Tes kesehatan masih menjadi salah satu tahapan penting dalam sejumlah rekrutmen PT Kereta Api Indonesia (Persero). Dalam rekrutmen eksternal khusus lulusan PPI Madiun tahun 2026, misalnya, KAI menetapkan Seleksi Kesehatan Awal sebagai tahap kedua dan Seleksi Kesehatan Akhir sebagai tahap kelima.
Kriteria kesehatan dapat berkaitan dengan formasi yang dilamar. Karena itu, pelamar sebaiknya tidak menggunakan angka standar kesehatan dari artikel lama sebagai patokan mutlak. KAI dapat menetapkan ketentuan berbeda berdasarkan formasi dan kegiatan rekrutmen yang sedang berlangsung.
Tahapan Tes Kesehatan PT KAI 2026

Berdasarkan rekrutmen resmi KAI tahun 2026, pemeriksaan kesehatan dapat dibagi menjadi Seleksi Kesehatan Awal dan Seleksi Kesehatan Akhir.
Sebagai contoh, Rekrutmen Eksternal Khusus Lulusan PPI Madiun 2026 menggunakan urutan seleksi berikut:
- Seleksi Administrasi
- Seleksi Kesehatan Awal
- Seleksi Psikologi
- Seleksi Wawancara
- Seleksi Kesehatan Akhir
- Seleksi Kesamaptaan khusus formasi POLSUSKA
KAI juga menyelenggarakan pendalaman Seleksi Kesehatan Akhir terhadap peserta tertentu. Pada rekrutmen PPI Madiun 2026, pendalaman tersebut dilaksanakan di Klinik Mediska Madiun pada 3 Agustus 2026.
Hal tersebut menunjukkan pemeriksaan kesehatan bukan sekadar formalitas administrasi. Peserta harus dinyatakan memenuhi ketentuan pada tahapan yang ditetapkan KAI untuk dapat melanjutkan proses seleksi.
Kriteria Kesehatan Pelamar PT KAI
Informasi resmi rekrutmen KAI 2026 mencantumkan beberapa ketentuan yang berhubungan langsung dengan kondisi kesehatan pelamar.
1. Sehat Jasmani dan Rohani
Pelamar diwajibkan sehat jasmani dan rohani. Ketentuan ini tercantum dalam kriteria umum pelamar pada rekrutmen resmi KAI tahun 2026.
KAI tidak mencantumkan satu angka medis yang berlaku secara universal untuk menentukan sehat atau tidaknya seluruh pelamar. Penilaian kesehatan mengikuti pemeriksaan serta ketentuan perusahaan pada rekrutmen dan formasi terkait.
2. Tinggi dan Berat Badan
Ketentuan tinggi badan tidak sama untuk seluruh formasi.
Pada Rekrutmen Eksternal Khusus Lulusan PPI Madiun 2026, ketentuannya antara lain:
Formasi operasional, seperti Kondektur, Masinis, Asisten PPKA, Teknisi Kereta Api, Operator KPJR, dan POLSUSKA:
- Pria minimal 163 cm dengan berat badan ideal.
- Wanita minimal 160 cm dengan berat badan ideal.
Formasi pemeliharaan sarana dan prasarana, seperti PNC Sintelis dan LAA serta Teknisi Sarana:
- Pria minimal 160 cm dengan berat badan ideal.
- Wanita minimal 155 cm dengan berat badan ideal.
Sementara itu, pada Campus Job Fair Semarang KAI Group 2026, ketentuan umumnya adalah pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm dengan berat badan ideal. Khusus formasi D3 Kondektur, pria diwajibkan memiliki tinggi minimal 163 cm.
Dengan demikian, klaim lama bahwa tinggi badan PT KAI secara umum minimal 150 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita sebaiknya dihapus karena tidak sesuai dengan persyaratan rekrutmen resmi KAI 2026.
Baca juga: Tahapan Tes PT KAI 2026 : Urutan Seleksi Rekrutmen dari Administrasi hingga Pengumuman
Pemeriksaan yang Berkaitan dengan Kondisi Fisik
KAI tidak memublikasikan rincian lengkap seluruh komponen pemeriksaan kesehatan beserta nilai batas kelulusannya pada pengumuman rekrutmen 2026 yang tersedia untuk publik.
Namun, beberapa indikator kesehatan memang muncul dalam dokumen rekrutmen KAI Group. Pada rekrutmen KAI Properti 2026 untuk Petugas Penjaga Pintu Perlintasan, surat keterangan sehat yang dipersyaratkan minimal mencantumkan:
- tinggi badan;
- BMI;
- status buta warna;
- visus mata; dan
- tekanan darah.
Dokumen tersebut juga mensyaratkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi berwenang.
Perlu diperhatikan bahwa ketentuan KAI Properti tersebut tidak dapat langsung dianggap sebagai nilai ambang pemeriksaan seluruh formasi PT KAI (Persero). Persyaratan kesehatan harus mengikuti pengumuman dari perusahaan dan formasi yang dilamar.
Karena itu, angka seperti visus minimal 6/6, audiometri minimal 30 dB, tekanan darah maksimal 140/90 mmHg, atau IMT 18,5–24,9 sebaiknya tidak dicantumkan sebagai standar kelulusan resmi PT KAI jika tidak terdapat dalam pengumuman rekrutmen yang sedang diikuti.
Ketentuan Peserta Saat Seleksi Kesehatan Awal

Pengumuman resmi Seleksi Kesehatan Awal KAI tahun 2026 memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai hal-hal yang perlu dilakukan peserta sebelum pemeriksaan.
Pada Seleksi Kesehatan Awal Campus Job Fair Semarang 2026, peserta diwajibkan membawa:
- KTP asli atau surat kependudukan yang masih berlaku; dan
- pulpen atau ballpoint bertinta hitam.
Peserta juga diwajibkan hadir sesuai jadwal, berpakaian rapi dengan kemeja putih, celana kain berwarna dasar gelap bukan jeans, serta sepatu hitam.
KAI menyarankan peserta menjaga kondisi tubuh dengan sarapan dan istirahat yang cukup sebelum mengikuti Seleksi Kesehatan Awal.
Dalam pelaksanaan kesehatan awal pada rekrutmen PPI Madiun 2026, peserta juga disarankan beristirahat atau tidur cukup, tidak menggunakan gadget atau laptop secara berlebihan hingga pemeriksaan selesai, serta tidak melakukan aktivitas berat sebelum pemeriksaan.
Peserta yang memiliki gangguan jarak pandang diminta membawa kacamata beserta surat keterangan lensa koreksi terbaru dari dokter mata atau optik.
Ketentuan Seleksi Kesehatan Akhir PT KAI
Ketentuan pada Seleksi Kesehatan Akhir dapat berbeda dari kesehatan awal.
Pada Seleksi Kesehatan Akhir Campus Job Fair Semarang 2026, peserta diwajibkan berpuasa minimal delapan jam sebelum pemeriksaan kesehatan laboratorium. Selama berpuasa peserta tidak diperbolehkan makan dan mengonsumsi obat, tetapi masih diperbolehkan minum air putih sesuai ketentuan pengumuman tersebut.
KAI juga menyarankan peserta menjaga kesehatan dan kebersihan diri, termasuk:
- menjaga kebersihan liang telinga agar tidak terdapat kotoran atau sumbatan;
- menjaga kebersihan gigi, termasuk karang gigi dan gigi berlubang;
- beristirahat dan tidur cukup; serta
- mengurangi penggunaan gadget atau laptop secara berlebihan sebelum pemeriksaan.
Sementara itu, pada Seleksi Kesehatan Akhir Rekrutmen PPI Madiun 2026, ketentuan puasanya adalah minimal enam jam sebelum pemeriksaan laboratorium.
Perbedaan tersebut penting diperhatikan. Tidak tepat menetapkan satu durasi puasa untuk seluruh tes kesehatan KAI. Peserta harus mengikuti ketentuan pada pengumuman seleksi masing-masing.
Apakah Ada Tes Narkoba dalam Rekrutmen KAI?
Persyaratan resmi KAI tahun 2026 menyebutkan bahwa pelamar tidak boleh pernah menggunakan dan/atau terlibat narkoba atau psikotropika.
Pada rekrutmen KAI Properti untuk Petugas Penjaga Pintu Perlintasan tahun 2026, pelamar bahkan diwajibkan mengunggah surat keterangan bebas narkoba dari instansi yang berwenang, seperti Labkesda, rumah sakit Kementerian Kesehatan, BNN, Puslabfor, atau rumah sakit kepolisian.
Namun, artikel sebaiknya tidak menyebut secara pasti bahwa seluruh tes kesehatan PT KAI menguji ganja, amfetamin, metamfetamin, kokain, morfin, dan heroin satu per satu, karena daftar zat tersebut tidak dicantumkan sebagai standar universal dalam pengumuman resmi KAI 2026 yang tersedia.
Apakah Ada Tes HIV, Hepatitis, dan Sifilis?
Informasi ini juga perlu diperbaiki dari artikel lama.
Pengumuman rekrutmen dan pelaksanaan Seleksi Kesehatan KAI 2026 yang tersedia secara publik tidak merinci bahwa seluruh peserta pasti menjalani tes HIV/AIDS, hepatitis B, hepatitis C, dan sifilis.
Karena itu, daftar tersebut tidak sebaiknya ditulis sebagai enam kriteria resmi tes kesehatan PT KAI tanpa dokumen KAI yang secara khusus menetapkannya.
KAI memang dapat melakukan pemeriksaan laboratorium dalam rangka Seleksi Kesehatan Akhir. Hal tersebut terlihat dari ketentuan puasa sebelum pemeriksaan laboratorium, tetapi jenis parameter laboratorium yang diperiksa tidak dijabarkan lengkap kepada publik dalam pengumuman yang saya temukan.
Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Tes Kesehatan KAI
Mengikuti instruksi resmi KAI jauh lebih penting daripada mencoba mengejar angka kesehatan tertentu yang beredar di internet.
Beberapa ketentuan yang memang muncul dalam pengumuman resmi 2026 antara lain:
- tidur dan beristirahat cukup;
- tidak melakukan aktivitas fisik berat sebelum pemeriksaan;
- mengurangi penggunaan gadget atau laptop secara berlebihan menjelang pemeriksaan;
- membawa kacamata dan keterangan koreksi terbaru jika memiliki gangguan penglihatan;
- menjaga kebersihan gigi dan telinga;
- membawa identitas serta dokumen yang diminta;
- mengikuti ketentuan makan atau puasa sesuai jenis pemeriksaan; dan
- hadir sesuai jadwal yang diberikan panitia.
Peserta juga harus membaca kembali pengumuman pada akun dan portal rekrutmen karena ketentuan Kesehatan Awal, Kesehatan Akhir, dan pendalaman pemeriksaan kesehatan dapat berbeda.
Baca juga: Soal Psikotes KAI 2026 : Contoh Materi Tes Psikologi dan Latihan untuk Persiapan Seleksi
Mini FAQ
Apakah tes kesehatan PT KAI masih ada pada rekrutmen 2026?
Ya. Dalam beberapa rekrutmen resmi PT KAI tahun 2026, peserta masih mengikuti Seleksi Kesehatan Awal dan Seleksi Kesehatan Akhir sesuai tahapan yang ditetapkan pada masing-masing formasi.
Apa saja yang diperiksa dalam tes kesehatan PT KAI?
KAI tidak memublikasikan seluruh komponen pemeriksaan secara rinci untuk semua formasi. Namun, indikator seperti tinggi badan, berat badan, kondisi penglihatan, buta warna, tekanan darah, serta pemeriksaan laboratorium dapat muncul dalam ketentuan rekrutmen tertentu.
Berapa tinggi badan minimal untuk melamar PT KAI?
Ketentuan tinggi badan berbeda berdasarkan formasi. Pada sejumlah rekrutmen KAI 2026, pria diwajibkan memiliki tinggi minimal 160 cm atau 163 cm, sedangkan wanita minimal 155 cm atau 160 cm tergantung posisi yang dilamar.
Apakah peserta harus puasa sebelum tes kesehatan PT KAI?
Pada Seleksi Kesehatan Akhir tertentu, peserta diwajibkan berpuasa sebelum pemeriksaan laboratorium. Durasi puasa dapat berbeda, misalnya enam atau delapan jam, sehingga peserta harus mengikuti pengumuman resmi pada rekrutmen yang sedang diikuti.
Apakah penggunaan kacamata membuat peserta gagal tes kesehatan KAI?
Tidak ada ketentuan resmi yang menyatakan seluruh pengguna kacamata otomatis gagal. Dalam beberapa pengumuman, peserta yang memiliki gangguan jarak pandang justru diminta membawa kacamata serta keterangan lensa koreksi terbaru.
Apakah ada tes narkoba dalam rekrutmen PT KAI?
KAI mensyaratkan pelamar tidak pernah menggunakan atau terlibat narkoba dan psikotropika. Pada beberapa rekrutmen KAI Group, peserta juga dapat diminta menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi berwenang.
Ringkasan
Seleksi kesehatan masih digunakan dalam rekrutmen PT KAI tahun 2026. Dalam beberapa rekrutmen, tahapannya terdiri dari Seleksi Kesehatan Awal dan Seleksi Kesehatan Akhir, sedangkan peserta tertentu dapat mengikuti pemeriksaan atau pendalaman kesehatan lanjutan.
Kriteria dasar yang dipublikasikan KAI mencakup sehat jasmani dan rohani serta persyaratan tinggi dan berat badan yang dapat berbeda berdasarkan formasi. Indikator seperti visus, buta warna, BMI, dan tekanan darah juga muncul pada persyaratan kesehatan salah satu rekrutmen KAI Group.
Namun, KAI tidak memublikasikan angka batas medis universal untuk seluruh formasi. Oleh karena itu, angka visus, tekanan darah, audiometri, IMT, maupun daftar pemeriksaan laboratorium yang berasal dari artikel lama sebaiknya tidak diklaim sebagai standar resmi KAI 2026.
Kalau kamu sedang mempersiapkan diri menghadapi rangkaian seleksi PT KAI, kamu bisa menggunakan JadiBUMN untuk mempelajari materi seleksi, mengerjakan latihan soal, dan memahami pola tes yang umum muncul dalam proses rekrutmen BUMN. Persiapan yang lebih terarah dapat membantu kamu menghadapi setiap tahapan seleksi dengan lebih siap, mulai dari psikotes, kemampuan dasar, hingga tahapan lanjutan lainnya.
Sumber Referensi
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) – Rekrutmen Eksternal Khusus Bersumber dari Lulusan Politeknik Perkeretaapian Indonesia PPI Madiun Tahun 2026 – Portal e-Recruitment KAI.
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) – Pengumuman Pelaksanaan Seleksi Kesehatan Awal Rekrutmen Eksternal Campus Job Fair Semarang Tahun 2026 – Portal e-Recruitment KAI.
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) – Pengumuman Pelaksanaan Seleksi Kesehatan Akhir Campus Job Fair Semarang Tahun 2026 – Portal e-Recruitment KAI.
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) – Pendalaman Seleksi Kesehatan Akhir Rekrutmen PPI Madiun Tahun 2026 – Portal e-Recruitment KAI.
- PT KA Properti Manajemen – Rekrutmen PKWT Formasi Petugas Penjaga Pintu Perlintasan Tahun 2026 – Portal e-Recruitment KAI.




