Daftar Bank BUMN 2026, Ini Bank Milik Negara dan Status Terbarunya

Daftar Bank BUMN 2026, Ini Bank Milik Negara dan Status Terbarunya

Istilah daftar bank BUMN biasanya identik dengan Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. Keempat bank tersebut telah lama dikenal sebagai bank milik negara sekaligus bagian dari Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara. Namun, struktur bank BUMN mengalami perkembangan penting pada 2026.

Sejak Januari 2026, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi berubah status menjadi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. BSI sendiri menyatakan perubahan tersebut menegaskan kedudukannya sebagai Badan Usaha Milik Negara. Dalam publikasi resmi 2026, BSI juga telah menyebut dirinya sebagai bagian dari Himbara.

Dengan perkembangan tersebut, pembahasan daftar bank BUMN 2026 perlu memasukkan lima bank, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI. Masing-masing memiliki fokus layanan yang berbeda, meskipun seluruhnya bergerak dalam industri perbankan dan mendukung berbagai program pembangunan nasional.

Pengertian Bank BUMN

Bank BUMN merupakan perusahaan perbankan yang berstatus Badan Usaha Milik Negara dan pengendali akhirnya berada pada Pemerintah Republik Indonesia melalui struktur kepemilikan negara yang berlaku.

Dalam beberapa tahun terakhir, struktur kepemilikan BUMN mengalami perubahan seiring pembentukan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dan ekosistem Danantara. Sebagai contoh, laporan resmi BNI menjelaskan bahwa kepemilikan negara dilakukan secara langsung melalui BP BUMN serta secara tidak langsung melalui PT Danantara Asset Management. Pemerintah Republik Indonesia tetap menjadi pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner.

Hal serupa terlihat pada bank BUMN lainnya yang kini berada dalam ekosistem Danantara. Meski sebagian saham bank tersebut dimiliki masyarakat melalui Bursa Efek Indonesia, status perusahaan terbuka atau Tbk tidak otomatis mengubah bank BUMN menjadi bank swasta.

Bank BUMN juga perlu dibedakan dari Bank Indonesia. BI merupakan bank sentral Republik Indonesia dan bukan bank umum komersial yang menerima tabungan atau menyalurkan kredit kepada masyarakat seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, maupun BSI.

Baca juga: Strategi Efektif Meningkatkan Skor TKD dan TWK BUMN

Daftar Bank BUMN di Indonesia

Berdasarkan status badan usaha dan perkembangan terbaru pada 2026, terdapat lima bank yang dapat dimasukkan dalam daftar bank BUMN.

Daftar Bank BUMN di Indonesia
Bank Nama Resmi Status
Bank Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk BUMN
BRI PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk BUMN
BNI PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk BUMN
BTN PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk BUMN
BSI PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk BUMN

Bank Mandiri secara resmi menggunakan nama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Laporan perusahaan juga menunjukkan bank tersebut berada dalam ekosistem Danantara.

BRI tetap menggunakan nama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan dalam berbagai publikasi 2026 menyatakan dirinya sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia.

BNI juga tetap berstatus Persero. Struktur kepemilikannya per 30 Juni 2026 mencantumkan Pemerintah Indonesia sebesar 0,60 persen dan PT Danantara Asset Management sebesar 59,40 persen, sedangkan sisanya dimiliki publik.

BTN menggunakan nama resmi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan pada 2026 terus memperkuat transformasi bisnisnya dalam ekosistem Danantara Indonesia.

Adapun BSI menjadi anggota terbaru dalam kelompok bank BUMN setelah perubahan statusnya menjadi Persero pada Januari 2026.

Baca juga: Kiat Sukses Wawancara di Bank BUMN

Profil dan Fokus Layanan Bank BUMN

Walaupun sama-sama menjadi bank BUMN, masing-masing bank memiliki sejarah, segmen bisnis, dan fokus layanan yang berbeda.

Bank Mandiri berdiri pada 1998 sebagai bagian dari restrukturisasi perbankan pemerintah. Bank ini terbentuk melalui penggabungan Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia. Saat ini Bank Mandiri menyediakan layanan perbankan untuk segmen individu, UMKM, komersial, hingga korporasi.

BRI dikenal memiliki fokus kuat pada sektor mikro, kecil, dan menengah. Peran tersebut terlihat dari penyaluran Kredit Usaha Rakyat. Hingga akhir Juni 2026, BRI melaporkan penyaluran KUR sebesar Rp103,81 triliun kepada sekitar dua juta debitur.

BNI menyediakan layanan perbankan untuk nasabah individu hingga korporasi serta memiliki jaringan dan layanan internasional. Bank ini tetap berstatus Persero dengan Pemerintah Republik Indonesia sebagai pemilik manfaat akhir melalui struktur kepemilikan negara yang berlaku.

BTN memiliki fokus kuat pada sektor perumahan. Visi dan misi resminya bahkan menempatkan BTN sebagai mitra utama pemerintah dalam inklusi perumahan dan keuangan. Pada 2026, BTN bersama anak usahanya juga tetap menjadi pemain utama pembiayaan perumahan subsidi.

Sementara BSI menjadi bank BUMN yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah. BSI merupakan hasil penggabungan Bank BRIsyariah, Bank Syariah Mandiri, dan Bank BNI Syariah yang mulai beroperasi pada 2021, sebelum akhirnya resmi memperoleh status Persero pada 2026.

Status BSI sebagai Bank BUMN

Status BSI menjadi salah satu perubahan paling penting dalam daftar bank BUMN 2026. Sebelumnya, BSI merupakan perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki tiga bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, BNI, dan BRI.

Struktur kepemilikan BSI saat ini mencatat Bank Mandiri memiliki sekitar 51,47 persen, BNI 23,24 persen, BRI 15,38 persen, dan masyarakat sekitar 9,91 persen.

Perubahan besar terjadi setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 22 Desember 2025 menyetujui perubahan anggaran dasar. Persetujuan Kementerian Hukum diperoleh pada 23 Januari 2026, sehingga nama perusahaan berubah menjadi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. BSI menyatakan perubahan tersebut secara resmi menegaskan kedudukannya sebagai BUMN.

Dalam publikasi resmi pada 2026, BSI juga sudah menyebut dirinya sebagai bagian dari Himbara. Karena itu, artikel lama yang hanya memasukkan Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN sebagai seluruh bank BUMN perlu dibaca dengan konteks waktu penerbitannya.

Memang, beberapa halaman layanan lama seperti ATM Link masih mencantumkan Himbara sebagai BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Namun, informasi korporasi terbaru BSI pada 2026 sudah menegaskan status BUMN/Persero dan keterlibatannya dalam Himbara.

Perbedaan Bank BUMN, BPD, dan Bank Swasta

Bank BUMN berbeda dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD). BUMN berada dalam lingkup kepemilikan pemerintah pusat, sedangkan BPD pada umumnya dimiliki oleh pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten atau kota sesuai struktur saham masing-masing.

Contoh BPD antara lain Bank DKI, Bank Jatim, Bank Jateng, Bank BJB, Bank Nagari, dan berbagai bank pembangunan daerah lainnya. Walaupun sama-sama dapat disebut sebagai bank milik pemerintah dalam pengertian luas, BPD bukan BUMN karena kepemilikannya berada pada pemerintah daerah.

Bank swasta memiliki struktur yang berbeda lagi. Pengendali bank swasta berasal dari pihak atau kelompok pemegang saham swasta. Contohnya adalah BCA dan Bank Mega.

Status perusahaan terbuka juga tidak dapat digunakan sendirian untuk membedakan ketiganya. Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI sama-sama memiliki bentuk Tbk, tetapi tetap berstatus BUMN. Karena itu, hal yang perlu diperhatikan adalah struktur kepemilikan dan siapa pihak pengendalinya.

Cara Mengecek Status Bank BUMN

Cara paling sederhana memastikan suatu bank termasuk BUMN adalah dengan melihat nama badan hukum dan struktur kepemilikannya. Bank yang berstatus Persero biasanya mencantumkan kata “(Persero)” pada nama resmi perusahaan.

Namun, nama perusahaan sebaiknya tidak menjadi satu-satunya acuan. Informasi yang lebih lengkap dapat diperiksa melalui halaman hubungan investor masing-masing bank, laporan tahunan, laporan keuangan, serta keterbukaan informasi perusahaan.

BNI, misalnya, menyediakan halaman khusus mengenai struktur kepemilikan saham. Per 30 Juni 2026, halaman tersebut memperlihatkan struktur kepemilikan pemerintah dan Danantara Asset Management secara jelas.

BSI juga memiliki halaman struktur kepemilikan yang mencantumkan pemegang saham utama Bank Mandiri, BNI, dan BRI. Selain itu, halaman profil BSI saat ini sudah menggunakan nama resmi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.

Selain situs bank, masyarakat dapat memanfaatkan informasi yang tersedia melalui Otoritas Jasa Keuangan untuk memastikan sebuah perusahaan benar-benar merupakan bank berizin dan berada dalam pengawasan industri perbankan.

Baca juga: Strategi Ampuh Lolos Rekrutmen Bersama BUMN 2026

Mini FAQ

Apa saja bank BUMN di Indonesia?

Per 2026, bank yang berstatus BUMN meliputi Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan Bank Syariah Indonesia atau BSI.

Apakah BSI sekarang termasuk bank BUMN?

Ya. BSI resmi berstatus perusahaan Persero pada Januari 2026 dan menggunakan nama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.

Apakah BRI termasuk bank BUMN?

Ya. BRI memiliki nama resmi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan merupakan salah satu bank BUMN.

Apakah Bank Mandiri termasuk bank BUMN?

Ya. Bank Mandiri adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan termasuk bank milik negara.

Apakah BNI dan BTN termasuk BUMN?

Ya. BNI dan BTN sama-sama berstatus Persero dan merupakan bank BUMN.

Apakah Bank DKI dan Bank Jatim termasuk BUMN?

Tidak. Bank DKI dan Bank Jatim merupakan Bank Pembangunan Daerah yang kepemilikannya berada pada pemerintah daerah, sehingga bukan BUMN pemerintah pusat.

Apakah bank BUMN boleh dimiliki masyarakat?

Bisa. Beberapa bank BUMN berstatus perusahaan terbuka sehingga sebagian sahamnya dimiliki publik. Namun, pemerintah tetap memiliki posisi pengendalian sesuai struktur kepemilikan yang berlaku.

Kesimpulan

Daftar bank BUMN 2026 mencakup Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Perubahan penting terjadi pada BSI yang secara administratif resmi menjadi perusahaan Persero pada Januari 2026, sehingga kedudukannya sebagai Badan Usaha Milik Negara telah ditegaskan dalam informasi resmi perusahaan.

Kelima bank tersebut memiliki fokus bisnis yang berbeda. BRI memiliki kekuatan pada sektor mikro dan UMKM, BTN pada pembiayaan perumahan, BSI pada perbankan syariah, sedangkan Mandiri dan BNI melayani segmen perbankan yang luas dari individu hingga korporasi.

Bank BUMN juga perlu dibedakan dari Bank Pembangunan Daerah dan bank swasta. Untuk memastikan status suatu bank, masyarakat sebaiknya melihat nama resmi perusahaan, struktur pemegang saham, laporan perusahaan, dan informasi regulator, bukan hanya berdasarkan nama atau anggapan yang beredar.

Referensi

Bagikan :

Dapatkan Promo Belajar 2026

KODE PROMO JADIBUMN
KODE VOUCHER JADIBUMN - ARTIKEL PAYDAYSALE (1)
previous arrow
next arrow

Artikel BUMN Lainnya :

Siap Hadapi Tes BUMN

Dapatkan arahan belajar sesuai target instansi BUMN yang ingin kamu tuju.

Dapatkan Loker BUMN

Cek informasi lowongan BUMN terbaru, lengkap dengan posisi, kualifikasi, dan link pendaftaran resminya.

Akses Bimbel BUMN Sekarang!