Banyak pelamar BUMN langsung minder saat mendengar nama Pertamina, karena mengira perusahaan energi hanya mencari anak teknik. Padahal, jurusan non teknik yang bisa bekerja di pertamina tetap punya ruang selama kebutuhan posisi, kompetensi, dan jalur rekrutmennya sesuai.
Artikel ini membantu kamu melihat pilihan jurusan non teknik yang masih relevan untuk Pertamina Group, sekaligus cara membaca lowongan agar tidak salah arah. Baca pelan-pelan, karena peluangmu tidak hanya bergantung pada nama jurusan, tetapi juga kecocokan kemampuan, tes BUMN, dan bukti kesiapan kerja.
Daftar Isi
- 1. Jurusan Non Teknik Pertamina
- 2. Posisi Non Teknik Relevan
- 3. Bagaimana Peluang Lulusnya
- 4. Jalur Rekrutmen Resmi
- 5. Strategi Persiapan Pelamar
- Mini FAQ
- Ringkasan
1. Jurusan Non Teknik Pertamina

Jawaban intinya, ada banyak jurusan non teknik yang bisa bekerja di pertamina, tetapi tidak semua jurusan cocok untuk semua posisi. Pertamina Group tetap membutuhkan talenta bisnis, keuangan, hukum, komunikasi, SDM, data, dan administrasi karena perusahaan energi tidak berjalan hanya dengan fungsi operasi lapangan.
Kamu perlu melihat lowongan aktif sebagai patokan utama, bukan hanya daftar jurusan dari artikel mana pun. Kanal e-Recruitment Pertamina menjadi rujukan penting untuk mengecek syarat pendidikan, jurusan, pengalaman, lokasi, dan ketentuan rekrutmen resmi.
1.1 Akuntansi dan Keuangan
Akuntansi, keuangan, perpajakan, dan ekonomi termasuk rumpun non teknik yang sering relevan untuk perusahaan besar seperti Pertamina. Area ini dekat dengan laporan keuangan, pengendalian anggaran, audit, pajak, pengelolaan kas, risiko, dan tata kelola bisnis.
Kalau kamu berasal dari rumpun ini, jangan hanya mengandalkan IPK atau nama kampus. Perkuat pemahaman dasar laporan keuangan, analisis biaya, Excel, presentasi data, dan etika kerja karena seleksi BUMN menilai kesiapan kerja secara menyeluruh.
1.2 Manajemen dan Bisnis
Manajemen, administrasi bisnis, bisnis digital, dan ekonomi pembangunan bisa masuk ke area perencanaan, pengembangan bisnis, pemasaran, niaga, dan pengelolaan operasional pendukung. Jurusan ini biasanya kuat saat pelamar mampu membaca proses bisnis, membuat analisis sederhana, dan memahami cara perusahaan mengambil keputusan.
Namun, kamu tetap harus membaca syarat lowongan dengan teliti karena beberapa posisi menulis jurusan secara spesifik. Jika formasi meminta rumpun ekonomi atau bisnis, siapkan pengalaman organisasi, proyek kampus, magang, atau portofolio yang menunjukkan kemampuanmu memecahkan masalah nyata.
1.3 Hukum dan Kepatuhan
Hukum relevan untuk area legal, kepatuhan, kontrak, hubungan kelembagaan, tata kelola, dan pengadaan. Perusahaan sebesar Pertamina berhadapan dengan kontrak bisnis, aturan industri, mitigasi risiko, dan kerja sama dengan banyak pihak, sehingga kebutuhan legal tidak bisa dianggap kecil.
Pelamar hukum perlu membiasakan diri membaca dokumen panjang dengan rapi dan menyampaikan analisis secara singkat. Selain itu, kemampuan menulis argumentasi, memahami risiko, dan menjaga integritas akan sangat membantu saat menghadapi tes kompetensi bidang atau wawancara.
1.4 Komunikasi dan Psikologi
Ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, psikologi, dan ilmu sosial tertentu dapat relevan untuk komunikasi korporat, hubungan pemangku kepentingan, layanan pelanggan, SDM, dan pengembangan organisasi. Fungsi ini penting karena perusahaan besar harus menjaga pesan publik, budaya kerja, rekrutmen, dan pengalaman karyawan.
Kalau kamu dari rumpun ini, latih kemampuan menulis, berbicara, mengelola konflik, dan membaca kebutuhan audiens. Pengalaman magang, kepanitiaan, riset, konseling dasar, atau pengelolaan media sosial profesional bisa menjadi nilai tambah jika cocok dengan posisi yang kamu incar.
Baca Juga: Komisaris Pertamina Patra Niaga : Ini Peran Pentingnya
2. Posisi Non Teknik Relevan

Setelah tahu jurusannya, kamu juga perlu memahami posisi yang mungkin dekat dengan latar non teknik. Ini penting karena dua pelamar dari jurusan yang sama bisa mengambil arah berbeda, tergantung pengalaman, minat, dan kebutuhan lowongan.
Dalam rilis resmi Kementerian BUMN tentang RBB 2025, bidang lowongan BUMN mencakup pemasaran, keuangan, digitalisasi, dan IT, selain operational dan engineering. Artinya, pelamar non teknik tetap perlu membaca peta posisi dengan serius, bukan sekadar mencari lowongan yang terlihat paling populer.
2.1 SDM dan Komunikasi
SDM Pertamina dan komunikasi korporat membutuhkan pelamar yang mampu bekerja rapi, menjaga kerahasiaan, serta memahami perilaku manusia. Posisi seperti ini bisa berkaitan dengan rekrutmen, pelatihan, pengembangan talenta, hubungan internal, komunikasi publik, dan pengelolaan citra perusahaan.
Tekanan kerjanya tetap nyata karena kamu berhadapan dengan data karyawan, agenda perusahaan, dan ekspektasi banyak pihak. Jadi, siapkan contoh pengalaman yang menunjukkan kedewasaan, empati, ketelitian, dan kemampuan menyampaikan pesan tanpa membuat situasi semakin rumit.
2.2 Pemasaran dan Niaga
Pemasaran Pertamina dan fungsi niaga dekat dengan analisis pasar, relasi pelanggan, penjualan produk, layanan, dan strategi komersial. Jurusan manajemen, bisnis, ekonomi, komunikasi, atau administrasi bisa relevan jika lowongan memang membuka rumpun tersebut.
Untuk area ini, kamu perlu memahami cara membaca kebutuhan pelanggan dan menghubungkannya dengan target bisnis. Portofolio seperti riset pasar kecil, proyek pemasaran kampus, pengalaman organisasi, atau magang di bidang komersial bisa membantu pewawancara melihat arah kemampuanmu.
2.3 Administrasi dan Pengadaan
Administrasi bisnis, administrasi publik, manajemen, hukum, dan akuntansi dapat terhubung dengan administrasi proyek, pengelolaan dokumen, pengadaan, kontrak, dan dukungan operasional. Bagian ini sering terlihat tidak terlalu mencolok, tetapi perusahaan besar sangat bergantung pada proses yang tertib.
Kalau kamu ingin masuk area ini, latih ketelitian sejak sekarang. Biasakan membuat arsip digital yang rapi, membaca instruksi, memahami alur persetujuan, dan menjaga bukti kerja karena kesalahan dokumen bisa mengganggu proses bisnis.
2.4 Data dan Digital
Data bisnis, sistem informasi, statistik, matematika, aktuaria, dan bisnis digital bisa relevan untuk peran analitik, pelaporan, produk digital, atau pengembangan proses. Walaupun beberapa posisi digital terasa teknis, tidak semuanya harus berasal dari jurusan teknik, selama syarat lowongan menerima latar yang sesuai.
Kamu bisa mulai dari kemampuan dasar seperti spreadsheet, visualisasi data, SQL dasar, analisis tren, dan penulisan temuan. Kemampuan ini membuat pelamar non teknik terlihat lebih siap karena perusahaan makin membutuhkan keputusan yang berbasis data.
3. Bagaimana Peluang Lulusnya
Peluang jurusan non teknik yang bisa bekerja di pertamina bergantung pada kecocokan antara formasi, syarat jurusan, pengalaman, nilai tes, dan cara kamu menjelaskan kompetensi. Jadi, jangan berhenti pada pertanyaan “jurusanku bisa atau tidak”, tetapi lanjutkan dengan “posisi mana yang paling masuk akal untuk latarku”.
Rasa khawatir itu wajar, apalagi kalau kamu melihat banyak pelamar dari kampus dan jurusan yang terlihat lebih dekat dengan industri energi. Namun, peluangmu tetap lebih sehat kalau kamu memilih lowongan yang realistis, menyiapkan bukti kompetensi, dan melatih tes sejak awal.
3.1 Cek Syarat Jurusan
Syarat jurusan Pertamina perlu kamu baca dari lowongan aktif, bukan dari perkiraan teman atau potongan informasi media sosial. Beberapa posisi bisa menerima banyak jurusan, sedangkan posisi lain menulis rumpun tertentu seperti ekonomi, hukum, komunikasi, psikologi, sistem informasi, atau bidang terkait.
Kalau jurusanmu tidak tertulis, jangan memaksakan diri hanya karena nama perusahaannya menarik. Lebih baik kamu mencari posisi yang benar-benar cocok agar energi persiapan tidak habis untuk formasi yang sejak awal kurang sesuai.
3.2 Cocokkan Portofolio Pelamar
Portofolio kerja membantu pelamar non teknik menjembatani jurusan dengan posisi yang diincar. Untuk lulusan baru, portofolio tidak selalu berarti proyek besar, karena pengalaman magang, organisasi, lomba, riset, publikasi, atau proyek kelas juga bisa menunjukkan arah kompetensi.
Buat cerita yang jelas tentang masalah, tindakan, hasil, dan pelajaran dari pengalamanmu. Cara ini membuat jawaban wawancara lebih konkret daripada sekadar berkata bahwa kamu pekerja keras, cepat belajar, atau tertarik bekerja di Pertamina.
3.3 Jangan Abaikan Tes Bidang
Tes kemampuan bidang sering menjadi pembeda karena pelamar harus menunjukkan pemahaman sesuai posisi. Pelamar akuntansi perlu siap dengan dasar laporan keuangan, pelamar hukum perlu siap dengan logika regulasi, dan pelamar komunikasi perlu siap dengan studi kasus pesan publik.
Selain belajar teori, latih cara menjawab kasus secara runtut. Pewawancara biasanya lebih mudah percaya pada pelamar yang bisa menjelaskan keputusan dengan alasan, risiko, dan contoh pengalaman yang masuk akal.
4. Jalur Rekrutmen Resmi
Pelamar yang mencari Pertamina perlu memisahkan informasi resmi dari kabar yang hanya beredar di grup. Ini penting karena nama perusahaan besar sering dipakai pihak tidak bertanggung jawab untuk membuat tawaran palsu.
Pertamina memiliki kanal rekrutmen sendiri, sementara peluang BUMN juga dapat muncul lewat program bersama yang Kementerian BUMN dan FHCI jalankan. Kamu perlu mengecek sumbernya, membaca periode pendaftaran, dan memastikan semua instruksi masuk akal sebelum mengisi data pribadi.
4.1 E-Recruitment Pertamina
Rekrutmen Pertamina bisa kamu pantau melalui kanal e-Recruitment resmi. Pada halaman Pertamina Talent Candidate, Pertamina menjelaskan pengembangan talenta dari entry level sampai high level, termasuk budaya kerja digital, pembelajaran digital, benefit kompetitif, dan peluang karier di lingkungan Pertamina Group.
Kalimat itu memberi gambaran bahwa jalur karier tidak hanya berhenti pada satu jenis pekerjaan. Namun, kamu tetap harus menunggu formasi yang sesuai dan membaca syarat detail karena setiap lowongan punya kebutuhan yang berbeda.
4.2 Rekrutmen Bersama BUMN
Rekrutmen Bersama BUMN dapat menjadi jalur lain untuk melihat peluang di sektor energi, minyak, dan gas. Pada RBB 2025, rilis Kementerian BUMN menyebut program ini terbuka untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMA/SMK, D3, D4, S1, hingga S2, dengan tahapan seperti administrasi, TKD, AKHLAK, wawasan kebangsaan, bahasa Inggris, learning agility, wawancara, kesehatan, dan tes kemampuan bidang.
Untuk konteks Pertamina, kamu tetap perlu mengecek apakah perusahaan atau anak usaha yang kamu incar sedang membuka formasi pada periode tersebut. Halaman Karir BUMN bisa menjadi pintu awal untuk melihat program karier resmi di ekosistem BUMN.
4.3 Waspada Modus Penipuan
Penipuan rekrutmen sering memakai nama perusahaan besar, panggilan palsu, tiket perjalanan, atau janji lulus. Pertamina melalui kanal rekrutmennya memberi peringatan bahwa proses rekrutmen tidak memungut biaya dan tidak bekerja sama dengan agen perjalanan.
Kalau kamu menerima undangan yang meminta transfer, data sensitif berlebihan, atau keputusan cepat tanpa proses seleksi yang jelas, berhenti dulu dan cek kanal resmi. Jangan biarkan rasa ingin cepat bekerja membuat kamu melewati langkah verifikasi dasar.
Baca Juga: Magang di Pertamina Apakah Digaji ? Cek Uang Sakunya
5. Strategi Persiapan Pelamar
Setelah memahami daftar jurusan dan jalur resminya, langkah berikutnya adalah menyusun persiapan yang masuk akal. Pelamar non teknik perlu membuktikan bahwa mereka bukan hanya cocok secara ijazah, tetapi juga siap menghadapi tes dan ritme kerja BUMN.
Kamu tidak harus menunggu lowongan terbuka untuk mulai latihan. Justru persiapan awal membuat kamu punya waktu memperbaiki kelemahan, terutama pada numerik, verbal, bahasa Inggris, wawasan BUMN, dan cara menjawab wawancara.
5.1 Kuasai TKD AKHLAK
TKD BUMN dan AKHLAK sering menjadi bagian penting dalam seleksi BUMN, sehingga pelamar non teknik tidak boleh hanya fokus pada jurusan. Latihan numerik, verbal, logika, wawasan kebangsaan, dan nilai inti BUMN perlu masuk ke jadwal belajar.
Buat target latihan mingguan agar persiapanmu tidak terasa acak. Misalnya, hari pertama fokus numerik, hari berikutnya verbal, lalu lanjut pembahasan AKHLAK dan simulasi soal agar kamu terbiasa dengan tekanan waktu.
5.2 Latih Bahasa Inggris
Bahasa Inggris BUMN bisa menjadi tantangan bagi pelamar yang lama tidak membaca teks panjang. Mulailah dari kosakata kerja, pemahaman bacaan, struktur kalimat, dan latihan soal singkat yang konsisten.
Jangan menunggu sampai jadwal tes muncul baru membuka materi. Dengan latihan lebih awal, kamu punya waktu mengenali pola soal dan mengurangi panik saat harus membaca cepat.
5.3 Siapkan Wawancara Bidang
Wawancara BUMN menuntut jawaban yang jujur, runtut, dan relevan dengan posisi. Untuk jurusan non teknik, kamu perlu menjelaskan kenapa latarmu cocok dengan kebutuhan Pertamina, bukan hanya mengatakan ingin bekerja di perusahaan besar.
Siapkan cerita tentang pengalaman yang menunjukkan ketelitian, integritas, kemampuan belajar, kerja tim, dan daya tahan menghadapi tekanan. Jika kamu bisa menghubungkan pengalaman itu dengan posisi yang dilamar, jawabanmu akan terasa lebih kuat dan tidak generik.
Mini FAQ
Apa saja jurusan non teknik yang bisa bekerja di pertamina?
Beberapa contohnya adalah akuntansi, keuangan, manajemen, ekonomi, hukum, ilmu komunikasi, psikologi, administrasi bisnis, administrasi publik, sistem informasi, statistik, aktuaria, dan bisnis digital. Namun, kamu tetap harus mengikuti syarat jurusan pada lowongan aktif karena setiap posisi bisa memiliki ketentuan berbeda.
Apakah lulusan hukum bisa kerja di Pertamina?
Bisa, jika ada posisi yang membutuhkan latar hukum atau rumpun terkait. Biasanya jurusan ini relevan untuk area legal, kontrak, kepatuhan, pengadaan, tata kelola, dan hubungan kelembagaan.
Apakah lulusan komunikasi bisa masuk Pertamina?
Bisa, selama lowongan membuka peluang untuk komunikasi atau rumpun ilmu sosial yang relevan. Latar ini dapat cocok untuk komunikasi korporat, hubungan pemangku kepentingan, layanan pelanggan, pemasaran, atau fungsi pendukung lain.
Apakah semua jurusan non teknik pasti diterima?
Tidak, karena kelulusan tetap bergantung pada syarat lowongan, hasil seleksi administrasi, tes, wawancara, kesehatan, dan kebutuhan perusahaan. Nama jurusan hanya satu bagian dari penilaian, sementara kompetensi dan kecocokan posisi tetap sangat menentukan.
Di mana mengecek lowongan resmi Pertamina?
Kamu bisa mengecek kanal e-Recruitment Pertamina dan program resmi BUMN seperti Rekrutmen Bersama BUMN saat periode berjalan. Hindari tautan tidak jelas, terutama jika ada permintaan biaya, tiket perjalanan, atau janji kelulusan.
Ringkasan
Jurusan non teknik yang bisa bekerja di pertamina mencakup rumpun akuntansi, keuangan, manajemen, ekonomi, hukum, komunikasi, psikologi, administrasi, data, dan digital, selama sesuai dengan formasi yang sedang terbuka. Kunci utamanya bukan mencari jurusan yang terdengar paling aman, tetapi mencocokkan latar pendidikan, portofolio, kemampuan, dan syarat lowongan resmi.
Kalau kamu serius mengejar karier BUMN, mulai siapkan TKD, AKHLAK, bahasa Inggris, wawancara, dan tes bidang dari sekarang agar peluangmu lebih terarah. Untuk latihan dan strategi seleksi BUMN yang lebih rapi, kamu bisa belajar lewat jadibumn.id




