero. Nama perusahaan kemudian disesuaikan menjadi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. Perubahan tersebut merupakan tindak lanjut keputusan RUPSLB pada 22 Desember 2025 dan persetujuan perubahan anggaran dasar dari Kementerian Hukum.

BSI tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham BRIS. Produk dan layanannya mencakup tabungan syariah, giro, deposito, pembiayaan rumah, pembiayaan kendaraan, pembiayaan usaha, layanan haji dan umrah, investasi syariah, serta layanan emas.

Mengapa Banyak Daftar Hanya Menyebut Empat Bank BUMN?

Dalam dokumen dan publikasi sebelum 2026, bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara sering disebut terdiri atas:

  1. Bank Mandiri
  2. BRI
  3. BNI
  4. BTN.

Dokumen resmi Kementerian BUMN sebelumnya memang menyebut empat bank tersebut sebagai bank BUMN yang tergabung dalam Himbara. Pada waktu itu, BSI masih ditempatkan sebagai perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh bank-bank BUMN.

Setelah BSI resmi berubah menjadi Persero pada Januari 2026, daftar bank berstatus BUMN Persero menjadi lebih luas. Karena itu, artikel terbaru perlu memasukkan BSI dan tidak hanya mengulang daftar empat bank dari publikasi lama.

Apakah Bank Indonesia Termasuk BUMN?

Bank Indonesia bukan BUMN dan bukan bank umum yang melayani tabungan atau kredit masyarakat. Bank Indonesia merupakan bank sentral Republik Indonesia sekaligus lembaga negara independen dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya.

Tugas Bank Indonesia berkaitan dengan kebijakan moneter, stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran, pengelolaan uang rupiah, serta kontribusi terhadap stabilitas sistem keuangan. Oleh sebab itu, kedudukan Bank Indonesia berbeda dari Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI yang menjalankan kegiatan sebagai bank umum.

Produk yang Tersedia di Bank BUMN

Secara umum, masyarakat dapat menemukan beberapa kelompok layanan berikut di bank-bank BUMN:

  • tabungan, giro, dan deposito
  • kartu debit dan kartu kredit
  • kredit kepemilikan rumah
  • kredit kendaraan dan kredit konsumsi
  • kredit usaha dan pembiayaan UMKM
  • transaksi valuta asing dan remitansi
  • pengelolaan kas perusahaan
  • pembayaran tagihan dan transfer
  • layanan investasi
  • mobile banking dan internet banking
  • layanan syariah melalui BSI.

Baca juga: Persiapan Tes Kemampuan Dasar (TKD) Rekrutmen BUMN

Jenis produk, suku bunga, margin, biaya administrasi, limit transaksi, dan persyaratan pengajuan berbeda pada setiap bank. Calon nasabah perlu memeriksa ketentuan terbaru langsung melalui kanal resmi bank sebelum membuka rekening atau mengajukan pembiayaan.

Apakah Simpanan di Bank BUMN Dijamin Pemerintah?

Simpanan nasabah pada bank BUMN tidak otomatis dijamin tanpa batas hanya karena bank tersebut dimiliki negara. Penjaminan simpanan dilakukan oleh Lembaga Penjamin Simpanan sesuai nilai maksimum, tingkat bunga penjaminan, dan persyaratan yang berlaku.

Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI menyatakan bahwa masing-masing berizin serta diawasi oleh OJK dan Bank Indonesia, sekaligus menjadi peserta penjaminan LPS.

Mini FAQ

Kalau belum punya pengalaman kerja, masih bisa lolos bank BUMN nggak?

Bisa banget! Rekrutmen BUMN memang banyak menyasar fresh graduate dengan potensi dan motivasi yang tinggi. Fokus saja mengasah kemampuan tes dan nilai AKHLAK yang dicari.

Lebih baik fokus belajar TKD dulu atau nilai AKHLAK juga harus dibarengi?

Keduanya penting dan sebaiknya dipelajari bersamaan supaya kamu siap menghadapi seluruh tahapan seleksi tanpa ada materi yang terabaikan.

Nilai tes Rekrutmen Bersama BUMN bisa diulang tahun berikutnya nggak?

Bisa, asalkan kamu mendaftar ulang pada periode seleksi selanjutnya dan mempersiapkan diri lebih matang.

Jurusan non-linear bisa daftar ke semua posisi bank BUMN nggak?

Tergantung posisi yang dibuka. Beberapa posisi memang terbuka untuk semua jurusan, tapi ada juga yang mensyaratkan latar belakang studi tertentu.

Kalau gagal di tahap awal, masih bisa daftar lagi di batch berikutnya?

Tentu bisa. Gunakan pengalaman gagal sebagai evaluasi dan kesempatan perbaikan agar lebih siap di kesempatan berikut.

Ringkasan

Mengenal bank BUMN apa saja yang tersedia membantu kamu mengarahkan fokus persiapan seleksi rekrutmen dengan tepat. Tahapan seleksi seperti TKD, AKHLAK, Bahasa Inggris, hingga wawancara harus dipersiapkan secara menyeluruh untuk meningkatkan peluang lolos.

Dengan strategi belajar yang terarah dan dukungan bimbingan yang tepat, kamu bisa menghadapi tahapan seleksi BUMN dengan lebih percaya diri. Jadi, jangan ragu untuk menggali lebih dalam materi dan selalu update informasi rekrutmen supaya mimpi berkarier di bank BUMN makin dekat tercapai.

Bagikan :

Dapatkan Promo Belajar 2026

KODE VOUCHER JADIBUMN - ARTIKEL PAYDAYSALE
KODE VOUCHER JADIBUMN - ARTIKEL PAYDAYSALE
previous arrow
next arrow

Artikel BUMN Lainnya :

Siap Hadapi Tes BUMN

Dapatkan arahan belajar sesuai target instansi BUMN yang ingin kamu tuju.

Coba Journey JadiBUMN

Coba gratis Journey JadiBUMN untuk strategi lolos RBB BUMN yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pejuang RBB BUMN

Akses Bimbel BUMN Sekarang!