Pertanyaan Bank Mandiri swasta atau negeri sering muncul karena Bank Mandiri berbentuk perusahaan terbuka dan sahamnya dapat dimiliki masyarakat melalui Bursa Efek Indonesia. Kondisi tersebut kadang membuat orang mengira Bank Mandiri sudah berubah menjadi bank swasta. Padahal, status perusahaan terbuka tidak sama dengan status kepemilikan perusahaan.
Bank Mandiri bukan bank swasta. Nama resminya adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan Bank Mandiri tetap berstatus Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. Laporan Tahunan Bank Mandiri 2025 mencatat PT Danantara Asset Management (Persero) memegang sekitar 52% saham Seri B Bank Mandiri pada akhir 2025, sementara Negara Republik Indonesia tetap memiliki saham Seri A Dwiwarna yang memberikan hak khusus dalam keputusan strategis perusahaan.
Pada Januari 2026 memang terjadi penyesuaian kepemilikan ketika sebagian saham Seri B Bank Mandiri milik PT Danantara Asset Management dialihkan kepada Badan Pengaturan BUMN. Perubahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan ketentuan terbaru mengenai BUMN dan tidak mengubah Bank Mandiri menjadi perusahaan swasta. Bahkan dalam publikasi Bank Mandiri pada Juni 2026, perusahaan masih secara eksplisit menyebut dirinya sebagai BUMN.
Daftar Isi
- Status Bank Mandiri sebagai Bank BUMN
- Arti Persero pada Nama Bank Mandiri
- Status Tbk Tidak Membuat Bank Mandiri Menjadi Swasta
- Struktur Kepemilikan Saham Bank Mandiri
- Perubahan Kepemilikan Saham pada 2026
- Bank Mandiri Dibentuk dari Empat Bank Milik Negara
- Perbedaan Bank Mandiri dengan Bank Swasta
- Bank Mandiri Tetap BUMN Meski Sahamnya Diperdagangkan
- Pengawasan Bank Mandiri
- Mini FAQ
- Ringkasan
Status Bank Mandiri sebagai Bank BUMN

Jawaban singkat untuk pertanyaan Bank Mandiri swasta atau negeri adalah Bank Mandiri merupakan bank BUMN, bukan bank swasta. Istilah “bank negeri” memang sering digunakan masyarakat untuk menyebut bank milik pemerintah, tetapi istilah yang lebih tepat secara kelembagaan adalah bank BUMN atau Bank Persero.
Nama resmi perusahaan juga memberikan petunjuk yang cukup jelas, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Otoritas Jasa Keuangan dalam Direktori Perbankan Indonesia mencantumkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam kelompok Bank Persero bersama sejumlah bank milik negara lainnya.
Status tersebut tidak berubah hanya karena sebagian saham Bank Mandiri dimiliki investor atau diperjualbelikan di pasar modal. Selama struktur pengendalian perusahaan tetap berada dalam kerangka kepemilikan negara sebagaimana diatur untuk BUMN, Bank Mandiri tetap merupakan perusahaan milik negara.
Baca Juga: Bank Swasta Apa Aja di Indonesia? Cek Daftar, Jenis, dan Bedanya dengan Bank BUMN
Arti Persero pada Nama Bank Mandiri
Kata Persero dalam PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menunjukkan bahwa perusahaan berbentuk perseroan terbatas dengan status sebagai BUMN. Bank Mandiri sendiri didirikan pada 2 Oktober 1998 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 1998 mengenai penyertaan modal negara untuk pendirian perusahaan perseroan di bidang perbankan.
Status Persero membuat Bank Mandiri menjalankan kegiatan usaha secara komersial layaknya perusahaan pada umumnya. Bank dapat menawarkan produk, memperoleh laba, melakukan ekspansi, memiliki anak perusahaan, dan menjalankan berbagai aktivitas bisnis perbankan.
Namun, orientasi bisnis tersebut tidak membuatnya menjadi bank swasta. Perbedaannya terletak pada struktur kepemilikan dan pengendalian perusahaan, bukan pada apakah perusahaan memperoleh keuntungan atau menjual produknya kepada masyarakat.
Status Tbk Tidak Membuat Bank Mandiri Menjadi Swasta

Bagian lain yang sering menyebabkan kebingungan adalah tambahan kata Tbk pada nama Bank Mandiri. Tbk merupakan singkatan dari Terbuka, yang menunjukkan bahwa saham perusahaan telah dicatatkan dan dapat diperdagangkan di pasar modal.
Bank Mandiri tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 14 Juli 2003 dengan kode saham BMRI. Sejak menjadi perusahaan terbuka, sebagian sahamnya dapat dimiliki investor publik.
Namun, perusahaan terbuka tidak selalu berarti perusahaan swasta. Sebuah BUMN dapat sekaligus menjadi perusahaan terbuka apabila sebagian sahamnya diperdagangkan kepada masyarakat. Bank Mandiri merupakan salah satu contoh BUMN terbuka.
Jadi, dua istilah tersebut menjelaskan hal yang berbeda. Persero berkaitan dengan statusnya sebagai BUMN, sedangkan Tbk menunjukkan bahwa saham perusahaan diperdagangkan secara publik.
Struktur Kepemilikan Saham Bank Mandiri
Struktur kepemilikan Bank Mandiri mengalami penyesuaian seiring perubahan kebijakan pengelolaan BUMN. Berdasarkan Laporan Tahunan Bank Mandiri 2025, pada 31 Desember 2025 sekitar 52% saham Seri B dimiliki PT Danantara Asset Management (Persero). Negara Republik Indonesia juga tetap memegang satu saham Seri A Dwiwarna.
Saham Seri A Dwiwarna memiliki posisi khusus. Laporan Bank Mandiri menjelaskan bahwa saham jenis ini hanya dapat dimiliki Negara Republik Indonesia dan memberikan hak tertentu terkait keputusan strategis perusahaan, termasuk dalam tata kelola perusahaan.
Selain kepemilikan tersebut, saham Bank Mandiri juga dimiliki investor lainnya. Karena saham BMRI diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, masyarakat dan investor institusi dapat memiliki saham Seri B tanpa membuat status Bank Mandiri berubah menjadi bank swasta.
| Aspek | Status Bank Mandiri |
|---|---|
| Nama Perusahaan | PT Bank Mandiri (Persero) Tbk |
| Status | BUMN/Persero |
| Bidang Usaha | Perbankan |
| Saham Diperdagangkan di Bursa | Ya |
| Kode Saham | BMRI |
| Negara Memiliki Saham Khusus | Ya, Seri A Dwiwarna |
| Termasuk Bank Swasta | Tidak |
Perubahan Kepemilikan Saham pada 2026
Pada awal 2026 terdapat perubahan pada struktur kepemilikan saham Bank Mandiri. Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, pada Januari 2026 sebagian saham Seri B yang sebelumnya berada pada PT Danantara Asset Management (Persero) dialihkan kepada Badan Pengaturan BUMN atau BP BUMN sebagai bagian dari pelaksanaan ketentuan terbaru mengenai BUMN.
Jumlah yang dialihkan tercatat sebanyak 485.333.332 saham Seri B atau sekitar 0,52% dari seluruh saham yang telah diterbitkan dan disetor penuh. Transaksi tersebut bukan penjualan Bank Mandiri kepada perusahaan swasta, melainkan penyesuaian kepemilikan dalam struktur pengelolaan BUMN.
Karena itu, informasi lama yang hanya menyebut “52% saham langsung dimiliki Pemerintah Republik Indonesia” perlu dibaca sesuai periode datanya. Struktur teknis kepemilikan telah berubah, tetapi pengendalian negara dan status Bank Mandiri sebagai BUMN tetap dipertahankan.
Baca juga: Tips Meningkatkan Peluang Lolos Seleksi Rekrutmen BUMN
Bank Mandiri Dibentuk dari Empat Bank Milik Negara
Status Bank Mandiri sebagai BUMN juga dapat dipahami dari sejarah pembentukannya. Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998 dan kemudian menjadi hasil penggabungan empat bank milik negara.
Empat bank tersebut adalah Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia. Proses penggabungan secara hukum dilaksanakan pada 1999.
Keempat bank tersebut merupakan bank Persero sehingga pembentukan Bank Mandiri sejak awal memang berkaitan langsung dengan konsolidasi perbankan milik negara. Sejarah ini sekaligus menjelaskan mengapa nama Bank Mandiri menggunakan tambahan “Persero”.
Perbedaan Bank Mandiri dengan Bank Swasta
Perbedaan utama Bank Mandiri dan bank swasta terletak pada kepemilikannya. Bank swasta dikendalikan oleh pihak swasta, baik investor domestik maupun asing, sedangkan Bank Mandiri berada dalam struktur BUMN dan negara memiliki hak pengendalian tertentu.
Contoh bank swasta yang berbeda status dengan Bank Mandiri antara lain BCA, Bank Mega, PaninBank, dan beberapa bank umum lainnya. Meski berbeda kepemilikan, baik bank BUMN maupun bank swasta tetap harus mengikuti ketentuan perbankan yang berlaku.
| Aspek | Bank Mandiri | Bank Swasta |
|---|---|---|
| Status Kepemilikan | BUMN/Persero | Swasta |
| Pengendali | Dalam struktur kepemilikan negara/BUMN | Pemegang saham swasta |
| Dapat Menjadi Perusahaan Terbuka | Ya | Ya |
| Diawasi OJK | Ya | Ya |
| Contoh | Bank Mandiri | BCA, Bank Mega, PaninBank |
Jadi, perbedaan “negeri” dan swasta tidak ditentukan oleh jenis layanan, aplikasi perbankan, atau jumlah nasabah. Faktor yang menentukan adalah struktur kepemilikan dan pengendalian perusahaan.
Bank Mandiri Tetap BUMN Meski Sahamnya Diperdagangkan
Salah satu anggapan yang kurang tepat adalah bahwa perusahaan otomatis menjadi swasta setelah sahamnya dijual kepada masyarakat. Dalam praktik pasar modal, sebuah BUMN dapat melakukan penawaran saham kepada publik dan tetap mempertahankan statusnya sebagai BUMN.
Bank Mandiri merupakan perusahaan terbuka dengan kode saham BMRI. Investor publik dapat membeli saham perusahaan melalui pasar modal, tetapi kepemilikan saham publik tersebut tidak menghilangkan saham Seri A Dwiwarna yang dimiliki negara maupun struktur pengendalian BUMN.
Bank Mandiri sendiri pada publikasi perusahaan Juni 2026 masih menyebut posisinya sebagai BUMN yang berperan dalam layanan keuangan nasional. Hal ini memperjelas bahwa pencatatan saham di bursa tidak mengubah status dasarnya menjadi bank swasta.
Pengawasan Bank Mandiri
Sebagai bank umum, Bank Mandiri berada dalam pengaturan dan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana bank umum lainnya. Status sebagai BUMN tidak membuat Bank Mandiri berada di luar ketentuan industri perbankan.
OJK juga mencantumkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam Direktori Perbankan Indonesia. Informasi kelembagaan tersebut mencakup riwayat pendirian, merger, izin sebagai bank devisa, hingga status pencatatan perusahaan di bursa.
Dengan demikian, istilah bank pemerintah atau BUMN lebih berkaitan dengan kepemilikan perusahaan. Dalam menjalankan kegiatan perbankan, Bank Mandiri tetap harus memenuhi regulasi dan pengawasan yang berlaku untuk industri jasa keuangan.
Baca juga: Panduan Lengkap Tes TKD untuk Rekrutmen BUMN
Mini FAQ
Bank Mandiri swasta atau negeri?
Bank Mandiri bukan bank swasta. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk merupakan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. Istilah yang lebih tepat daripada bank negeri adalah Bank Persero atau bank BUMN.
Kenapa Bank Mandiri disebut Persero?
Persero menunjukkan status Bank Mandiri sebagai perusahaan perseroan yang termasuk BUMN. Bank Mandiri didirikan melalui penyertaan modal negara dan sampai saat ini tetap berada dalam struktur pengendalian BUMN.
Kenapa ada Tbk pada nama Bank Mandiri?
Tbk berarti Terbuka. Saham Bank Mandiri diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dengan kode BMRI. Status Tbk tidak membuat Bank Mandiri berubah menjadi bank swasta.
Siapa pemilik Bank Mandiri sekarang?
Dalam struktur terbaru, kepemilikan pengendali Bank Mandiri berada dalam ekosistem pengelolaan BUMN. Pada akhir 2025, sekitar 52% saham Seri B dimiliki PT Danantara Asset Management (Persero), sementara Negara Republik Indonesia mempertahankan saham Seri A Dwiwarna. Pada Januari 2026 sebagian saham Seri B tersebut dialihkan kepada BP BUMN.
Apakah masyarakat bisa memiliki saham Bank Mandiri?
Ya. Saham Seri B Bank Mandiri diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dengan kode BMRI sehingga dapat dimiliki investor publik sesuai mekanisme pasar modal.
Bank Mandiri termasuk bank pemerintah atau swasta?
Bank Mandiri termasuk bank pemerintah dalam pengertian umum karena merupakan BUMN. Dalam istilah kelembagaan, Bank Mandiri merupakan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Apakah Bank Mandiri dan BCA sama-sama bank swasta?
Tidak. Bank Mandiri merupakan BUMN, sedangkan BCA merupakan bank swasta. Keduanya sama-sama bank umum dan perusahaan terbuka, tetapi struktur kepemilikannya berbeda.
Bank Mandiri diawasi oleh siapa?
Sebagai bank umum di Indonesia, kegiatan perbankan Bank Mandiri berada dalam pengaturan dan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ringkasan
Jadi, jawaban atas pertanyaan Bank Mandiri swasta atau negeri adalah Bank Mandiri merupakan BUMN atau Bank Persero, bukan bank swasta. Penggunaan kata “negeri” dapat dipahami dalam percakapan sehari-hari, tetapi istilah kelembagaan yang lebih tepat adalah BUMN. Nama resminya hingga saat ini tetap PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Status Tbk tidak mengubah Bank Mandiri menjadi perusahaan swasta. Saham Bank Mandiri memang diperdagangkan kepada publik, tetapi negara tetap mempertahankan hak pengendalian melalui struktur kepemilikan BUMN dan saham Seri A Dwiwarna. Penyesuaian kepemilikan melalui Danantara dan BP BUMN pada 2025–2026 juga tidak mengubah status Bank Mandiri sebagai BUMN.
Referensi Artikel Terkait Selain JadiBUMN.id
- detikFinance – Alasan INA Masih Genggam Saham Bank BUMN Saat Pasar Gonjang-ganjing
- Kompas.com – Bank Mandiri Kondisi Keuangan Solid, Tidak Terlibat Investasi BPI Danantara
- Kompas.com – Mengenal Perbedaan BUMN dan BUMD Pengertian Jenis dan Contohnya




