Siapa yang tidak ingin bergabung dengan perusahaan BUMN di Indonesia? Selain statusnya yang prestisius, BUMN menyediakan berbagai kesempatan berkarier yang menjanjikan. Namun, perlu diingat bahwa seleksi Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) sangat ketat karena banyak peminat dengan kemampuan dan latar belakang yang beragam. Pertanyaan yang sering muncul adalah, “Berapa nilai agar lolos BUMN?”—pertanyaan krusial yang tentu ingin dijawab oleh para pelamar.
Memahami nilai minimal yang harus dicapai dan bagaimana sistem penilaian seleksi bekerja bisa sangat membantu kamu dalam mempersiapkan diri secara lebih terarah dan efektif. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail tentang berapa nilai yang diperlukan untuk lolos BUMN, tahapan seleksinya, serta strategi jitu yang bisa kamu terapkan agar percaya diri saat mengikuti setiap tahap seleksi.
Daftar Isi
1. Menyelami Nilai Minimum Agar Lolos BUMN

Nilai yang harus kamu capai agar lolos seleksi BUMN sebenarnya tidak pernah diumumkan secara eksplisit oleh pihak penyelenggara. Namun, berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, kamu minimal harus melewati passing grade yang ditentukan untuk setiap tes, terutama Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Tes AKHLAK. Pada Rekrutmen Bersama BUMN, passing grade ini biasanya bervariasi tergantung posisi dan jumlah pelamar.
Passing grade TKD umumnya berkisar antara 60 hingga 70 poin dari total skor maksimum sekitar 100. Sedangkan untuk Tes AKHLAK dan tes core values lain, skor minimal adalah melewati batas kritis nilai rata-rata peserta, biasanya di atas 70%. Dengan memenuhi standar ini, peluangmu lolos tahap seleksi awal akan semakin tinggi.
Perlu diingat, nilai bukan satu-satunya patokan. Strategi mengerjakan soal dengan cermat dan pemahaman materi yang matang jauh lebih menentukan keberhasilanmu di seleksi ini. Apalagi untuk tes seleksi tahapan lanjut seperti Tes Kompetensi Bidang (TKB) dan wawancara, di mana penilaian juga menilai sikap dan kecocokan dengan budaya perusahaan BUMN.
Baca juga: Strategi Memahami Passing Grade RBB BUMN
2. Memahami Struktur dan Materi Tes Rekrutmen Bersama BUMN
Sebelum membahas lebih jauh nilai minimal, mari kita kenali dulu gambaran umum tahapan tes yang akan kamu jalani. Pemahaman ini penting agar kamu tahu di bagian mana harus fokus dan memperdalam materi.
2.1 Tka tes Kemampuan Dasar (TKD)
Tes ini terdiri dari beberapa subtes seperti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Umumnya, jumlah soal TKD berkisar 90-110 butir dengan waktu 90-120 menit. Skor untuk tiap bagian sudah ditentukan, dan nilai total menjadi referensi awal kelulusan.
2.2 Tes AKHLAK dan Core Values BUMN
Materi ini mengukur kecocokan nilai pribadimu dengan nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) yang diadopsi oleh BUMN. Biasanya dalam format pilihan ganda yang menilai sikap dan etika kerja. Target nilai minimal di sini adalah kamu bisa menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai tersebut.
2.3 Tes Bahasa Inggris dan Learning Agility
Bahasa Inggris menjadi salah satu tes pendukung yang mengukur kemampuan komunikasimu. Learning Agility menilai kemampuanmu belajar dan beradaptasi cepat, aspek penting di dunia kerja BUMN. Di sini, nilai tinggi akan memberikan keuntungan bersaing dibanding kandidat lain.
2.4 Tes Kompetensi Bidang (TKB), Wawancara, dan MCU
Tahapan terakhir seleksi umumnya mencakup tes teknis sesuai posisi, wawancara HR dan user, serta Medical Check-Up (MCU). Nilai di tahap ini bersifat sangat penting karena menjadi penentu akhir kelulusan. Kamu harus menyiapkan semua dengan matang, khususnya wawancara yang seringkali menjadi tantangan terbesar.
Baca juga: Menyiapkan Diri untuk Wawancara BUMN
3. Strategi Meningkatkan Nilai Agar Lolos BUMN
Dengan gambaran materi dan passing grade tadi, berikut beberapa strategi yang bisa kamu jalankan:
- Kenali Pola Soal TKD dan Latihan Secara Rutin: Misalnya, soal TWK sering menanyakan tentang Pancasila, UUD 1945, dan sejarah Indonesia. TIU memuat penalaran verbal dan numerik. Latihan rutin akan membantumu mengenal pola dan meningkatkan kecepatan.
- Pahami Nilai AKHLAK: Jangan asal tebak dalam tes sikap dan karakter. Pelajari secara serius nilai-nilai AKHLAK dan bagaimana kamu menunjukkan sikap tersebut dalam jawaban.
- Kuasai Bahasa Inggris dan Latihan Learning Agility: Ikuti kursus online gratis dan kerjakan contoh soal learning agility yang sering berupa simulasi pengambilan keputusan dalam situasi kerja.
- Siapkan Dokumen dan Kondisi Fisik: MCU tidak kalah penting, beristirahatlah cukup dan lakukan cek kesehatan awal agar tidak ada kendala saat tes MCU.
- Jangan Abaikan Wawancara: Latih kemampuan komunikasi dan kenali visi misi BUMN di posisi yang kamu lamar. Persiapkan juga jawaban untuk pertanyaan umum dan perilaku.
Saran tambahan, gunakan platform bimbingan belajar seperti JadiBUMN (https://app.jadibumn.id/) yang menyediakan latihan soal dan simulasi tes terkini untuk meningkatkan kemampuanmu secara praktis dan terstruktur.
Baca juga: Tips Efektif Menyusun CV untuk BUMN
4. Kesalahan Umum yang Sering Terjadi Pelamar BUMN

Beberapa kesalahan yang harus kamu hindari supaya tidak menghambat peluang lolos BUMN:
- Meremehkan materi AKHLAK dan core values. Banyak peserta hanya fokus TKD dan bahasa Inggris saja.
- Lupa mengikuti jadwal dan prosedur pendaftaran dengan benar. Registrasi online yang salah bisa gugur otomatis.
- Kurang latihan soal simulasi. Padahal menguasai pola soal akan meningkatkan nilai secara signifikan.
- Mengabaikan persiapan wawancara dan MCU. Padahal ini adalah tahap penentu yang sangat krusial.
Memahami nilai agar lolos BUMN tidak cukup hanya dengan mengetahui angka passing grade, tapi juga bagaimana persiapan dan strategi mengerjakan setiap tes.
Baca juga: Cara Menangani Psikotes BUMN dengan Penuh Pede
Mini FAQ
“Berapa nilai minimal lolos TKD BUMN?”
Pada umumnya, nilai minimal yang perlu dicapai adalah sekitar 60-70 poin dari skor maksimum sekitar 100, tapi standar ini bisa berbeda tiap BUMN dan posisi.
“Apakah nilai tes BUMN bisa diulang?”
Nilai tes tidak bisa diulang dalam satu periode seleksi, tapi kamu bisa mencoba kembali pada batch atau periode berikutnya jika belum lolos.
“Haruskah fokus belajar TKD dulu baru AKHLAK?”
Keduanya penting, tapi kamu bisa belajar paralel. TKD untuk kemampuan dasar, AKHLAK untuk nilai karakter yang juga dinilai serius oleh BUMN.
“Bisakah jurusan non-linear mendaftar ke posisi BUMN tertentu?”
Banyak posisi BUMN membuka peluang untuk jurusan non-linear, terutama untuk posisi umum atau yang tidak spesifik jurusan. Pastikan cek persyaratan posisi secara teliti.
“Kalau gagal di tahap awal, kapan bisa daftar lagi?”
Kamu bisa mendaftar kembali pada Rekrutmen Bersama BUMN batch berikutnya, biasanya ada 2-3 batch setiap tahun.
Ringkasan
Nilai agar lolos BUMN memang tidak selalu jelas dalam angka spesifik, tapi kamu harus bisa melewati standar passing grade tahap awal seperti TKD dan AKHLAK dengan skor minimal 60-70 poin. Jangan lupa untuk memahami seluruh tahapan seleksi mulai dari pendaftaran, tes online, tes kompetensi bidang, hingga wawancara dan MCU.
Strategi belajar dan latihan secara konsisten, memahami nilai AKHLAK, serta persiapan wawancara adalah kunci sukses. Terus asah kemampuan dengan simulasi tes dan pendekatan yang tepat, sehingga kamu benar-benar siap menghadapi persaingan ketat Rekrutmen Bersama BUMN.




