Memilih jurusan kuliah sering terasa seperti keputusan besar, apalagi kalau targetmu bekerja di perusahaan energi sebesar Pertamina. Karena itu, pertanyaan jurusan apa agar bisa masuk Pertamina wajar muncul sejak SMA, masa kuliah, atau saat kamu mulai mengejar Rekrutmen Bersama BUMN. Masalah utamanya, jawabannya tidak sesederhana ambil teknik saja, karena Pertamina Group juga membutuhkan peran bisnis, digital, hukum, keuangan, komunikasi, dan operasional.
Artikel ini akan membantumu membaca jurusan yang paling relevan tanpa terjebak mitos jurusan tunggal. Kamu akan melihat pilihan teknis, nonteknis, jenjang pendidikan, jalur rekrutmen resmi, dan cara menyiapkan diri agar langkahmu lebih terarah sejak awal.
Daftar Isi
- 1. Jurusan Masuk Pertamina
- 2. Jurusan Teknik Prioritas
- 3. Jurusan Nonteknik Relevan
- 4. Apa Jenjang Pendidikannya
- 5. Jalur Rekrutmen Pertamina
- 6. Strategi Pilih Jurusan
- Mini FAQ
- Ringkasan
1. Jurusan Masuk Pertamina
Kalau kamu mencari jawaban jurusan apa agar bisa masuk Pertamina, jawabannya adalah tidak ada satu jurusan yang otomatis membuat pelamar pasti diterima. Pertamina Group membuka kebutuhan berdasarkan posisi, jenjang pendidikan, pengalaman, lokasi kerja, sertifikat, dan kebutuhan bisnis yang sedang aktif.
Artinya, pilihan jurusan tetap penting, tetapi kamu harus membaca syarat lowongan dengan teliti. Kanal e-Recruitment Pertamina menjadi pintu resmi yang perlu kamu cek agar tidak mengandalkan kabar potongan dari media sosial.
1.1 Tidak Satu Jurusan
Pertamina bergerak di bisnis energi dari hulu sampai hilir, jadi kebutuhan orangnya juga luas. Ada posisi yang dekat dengan teknik perminyakan, kilang, distribusi, pemasaran, keuangan, hukum, SDM, teknologi informasi, sampai pengelolaan data.
Jadi, jangan merasa peluangmu tertutup hanya karena jurusanmu bukan teknik. Namun, kamu tetap perlu mencocokkan jurusan dengan posisi yang masuk akal agar seleksi administrasi tidak berhenti terlalu cepat.
1.2 Cek Syarat Lowongan
Setiap lowongan biasanya menulis pendidikan minimal, jurusan, pengalaman, batas usia, keahlian, dan dokumen yang perlu kamu siapkan. Karena itu, jurusan yang bagus untuk satu posisi bisa tidak cocok untuk posisi lain.
Kalau kamu masih kuliah, pakai syarat lowongan sebagai peta belajar. Kamu bisa mulai menguatkan mata kuliah inti, magang, sertifikat, bahasa Inggris, dan portofolio yang relevan dengan arah posisi incaranmu.
Baca Juga: Gaji Komisaris Pertamina Retail dan Cara Membacanya
2. Jurusan Teknik Prioritas

Untuk pekerjaan yang dekat dengan operasi energi, jurusan teknik sering menjadi pilihan yang paling relevan. Bidang ini cocok untuk kamu yang siap menghadapi materi teknis, kerja lapangan, standar keselamatan, dan ritme industri energi yang menuntut ketelitian.
Namun, kamu tetap perlu memilih bidang teknik yang sejalan dengan kebutuhan posisi. Jurusan yang terlihat mirip bisa membawa fokus berbeda, misalnya antara perancangan alat, proses kimia, kelistrikan, atau pengelolaan lingkungan kerja.
2.1 Teknik Energi dan Kilang
Jurusan seperti teknik perminyakan, teknik kimia, teknik mesin, teknik elektro, teknik industri, teknik geologi, teknik sipil, dan teknik lingkungan sering relevan untuk posisi teknis. Arah kerjanya bisa berkaitan dengan eksplorasi, produksi, proses kilang, perawatan fasilitas, proyek, atau pengendalian mutu.
Kalau kamu memilih rumpun ini, biasakan membaca proses industri energi dari sisi praktik, bukan hanya teori kampus. Sertifikat keselamatan, pengalaman magang, dan kemampuan membaca data teknis bisa membuat profilmu lebih siap saat melamar.
2.2 K3 Operasi dan Perawatan
Industri energi sangat dekat dengan keselamatan kerja, standar operasi, dan pengelolaan risiko. Karena itu, jurusan K3, kesehatan lingkungan, teknik lingkungan, teknik mesin, elektro, dan instrumentasi bisa masuk ke area kerja operasi atau perawatan fasilitas.
Bagian ini menuntut pelamar yang teliti, disiplin, dan tidak mudah menyepelekan prosedur. Kalau kamu tertarik jalur operasional, latih kebiasaan membaca instruksi kerja, memahami risiko, dan menyampaikan laporan secara rapi.
3. Jurusan Nonteknik Relevan

Pertamina Group tidak hanya membutuhkan orang yang bekerja di lapangan atau fasilitas energi. Perusahaan sebesar ini juga membutuhkan tim yang mengurus bisnis, tata kelola, komunikasi, teknologi, data, legal, pengadaan, dan layanan pelanggan.
Inilah alasan pelamar dari jurusan nonteknik tetap punya ruang. Yang penting, kamu bisa menunjukkan hubungan antara jurusan, kemampuan, dan posisi yang kamu incar.
3.1 Bisnis Keuangan dan Hukum
Jurusan seperti manajemen bisnis, akuntansi, ekonomi, hukum, administrasi bisnis, komunikasi, hubungan internasional, dan psikologi bisa relevan untuk peran korporat. Arah kerjanya dapat terkait keuangan, pemasaran, legal, SDM, komunikasi perusahaan, rantai pasok, atau tata kelola.
Untuk jalur ini, kamu perlu menunjukkan kemampuan analisis, komunikasi, dan pemecahan masalah. Selain itu, pengalaman organisasi, magang, dan proyek kampus bisa membantu pewawancara melihat caramu bekerja dalam tim.
3.2 IT Data dan Digital
Transformasi digital membuat jurusan teknologi informasi, sistem informasi, ilmu komputer, statistika, matematika, sains data, dan teknik informatika semakin relevan. Kebutuhannya bisa terkait aplikasi internal, keamanan data, analisis bisnis, otomasi, dan pengembangan sistem.
Halaman Pertamina Talent Candidate juga menyinggung budaya kerja digital dan pembelajaran digital sebagai bagian dari pengembangan talenta. Jadi, kemampuan digital bukan sekadar nilai tambah, tetapi bisa menjadi bekal penting saat kamu masuk dunia kerja BUMN energi.
4. Apa Jenjang Pendidikannya
Selain jurusan, jenjang pendidikan juga menentukan posisi yang bisa kamu lamar. Pada konteks BUMN, halaman Karir dan Magang BUMN menempatkan Rekrutmen Bersama BUMN sebagai salah satu jalur karier, sementara tiap perusahaan tetap punya syarat sendiri pada lowongan aktif.
Jadi, jangan hanya bertanya jurusannya apa, tetapi cek juga apakah posisi tersebut meminta SMA atau SMK, D3, D4, S1, atau S2. Perbedaan jenjang ini bisa mengubah jenis tes, tanggung jawab kerja, dan dokumen yang perlu kamu siapkan.
4.1 Peluang SMA dan SMK
Untuk lulusan SMA atau SMK, peluang biasanya bergantung pada lowongan yang memang membuka jenjang tersebut. SMK teknik, listrik, mesin, kimia industri, otomotif, administrasi, atau akuntansi bisa relevan jika posisi yang tersedia cocok dengan kompetensinya.
Namun, kamu tetap perlu realistis karena tidak semua posisi Pertamina menerima jenjang ini. Kalau targetmu masuk lebih cepat setelah sekolah, pantau kanal resmi, siapkan dokumen, dan perkuat kemampuan dasar sejak jauh hari.
4.2 Peluang D3 sampai S2
Untuk D3, D4, S1, dan S2, peluangnya bisa masuk ke area teknis, korporat, digital, riset, atau manajerial sesuai kebutuhan posisi. Dalam rilis resmi RBB 2025, BUMN mencatat bahwa program tersebut terbuka untuk jenjang SMA atau SMK, D3, D4, S1, hingga S2.
Catatan pentingnya, data RBB bersifat umum untuk BUMN dan anak usaha yang ikut program tersebut. Untuk Pertamina, kamu tetap harus membaca nama perusahaan, formasi, jurusan, dan syarat khusus pada periode rekrutmen yang sedang berjalan.
Baca Juga: Komisaris Pertamina Retail dan Peran Pengawasannya
5. Jalur Rekrutmen Pertamina
Pencarian jurusan apa agar bisa masuk Pertamina juga perlu kamu hubungkan dengan jalur rekrutmen. Pertamina bisa membuka informasi melalui e-Recruitment Pertamina, program kandidat talenta, atau jalur Rekrutmen Bersama BUMN ketika formasi yang relevan tersedia.
Jalur resmi penting karena rekrutmen BUMN sering menjadi sasaran penipuan. Pertamina mengingatkan pelamar melalui situs rekrutmennya bahwa proses perekrutan tidak memungut biaya dan pengumuman resmi berjalan melalui kanal Recruitment Pertamina.
Kalau ada pihak yang meminta transfer, menjanjikan kelulusan, atau mengaku bisa mengatur hasil seleksi, anggap itu tanda bahaya. Lebih aman kamu menyimpan tautan resmi, mengecek email dengan teliti, dan tidak mengirim dokumen pribadi ke kontak yang tidak jelas.
6. Strategi Pilih Jurusan
Kalau kamu masih menentukan jurusan, mulai dari minat dan kekuatan belajarmu, lalu cocokkan dengan area kerja Pertamina. Jangan memilih jurusan hanya karena terdengar populer, sebab kamu perlu bertahan menghadapi mata kuliah, magang, tugas akhir, dan persaingan kerja setelah lulus.
Untuk target teknis, pilih rumpun teknik atau sains yang dekat dengan energi, proses industri, operasi, data, atau lingkungan. Untuk target korporat, pilih jurusan bisnis, hukum, komunikasi, keuangan, psikologi, administrasi, atau digital yang bisa kamu dukung dengan pengalaman nyata.
- Baca syarat lowongan Pertamina dari beberapa periode agar kamu tahu pola jurusan yang sering muncul.
- Bangun kemampuan bahasa Inggris, analisis angka, komunikasi, dan pemecahan masalah sejak awal kuliah.
- Ikuti magang, proyek, organisasi, atau sertifikat yang punya hubungan jelas dengan posisi incaranmu.
- Latih materi TKD, AKHLAK, wawasan kebangsaan, bahasa Inggris, dan tes kemampuan bidang jika kamu mengincar jalur BUMN.
Pada akhirnya, jurusan memberi pintu awal, tetapi persiapanmu menentukan daya saing. Semakin cepat kamu membaca pola rekrutmen, semakin mudah kamu menyusun langkah belajar yang tidak asal ikut-ikutan.
Mini FAQ
Jurusan apa agar bisa masuk Pertamina paling aman?
Tidak ada satu jurusan yang paling aman untuk semua posisi. Pilihan yang sering relevan mencakup teknik perminyakan, teknik kimia, teknik mesin, teknik elektro, teknik industri, K3, akuntansi, manajemen, hukum, komunikasi, IT, dan data, tergantung lowongan aktif.
Apakah jurusan nonteknik bisa masuk Pertamina?
Bisa, selama lowongan yang kamu incar menerima jurusan tersebut. Pertamina Group membutuhkan fungsi bisnis, legal, keuangan, SDM, komunikasi, pemasaran, rantai pasok, IT, dan data selain fungsi teknis.
Apakah lulusan SMA atau SMK bisa melamar?
Bisa jika ada lowongan yang membuka jenjang SMA atau SMK. Kamu perlu mengecek syarat pendidikan, jurusan, usia, lokasi, dan dokumen pada kanal resmi karena tiap posisi punya ketentuan berbeda.
Apakah harus kuliah teknik minyak?
Tidak harus, karena kebutuhan Pertamina Group jauh lebih luas daripada teknik minyak saja. Namun, teknik perminyakan tetap bisa relevan untuk posisi tertentu yang dekat dengan hulu migas, operasi, atau bidang teknis terkait.
Di mana cek lowongan resmi Pertamina?
Kamu bisa mulai dari e-Recruitment Pertamina dan kanal resmi BUMN atau FHCI saat Rekrutmen Bersama BUMN berjalan. Hindari tautan tidak jelas, permintaan biaya, dan kontak yang menjanjikan kelulusan.
Ringkasan
Jawaban untuk jurusan apa agar bisa masuk Pertamina bukan satu nama jurusan tunggal, melainkan jurusan yang sesuai dengan posisi yang kamu incar. Rumpun teknik seperti perminyakan, kimia, mesin, elektro, industri, geologi, lingkungan, dan K3 sering relevan untuk area teknis, sementara manajemen, akuntansi, hukum, komunikasi, psikologi, IT, data, dan administrasi bisa relevan untuk area korporat atau digital.
Langkah paling aman adalah mengecek lowongan resmi, membaca syarat jurusan, menyiapkan kemampuan dasar BUMN, dan membangun pengalaman yang mendukung profilmu. Kalau kamu ingin latihan TKD, AKHLAK, bahasa Inggris, dan strategi seleksi BUMN dengan lebih terarah, kamu bisa memakai jadibumn.id sebagai pendamping belajar.




