Memilih jurusan kuliah terasa menegangkan ketika kamu sudah punya target perusahaan sejak awal. Kalau kamu bertanya mau kerja di Pertamina harus lulusan apa, jawabannya tidak berhenti pada satu jurusan karena Pertamina Group membutuhkan tenaga teknis dan nonteknis.
Artikel ini akan membantumu memahami jenjang pendidikan, kelompok jurusan, cara membaca persyaratan lowongan, dan persiapan seleksi yang relevan. Jadi, kamu bisa menyusun rencana pendidikan atau lamaran berdasarkan posisi yang masuk akal, bukan sekadar mengikuti jurusan yang sedang populer.
Daftar Isi
- 1. Lulusan Apa untuk Pertamina?
- 2. Jenjang Pendidikan Kerja Pertamina
- 3. Jurusan untuk Kerja Pertamina
- 4. Cara Cek Syarat Pertamina
- 5. Persiapan Seleksi Kerja Pertamina
- Mini FAQ
- Ringkasan
1. Lulusan Apa untuk Pertamina?
Jawaban untuk pertanyaan mau kerja di Pertamina harus lulusan apa bergantung pada lowongan yang kamu incar. Pertamina Group dapat mencari lulusan SMA/SMK, D3, D4, S1, atau S2 dari jurusan tertentu, tetapi setiap posisi menetapkan kualifikasi yang berbeda.
Karena itu, tidak ada satu lulusan terbaik untuk Pertamina yang otomatis cocok bagi semua pekerjaan. Kamu perlu mencocokkan jenjang pendidikan, jurusan, kompetensi, pengalaman, dan persyaratan lain dengan deskripsi posisi yang sedang tersedia.
1.1 Jenjang Menyesuaikan Posisi Pertamina
Jenjang pendidikan Pertamina mengikuti tingkat tanggung jawab dan kompetensi tiap pekerjaan. Posisi operasional tertentu mungkin menerima SMA/SMK, posisi teknis terapan dapat mencari D3 atau D4, sedangkan posisi profesional dan spesialis umumnya mensyaratkan pendidikan tinggi yang selaras.
Sebagai konteks, pengumuman resmi RBB 2025 dari FHCI mencakup jenjang SMA/SMK, D3, D4, S1, hingga S2 untuk berbagai BUMN. Namun, informasi tersebut tidak berarti setiap posisi di Pertamina Group menerima seluruh jenjang tersebut.
1.2 Jurusan Mengikuti Kebutuhan Posisi
Jurusan kerja di Pertamina juga mengikuti fungsi pekerjaan. Bisnis energi memerlukan bidang operasi, teknik, keselamatan, proyek, dan pemeliharaan, tetapi perusahaan tetap membutuhkan keuangan, hukum, sumber daya manusia, komunikasi, pemasaran, pengadaan, teknologi informasi, dan data.
Jadi, lulusan nonteknik tetap memiliki peluang ketika Pertamina Group membuka fungsi yang relevan. Sebaliknya, gelar teknik tidak otomatis cocok untuk semua posisi teknis karena perusahaan dapat meminta konsentrasi ilmu, sertifikasi, pengalaman, atau keahlian khusus.
2. Jenjang Pendidikan Kerja Pertamina

Setiap lowongan kerja Pertamina mencantumkan pendidikan minimal sesuai kebutuhan posisi. Maka, jangan hanya melihat nama perusahaan atau jabatan karena satu tingkat pendidikan tidak berlaku untuk semua anak perusahaan dan fungsi kerja.
Jika kamu masih sekolah atau kuliah, kelompok jenjang berikut dapat menjadi peta awal untuk membaca peluang. Tetap jadikan pengumuman aktif sebagai penentu akhir karena kebutuhan tenaga kerja bisa berubah pada setiap periode rekrutmen.
2.1 Peluang Lulusan SMA dan SMK
Lulusan SMA dan SMK dapat melamar jika lowongan aktif secara tegas menerima jenjang tersebut. Untuk lulusan SMK, kompetensi seperti mesin, listrik, kimia industri, instrumentasi, otomotif, pengelasan, atau bidang lain dapat relevan dengan pekerjaan operasional dan teknis, tergantung kebutuhan perusahaan.
Namun, kamu tidak boleh menganggap semua posisi lapangan terbuka bagi SMA/SMK. Baca persyaratan tentang program keahlian, nilai, sertifikat, pengalaman, usia, lokasi penempatan, dan kondisi kerja sebelum mengirim lamaran.
2.2 Peluang Lulusan D3 dan D4
Lulusan D3 dan D4 memiliki bekal terapan yang dapat cocok dengan fungsi operasi, laboratorium, pemeliharaan, teknologi, administrasi, atau pendukung bisnis. Meski demikian, perusahaan akan menilai kecocokan program studi dan kemampuanmu, bukan hanya nama jenjang pada ijazah.
Periksa apakah lowongan menyamakan D4 dengan S1 atau menuliskannya sebagai kategori tersendiri. Langkah ini penting karena sistem administrasi dapat menyaring pelamar berdasarkan jenjang dan jurusan yang tercantum dalam persyaratan.
2.3 Peluang Lulusan S1 dan S2
Lulusan S1 dan S2 dapat mengincar fungsi profesional, analitis, manajerial awal, atau spesialis sesuai kualifikasi posisi. Contohnya mencakup pekerjaan teknik, finansial, legal, digital, pengembangan bisnis, sumber daya manusia, komunikasi, dan rantai pasok.
Gelar S2 tidak selalu memberi keunggulan jika posisi hanya membutuhkan S1 dan lebih mengutamakan pengalaman atau kompetensi tertentu. Karena itu, pilih lowongan yang benar-benar selaras dengan profilmu agar waktu persiapan tidak habis pada posisi yang gagal kamu lewati sejak seleksi administrasi.
Baca Juga: Apakah Magang di Pertamina Bisa Menjadi Karyawan Tetap ?
3. Jurusan untuk Kerja Pertamina

Daftar jurusan untuk kerja di Pertamina sangat luas karena Pertamina Group menjalankan bisnis energi dari hulu sampai hilir beserta fungsi pendukungnya. Alih-alih mencari jurusan yang menjamin kelulusan, kelompokkan pilihan berdasarkan jenis pekerjaan yang ingin kamu jalani.
FHCI mencatat bahwa RBB 2025 menawarkan bidang operasional, teknik, pemasaran, keuangan, digitalisasi, dan teknologi informasi di berbagai BUMN serta anak usahanya. Gambaran itu memperlihatkan luasnya kebutuhan bidang kerja, sedangkan syarat jurusan tetap mengikuti setiap posisi.
3.1 Jurusan Teknis Pertamina Group
Jurusan teknis Pertamina dapat mencakup teknik perminyakan, teknik kimia, teknik mesin, teknik elektro, teknik industri, teknik sipil, geologi, geofisika, metalurgi, keselamatan kerja, lingkungan, dan bidang sains terkait. Kesesuaian jurusan bergantung pada fungsi seperti eksplorasi, produksi, pengolahan, proyek, pemeliharaan, keandalan fasilitas, HSSE, atau laboratorium.
Kalau kamu berasal dari rumpun teknik, bangun kemampuan yang mendekati pekerjaan incaran. Misalnya, calon untuk fungsi pemeliharaan dapat memperkuat pemahaman mesin dan keandalan, sedangkan calon fungsi data geosains perlu menguasai analisis geologi atau geofisika sesuai tuntutan posisi.
3.2 Jurusan Nonteknis Pertamina Group
Jurusan nonteknis Pertamina dapat mencakup akuntansi, manajemen, ekonomi, hukum, psikologi, komunikasi, hubungan internasional, administrasi bisnis, statistika, matematika, ilmu komputer, sistem informasi, dan bidang terkait. Fungsi yang mungkin relevan antara lain keuangan, audit, legal, SDM, pemasaran, komunikasi korporat, pengadaan, tata kelola, teknologi informasi, serta analisis data.
Walau jurusanmu tercantum, perusahaan tetap dapat meminta kemampuan tambahan seperti analisis data, bahasa Inggris, penyusunan laporan, pemahaman bisnis, atau penggunaan perangkat kerja tertentu. Portofolio, pengalaman organisasi, magang, sertifikasi, dan proyek kuliah bisa memperkuat bukti kemampuan selama semuanya relevan dengan posisi.
4. Cara Cek Syarat Pertamina
Gunakan syarat rekrutmen Pertamina pada pengumuman aktif sebagai acuan utama. Kamu dapat memantau portal resmi rekrutmen Pertamina, lalu membandingkan profilmu dengan persyaratan setiap posisi sebelum mendaftar.
Saat membaca lowongan, catat pendidikan minimal, jurusan, batas usia, IPK atau nilai, pengalaman, kemampuan, sertifikat, dokumen, serta lokasi penempatan. Periksa juga nama perusahaan dalam Pertamina Group karena kebutuhan PT Pertamina (Persero), subholding, dan anak perusahaan dapat berbeda.
- Pastikan jenjang dan nama jurusanmu masuk dalam persyaratan.
- Cocokkan pengalaman serta kemampuan dengan tugas posisi.
- Siapkan ijazah, transkrip, identitas, CV, dan dokumen pendukung sesuai permintaan.
- Gunakan data yang konsisten pada seluruh dokumen dan formulir.
- Kirim lamaran hanya melalui kanal yang tercantum dalam pengumuman resmi.
Waspadai pihak yang meminta pembayaran, membeli tiket, atau memakai agen perjalanan dengan janji meluluskanmu. Portal rekrutmen Pertamina menegaskan bahwa proses penerimaan tidak memungut biaya dan pengumuman proses rekrutmen memakai kanal resmi perusahaan.
Baca Juga: Berapa Gaji Anak Magang di Pertamina ? Cek Kisarannya
5. Persiapan Seleksi Kerja Pertamina
Setelah menemukan posisi yang cocok, arahkan persiapan seleksi Pertamina pada tes dan kompetensi yang kemungkinan besar muncul. Jalur rekrutmen dapat berbeda, tetapi seleksi administrasi, tes kemampuan, wawancara, dan pemeriksaan kesehatan sering menuntut kesiapan yang tidak bisa kamu bangun dalam semalam.
Untuk konteks RBB 2025, FHCI mencantumkan tes kemampuan dasar, AKHLAK, wawasan kebangsaan, bahasa Inggris, learning agility, wawancara, tes kesehatan, dan tes kemampuan bidang. Jangan menganggap susunan tersebut otomatis berlaku pada seluruh rekrutmen Pertamina berikutnya, tetapi gunakan materinya sebagai peta latihan awal sambil menunggu pengumuman resmi terbaru.
Mulailah dari kelemahan yang paling menghambat. Kalau kemampuan numerikmu belum stabil, buat jadwal latihan terukur, lalu lanjutkan dengan verbal, logika, bahasa Inggris, pemahaman AKHLAK, dan kompetensi bidang sesuai posisi.
Selain latihan soal, pelajari bisnis Pertamina Group dan siapkan contoh pengalaman yang menunjukkan integritas, kerja sama, kemampuan belajar, serta penyelesaian masalah. Jawaban wawancara akan terasa lebih kuat ketika kamu membawa bukti konkret, bukan kalimat motivasi yang bisa dipakai oleh siapa saja.
Pertamina Talent Candidate menjelaskan kesempatan pengembangan dari tingkat pemula sampai tingkat tinggi melalui program pembelajaran dan pengembangan karier. Informasi ini menunjukkan bahwa perusahaan menilai potensi berkembang, tetapi kamu tetap harus memenuhi kualifikasi lowongan sebelum memasuki proses seleksi.
Mini FAQ
Mau kerja di Pertamina harus lulusan apa?
Kamu harus memenuhi jenjang pendidikan dan jurusan yang tercantum pada posisi aktif. Pertamina Group dapat membutuhkan lulusan SMA/SMK, D3, D4, S1, atau S2 untuk fungsi berbeda, tetapi tidak semua lowongan menerima seluruh jenjang dan jurusan tersebut.
Apakah lulusan SMA bisa kerja di Pertamina?
Bisa jika pengumuman resmi membuka posisi untuk jenjang SMA atau sederajat dan kamu memenuhi syarat lainnya. Jangan memakai informasi lowongan lama sebagai jaminan karena kebutuhan posisi dapat berubah pada setiap periode.
Apakah lulusan SMK bisa kerja di Pertamina?
Bisa jika lowongan menerima jenjang SMK dan program keahlianmu sesuai dengan persyaratan. Bidang mesin, listrik, kimia industri, instrumentasi, atau keahlian lain dapat relevan, tetapi keputusan tetap mengikuti rincian posisi aktif.
Apakah Pertamina menerima jurusan nonteknik?
Ya, Pertamina Group juga memiliki fungsi keuangan, hukum, SDM, komunikasi, pemasaran, pengadaan, digital, dan bidang pendukung lain. Kamu tetap perlu mencocokkan jurusan serta kemampuanmu dengan kualifikasi lowongan.
Di mana lowongan resmi Pertamina?
Pantau portal resmi rekrutmen Pertamina dan kanal resmi perusahaan yang tercantum dalam pengumuman. Hindari pihak yang meminta biaya atau menjanjikan kelulusan karena Pertamina menyatakan proses rekrutmennya tidak memungut biaya.
Ringkasan
Kalau kamu masih bertanya mau kerja di Pertamina harus lulusan apa, jawabannya mengikuti posisi yang tersedia. Peluang dapat terbuka bagi SMA/SMK, D3, D4, S1, atau S2 dari bidang teknis maupun nonteknis, tetapi jenjang, jurusan, pengalaman, serta kompetensi harus cocok dengan persyaratan lowongan aktif.
Fokuskan persiapan pada posisi yang realistis, cek portal resmi secara berkala, dan latih materi seleksi sesuai jalur yang kamu ikuti. Kalau kamu ingin menyiapkan TKD, AKHLAK, bahasa Inggris, serta tes BUMN dengan latihan yang lebih terarah, gunakan jadibumn.id sebagai pendamping belajarmu.




