Berapa Uang Pensiun Pegawai BUMN? Harus Tahu 1 Hal Ini!

Berapa Uang Pensiun Pegawai BUMN? Harus Tahu 1 Hal Ini!

Banyak yang bilang kerja di BUMN itu menjanjikan, bahkan sampai hari tua dan satu hal yang sering bikin penasaran adalah berapa uang pensiun pegawai BUMN setelah mereka pensiun? Apakah nilainya cukup untuk hidup nyaman, atau hanya pelengkap saja? Nah, biar nggak penasaran terus, kita akan kupas tuntas berapa uang pensiun pegawai BUMN dan bagaimana sistem pensiunnya bekerja.

Sistem Pensiun di BUMN, Tidak Sama dengan PNS

Hal pertama yang perlu diluruskan adalah pegawai BUMN bukan PNS, dan sistem pensiunnya pun berbeda. Kalau PNS mendapatkan jaminan pensiun seumur hidup dari negara lewat Taspen, pegawai BUMN mengikuti skema dana pensiun yang dikelola oleh perusahaan sendiri atau lembaga keuangan tertentu yang ditunjuk.

Setiap perusahaan BUMN memiliki kebijakan yang berbeda dalam hal program pensiun. Ada yang menggunakan sistem Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP), ada juga yang memilih Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP).

  • PPMP menjanjikan manfaat pensiun dalam jumlah tertentu, dihitung dari masa kerja dan gaji terakhir.
  • PPIP, sebaliknya, mengandalkan akumulasi iuran selama masa kerja (baik dari perusahaan maupun karyawan), dan hasil investasinya menjadi hak pekerja saat pensiun.

Jadi, tidak ada angka pasti yang berlaku untuk seluruh pegawai BUMN. Tapi kita bisa melihat gambaran umum dari dua sistem ini.


Faktor yang Mempengaruhi Besaran Uang Pensiun Pegawai BUMN

Besaran uang pensiun yang diterima oleh pegawai BUMN sangat tergantung pada beberapa faktor:

1. Lama Masa Kerja

    Semakin lama seseorang bekerja di BUMN, semakin besar dana pensiun yang bisa terkumpul. Pegawai yang sudah mengabdi selama 20-30 tahun biasanya menerima dana pensiun yang jauh lebih besar dibanding mereka yang hanya bekerja 5-10 tahun.

    2. Besaran Gaji dan Tunjangan

      Gaji pokok dan tunjangan tetap juga menjadi dasar perhitungan dalam sistem PPMP. Sementara dalam PPIP, jumlah iuran bulanan yang dipotong dari gaji sangat menentukan hasil akhir dana pensiun.

      3. Skema Program Pensiun yang Dipilih Perusahaan

        Jika perusahaan menerapkan PPMP, maka uang pensiun bisa lebih mudah diprediksi. Tapi kalau PPIP, hasil akhirnya sangat bergantung pada investasi dan iuran rutin selama masa kerja.

        4. Kebijakan Internal Perusahaan

          Beberapa BUMN memberikan tambahan tunjangan pensiun atau pesangon akhir masa kerja yang nominalnya cukup signifikan. Ada juga yang memberikan dana tabungan hari tua (DHT) di luar program pensiun.

          5. Performa Investasi Dana Pensiun

            Untuk program PPIP, dana yang dikumpulkan selama bekerja akan diinvestasikan. Maka hasil investasinya sangat menentukan besarnya uang pensiun yang diterima.

            Contoh Perhitungan Uang Pensiun (Gambaran Umum)

            Misalnya seorang pegawai BUMN yang bekerja selama 25 tahun dengan gaji pokok terakhir Rp10 juta per bulan dan mengikuti program PPMP. Jika rumus manfaat pensiun yang digunakan adalah:

            Manfaat Pensiun = 2,5% x Masa Kerja x Gaji Pokok Terakhir

            Maka:

            2,5% x 25 x Rp10 juta = Rp6.250.000 per bulan

            Jadi, setiap bulan selama masa pensiun, ia bisa menerima sekitar Rp6,25 juta. Namun, jumlah ini bisa berbeda-beda tergantung perusahaan dan kebijakan tambahan lainnya.

            Contoh Skema Dana Pensiun di Beberapa BUMN

            Berikut contoh dari skema dana pensiunan BUMN:

            1. PT PLN (Persero)

              Pegawai PLN mengikuti program dana pensiun yang dikelola oleh Dana Pensiun PLN (Dapen PLN). Sistemnya lebih cenderung ke PPMP, sehingga setiap pegawai bisa memperkirakan hak pensiunnya. Rata-rata pegawai PLN yang pensiun setelah bekerja 25 tahun bisa mendapatkan manfaat pensiun sekitar Rp5-7 juta per bulan, tergantung golongan dan gaji terakhir.

              2. Bank BUMN (Mandiri, BRI, BNI, BTN)

                Bank-bank BUMN punya program pensiun sendiri yang umumnya berbentuk PPIP. Selain iuran pensiun, mereka juga mendapatkan tambahan dari program JHT dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan. Karena sistemnya iuran, hasil akhirnya bisa berbeda tiap orang. Ada yang menerima pensiun bulanan, ada pula yang mencairkan dalam bentuk lump sum (sekali bayar).

                3. PT Telkom Indonesia

                  Telkom memiliki Dana Pensiun Telkom (Dapen Telkom) yang mengelola dana pensiun bagi pegawai tetap. Pegawai juga mengikuti program Jaminan Pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan. Pensiunan Telkom umumnya menerima dana pensiun tetap setiap bulan dan memiliki opsi tambahan berupa tabungan karyawan.

                  Apakah Uang Pensiun Pegawai BUMN Cukup untuk Hidup Nyaman?

                  Pertanyaan ini tidak bisa dijawab dengan satu angka pasti. Tapi kita bisa melihat bahwa:

                  1. Untuk pegawai dengan masa kerja panjang dan gaji stabil, uang pensiun bisa mencapai Rp5-10 juta per bulan, bahkan lebih jika ada tambahan tunjangan.
                  1. Namun, bagi pegawai yang masa kerjanya pendek atau tidak aktif menambah iuran, dana pensiunnya bisa jauh lebih kecil.
                  2. Maka dari itu, banyak pegawai BUMN yang tetap mempersiapkan pensiun lewat investasi pribadi seperti properti, deposito, atau usaha.

                  Intinya, uang pensiun dari BUMN bisa cukup untuk hidup nyaman, tapi sangat tergantung pada perencanaan dan kebijakan perusahaan tempat bekerja.

                  Tips Agar Masa Pensiun Pegawai BUMN Tetap Sejahtera

                  Berikut bebeapa tips penggunaan uang pensiunan BUMN, diantaranya:

                  1. Aktif Memantau Dana Pensiun Sejak Dini

                    Jangan menunggu menjelang pensiun baru bertanya soal hak pensiun. Aktiflah mengecek laporan dana pensiun, iuran bulanan, dan hasil investasinya.

                    2. Menambah Investasi Pribadi

                      Gunakan gaji bulanan untuk menabung atau berinvestasi. Banyak pegawai BUMN yang membeli rumah kedua untuk disewakan atau memulai usaha kecil.

                      3. Ikut Program Dana Hari Tua Tambahan (DHT)

                        Jika perusahaan menyediakan program tambahan di luar dana pensiun utama, jangan ragu ikut. Ini bisa jadi penopang yang sangat berguna di masa pensiun.

                        4. Jangan Abaikan BPJS Ketenagakerjaan

                          Selain program dari perusahaan, pegawai BUMN juga biasanya didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Klaim JHT dan JP bisa jadi tambahan dana saat pensiun.

                          Jadi, berapa uang pensiun pegawai BUMN? Jawabannya bisa cukup, bisa juga pas-pasan, tergantung pada masa kerja, besaran iuran, dan kebijakan perusahaan. Tidak seperti PNS yang mendapatkan pensiun tetap dari negara, pegawai BUMN perlu lebih aktif dalam mengelola dan memantau hak pensiunnya.

                          Tapi satu hal yang pasti, bekerja di BUMN tetap memberi peluang pensiun yang layak jika dikelola dengan baik. Kuncinya adalah: pahami sistem pensiun di tempat kerja, rencanakan keuangan sejak dini, dan jangan bergantung sepenuhnya pada satu sumber dana saja.

                          Mau hari tua yang nyaman? Mulai siapkan dari sekarang, yuk!

                          Referensi

                          • https://jadibumn.id/pensiunan-bumn-berapa/
                          • https://fahum.umsu.ac.id/info/ini-dia-besaran-gaji-pensiunan-pns-tahun-2025-untuk-golongan-i-iv-simak-info-lengkapnya/
                          • https://soalrbbbumn.com/apakah-pegawai-bumn-mendapatkan-tunjangan-pensiun/
                          • https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7777634/segini-uang-pensiunan-pns-2025-berdasarkan-golongannya
                          • https://jadiasn.id/berapa-gaji-pensiun-pns/

                          Testimoni jadiBUMN

                          Slide
                          previous arrow
                          next arrow

                          Program Premium Bimbel jadiBUMN 2025

                          Semakin sering latihan soal akan semakin terbiasa, semakin cepat, semakin teliti dan semakin tepat mengerjakan soal-soal Rekrutmen BUMN 2025 ” 🌟

                          Kunci sukses Tes Rekrutmen BUMN adalah membiasakan diri mengerjakan ribuan tipe soal Tes Rekrutmen BUMN seperti anak bayi yang belajar berjalan terasa berat diawal dan akan terbiasa bila terus dilatih hingga bisa berlari kencang.

                          Slide
                          previous arrow
                          next arrow

                          📋 Cara Membeli dengan Mudah:

                          1. Unduh Aplikasi jadiBUMN: Temukan aplikasi jadiBUMN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
                          2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun jadiBUMN Anda melalui aplikasi atau situs web.
                          3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
                          4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELBUMN” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
                          5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES163797”, masukkan untuk diskon tambahan.
                          6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
                          7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

                          Mau berlatih Soal-soal Rekrutmen BUMN? Ayoo segera gabung sekarang juga!! GRATISSS

                          Share:

                          Facebook
                          Twitter
                          Pinterest
                          LinkedIn

                          Leave a Reply

                          Your email address will not be published. Required fields are marked *