Setiap perusahaan memiliki budaya kerja yang menjadi pedoman bagi pegawainya. Di lingkungan Badan Usaha Milik Negara, terdapat satu nilai bersama yang digunakan sebagai identitas dan pedoman perilaku sumber daya manusia, yaitu AKHLAK.
Istilah tersebut penting dipahami, terutama bagi masyarakat yang tertarik membangun karier di perusahaan BUMN. AKHLAK BUMN artinya Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai ini resmi ditetapkan melalui Surat Edaran Menteri BUMN Nomor SE-7/MBU/07/2020 pada 1 Juli 2020 dan hingga kini masih tercantum berstatus berlaku dalam basis data peraturan pemerintah.
AKHLAK BUMN Artinya Apa?

AKHLAK merupakan Nilai-Nilai Utama atau Core Values Sumber Daya Manusia BUMN. Enam huruf dalam kata AKHLAK merupakan singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Penerapan nilai yang sama membuat perusahaan-perusahaan BUMN mempunyai pedoman budaya kerja yang dapat digunakan secara bersama meskipun bergerak pada sektor bisnis berbeda. Dalam laporan Kementerian BUMN, AKHLAK disebut sebagai identitas sekaligus perekat budaya kerja yang ditujukan untuk mendukung peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Berikut ringkasan arti AKHLAK BUMN:
| Nilai | Makna |
|---|---|
| Amanah | Memegang teguh kepercayaan yang diberikan |
| Kompeten | Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas |
| Harmonis | Saling peduli dan menghargai perbedaan |
| Loyal | Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara |
| Adaptif | Terus berinovasi dan antusias menghadapi perubahan |
| Kolaboratif | Membangun kerja sama yang sinergis |
Definisi enam nilai tersebut juga ditampilkan dalam platform resmi MAGENTA BUMN sebagai corporate values di berbagai perusahaan dalam Grup BUMN.
Baca juga Ahlak BUMN 2026, Kenali 6 Nilai AKHLAK dan Penerapannya
Arti 6 Nilai AKHLAK BUMN

Memahami kepanjangan AKHLAK saja belum cukup. Setiap nilai mempunyai makna yang berhubungan dengan perilaku seseorang ketika menjalankan pekerjaan, berinteraksi dengan rekan kerja, hingga menghadapi perubahan.
1. Amanah
Amanah berarti memegang teguh kepercayaan yang diberikan. Nilai ini berkaitan erat dengan integritas, tanggung jawab, dan kemampuan seseorang menjaga kepercayaan dalam menjalankan tugas.
Dalam lingkungan kerja, perilaku Amanah dapat tercermin ketika seseorang menyelesaikan pekerjaan sesuai tanggung jawabnya, menjalankan komitmen, serta mengambil keputusan berdasarkan prinsip yang dapat dipertanggungjawabkan.
Amanah menjadi penting karena pegawai bukan hanya bertanggung jawab terhadap pekerjaannya sendiri, tetapi juga membawa kepercayaan perusahaan dan pihak-pihak yang berkepentingan.
2. Kompeten
Kompeten berarti terus belajar dan mengembangkan kapabilitas. Pegawai dituntut tidak berhenti pada kemampuan yang dimiliki ketika pertama kali masuk perusahaan.
Perubahan teknologi, proses bisnis, hingga kebutuhan masyarakat membuat kompetensi perlu terus dikembangkan. Sikap Kompeten dapat terlihat dari kemauan meningkatkan pengetahuan, mempelajari keterampilan baru, membantu orang lain belajar, serta berusaha menghasilkan pekerjaan dengan kualitas terbaik.
Nilai ini juga menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan merupakan proses berkelanjutan selama seseorang bekerja.
3. Harmonis
Harmonis berarti saling peduli dan menghargai perbedaan. Lingkungan BUMN dapat mempertemukan orang dengan latar belakang, pendidikan, pengalaman, budaya, serta cara berpikir yang berbeda.
Perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja bersama. Nilai Harmonis mendorong seseorang menghargai orang lain, membantu rekan yang membutuhkan, serta ikut membangun suasana kerja yang kondusif.
Dengan lingkungan kerja yang harmonis, koordinasi antarpegawai maupun antarbagian dapat dilakukan secara lebih sehat dan produktif.
Baca juga Kepanjangan Tes AKHLAK BUMN dan Nilai yang Perlu Dipahami
4. Loyal
Loyal berarti berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Dalam konteks AKHLAK BUMN, loyalitas tidak sekadar berarti mengikuti seluruh perintah tanpa pertimbangan.
Panduan perilaku resmi menekankan pentingnya menjaga nama baik sesama karyawan, pimpinan, BUMN, dan negara. Pegawai juga diarahkan untuk bersedia memberikan kontribusi demi tujuan yang lebih besar serta patuh kepada pimpinan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan etika.
Dengan demikian, loyalitas tetap harus berjalan bersama profesionalisme, hukum, dan etika.
5. Adaptif
Adaptif berarti terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan. Dunia kerja terus mengalami perkembangan sehingga pegawai dituntut mampu menyesuaikan diri.
Panduan perilaku nilai Adaptif antara lain menyesuaikan diri untuk menjadi lebih baik, melakukan perbaikan mengikuti perkembangan teknologi, dan bertindak proaktif.
Contohnya dapat berupa mempelajari sistem kerja baru, menggunakan teknologi yang mendukung pekerjaan, memberikan gagasan perbaikan, atau mencari alternatif ketika kondisi tidak berjalan sesuai rencana.
6. Kolaboratif
Nilai terakhir adalah Kolaboratif, yaitu membangun kerja sama yang sinergis.
Seseorang tidak selalu dapat menyelesaikan seluruh pekerjaan sendirian. Karena itu, kemampuan berkoordinasi, menerima kontribusi orang lain, serta memanfaatkan sumber daya secara bersama menjadi bagian penting dalam organisasi.
Panduan perilaku Kolaboratif mencakup memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk mencapai tujuan bersama.
Panduan Perilaku AKHLAK BUMN
AKHLAK tidak dirancang hanya sebagai enam istilah yang perlu dihafalkan. Setiap nilai mempunyai perilaku yang diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan kerja sehari-hari.
Secara sederhana, penerapannya dapat dipahami sebagai berikut:
- Amanah: bertanggung jawab terhadap tugas dan menjaga kepercayaan.
- Kompeten: meningkatkan kemampuan dan menghasilkan pekerjaan terbaik.
- Harmonis: menghargai orang lain serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.
- Loyal: berdedikasi kepada perusahaan, bangsa, dan negara dengan tetap berpegang pada hukum serta etika.
- Adaptif: terbuka terhadap perubahan, teknologi, dan perbaikan.
- Kolaboratif: mampu bekerja bersama dan memberi ruang kepada pihak lain untuk berkontribusi.
Penerapan AKHLAK kemudian diperkuat melalui AKHLAK Culture Journey sebagai pedoman implementasi yang membantu BUMN menyusun, memantau, dan mengevaluasi program penerapan nilai-nilai tersebut.
Artinya, AKHLAK tidak berhenti pada slogan perusahaan. Nilainya diarahkan agar tercermin dalam perilaku dan budaya kerja SDM BUMN.
Baca juga Contoh Tes AKHLAK BUMN, Pelajari Nilai-Nilai Utama AKHLAK
Kenapa AKHLAK BUMN Penting Dipahami Pelamar?
Bagi calon pelamar BUMN, memahami AKHLAK dapat membantu mengenali budaya yang berlaku di lingkungan perusahaan negara. Pemahaman tersebut tidak hanya berguna ketika mengikuti proses rekrutmen, tetapi juga ketika seseorang nantinya masuk ke lingkungan kerja BUMN.
Hal yang perlu diperhatikan adalah memahami makna di balik setiap nilai, bukan hanya menghafalkan kepanjangannya. Misalnya, ketika menghadapi pekerjaan kelompok, nilai yang relevan tidak hanya Kolaboratif, tetapi dapat berkaitan dengan Harmonis, Amanah, dan Kompeten sekaligus.
Begitu pula ketika perusahaan menerapkan sistem atau teknologi baru. Sikap Adaptif dapat muncul dalam kemauan mempelajari perubahan, sedangkan Kompeten berkaitan dengan peningkatan kemampuan agar mampu menggunakan sistem tersebut dengan baik.
Karena format serta tahapan rekrutmen BUMN dapat berubah pada setiap periode, peserta sebaiknya tetap menjadikan pengumuman resmi penyelenggara sebagai acuan ketika mencari materi atau tahapan seleksi. Jangan menganggap bentuk tes pada tahun sebelumnya otomatis berlaku pada seleksi berikutnya.
Contoh Penerapan AKHLAK BUMN dalam Dunia Kerja
Memahami nilai AKHLAK akan lebih mudah jika dikaitkan dengan situasi sederhana di tempat kerja. Misalnya, seorang pegawai menerima pekerjaan dengan tenggat tertentu. Ia menyelesaikan tugas sesuai komitmen sebagai bentuk Amanah, mempelajari keterampilan yang diperlukan sebagai bentuk Kompeten, dan berkomunikasi dengan baik bersama tim sebagai bentuk Harmonis.
Ketika terjadi perubahan sistem, pegawai tersebut bersedia mempelajarinya dan memberi masukan untuk perbaikan sebagai bentuk Adaptif. Jika pekerjaan membutuhkan dukungan divisi lain, ia membangun koordinasi sebagai bentuk Kolaboratif. Sementara itu, kepentingan perusahaan serta tanggung jawab terhadap bangsa dan negara tetap menjadi bagian dari nilai Loyal.
Contoh tersebut menunjukkan bahwa enam nilai AKHLAK tidak selalu berdiri sendiri. Dalam situasi kerja tertentu, beberapa nilai dapat diterapkan secara bersamaan.
Bagi kamu yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja BUMN, pahami setiap nilai dari makna dan perilakunya. Dengan begitu, AKHLAK tidak hanya menjadi enam kata yang dihafalkan, tetapi dapat dipahami sebagai gambaran budaya kerja yang berlaku di lingkungan BUMN.
Mini FAQ
AKHLAK BUMN artinya apa?
AKHLAK BUMN merupakan nilai utama sumber daya manusia BUMN yang terdiri dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Apa kepanjangan AKHLAK BUMN?
AKHLAK merupakan singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Apa arti Amanah dalam AKHLAK BUMN?
Amanah berarti memegang teguh kepercayaan yang diberikan serta menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas.
Apa arti Kompeten dalam AKHLAK BUMN?
Kompeten berarti terus belajar dan mengembangkan kapabilitas agar mampu memberikan hasil kerja terbaik.
Apa tujuan penerapan AKHLAK di BUMN?
AKHLAK digunakan sebagai nilai utama dan pedoman perilaku sumber daya manusia agar budaya kerja di lingkungan BUMN memiliki arah yang selaras.
Ringkasan
AKHLAK BUMN artinya Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Keenam nilai tersebut merupakan Nilai-Nilai Utama SDM BUMN yang ditetapkan melalui Surat Edaran Menteri BUMN Nomor SE-7/MBU/07/2020 pada 1 Juli 2020.
Amanah menekankan kepercayaan, Kompeten berkaitan dengan pengembangan kemampuan, Harmonis menekankan kepedulian dan penghargaan terhadap perbedaan, Loyal berkaitan dengan dedikasi, Adaptif mendorong inovasi dan kesiapan menghadapi perubahan, sedangkan Kolaboratif menekankan kerja sama yang sinergis. Bagi calon pelamar maupun pekerja BUMN, memahami keenam nilai tersebut penting untuk mengenali budaya kerja yang diterapkan di lingkungan perusahaan negara.
Sumber Referensi
- JDIH BUMN – Surat Edaran Menteri BUMN Nomor SE-7/MBU/07/2020 tentang Nilai-Nilai Utama (Core Values) SDM BUMN
- BPK RI – SE Menteri BUMN Nomor SE-7/MBU/07/2020
- MAGENTA BUMN – Corporate Values BUMN





